Ilmuwan Oxford dan Aktivis Lingkungan Temukan Bunga Langka Rafflesia Hasseltii Mekar di Sijunjung

Ilmuwan Oxford dan Aktivis Lingkungan Temukan Bunga Langka Rafflesia Hasseltii Mekar di Sijunjung

Rafflesia Hasseltii, bunga langka di Sumatera, ditemukan mekar oleh ilmuwan Oxford dan aktivis lingkungan dalam ekspedisi hutan di Sijunjung. (Foto: Tangkap Layar Video Instagram Oxford of University)

Sumbardaily.com, Sijunjung – Penemuan salah satu bunga paling langka di dunia kembali terjadi di Sumatera Barat (Sumbar). Rafflesia hasseltii, spesies langka dari genus Rafflesia, terpantau mekar di kawasan Hiring Batang Somi, Sijunjung, pada Rabu malam, 19 November 2025.

Mekarnya bunga tersebut menjadi perhatian ilmuwan internasional karena kemunculannya sangat jarang ditemukan, bahkan di habitat alaminya.

Bunga langka itu ditemukan oleh biolog University of Oxford Botanic Garden and Arboretum, Dr Chris Thorogood, yang datang bersama tim ekspedisi dan pegiat lingkungan asal Bengkulu, Septi Andriki atau Deki.

Mereka menempuh perjalanan panjang menyusuri hutan hujan Sumatera sebelum akhirnya menemukan bunga tersebut dalam kondisi mekar.

Momen penemuan itu turut diunggah melalui akun Instagram resmi The University of Oxford. Dalam video yang dibagikan, terlihat Deki tampak menangis haru setelah melihat Rafflesia hasseltii dalam keadaan mekar sempurna.

Ia beberapa kali melafalkan “Alhamdulillah” dan “Allahu Akbar” sebagai ungkapan syukur atas temuan yang selama ini ia harapkan.

Dr Chris Thorogood menuliskan bahwa perjalanan menuju lokasi memerlukan upaya khusus.

“Kami menemukannya! Kami berjalan siang dan malam melalui hutan hujan Sumatra. Perlu izin untuk mengakses hutan ini, dan menemukan Rafflesia hasseltii, di mana banyak harimau Sumatra yang berpatroli. Hanya sedikit orang yang bisa melihat bunga ini, dan kami melihatnya mekar di malam hari,” tulisnya dikutip Sabtu (22/11/2025).

Rafflesia hasseltii dikenal sebagai salah satu bunga paling langka dan unik di dunia. Spesies ini merupakan bagian dari kelompok “bunga bangkai” yang memiliki bau khas menyerupai daging membusuk.

Namun, dibandingkan dengan Rafflesia arnoldii, bunga hasseltii berukuran lebih kecil dan aroma busuknya tidak sekuat kerabatnya itu. Keindahan pola warnanya yang lebih mencolok membuatnya dijuluki sebagai salah satu jenis Rafflesia tercantik.

Habitat alami Rafflesia hasseltii berada di hutan-hutan Sumatra. Kini, populasinya berada dalam kondisi sangat terancam punah. Penemuan terbaru ini dipandang sebagai sinyal penting bagi upaya konservasi.

Bagi para ilmuwan dan aktivis lingkungan, keberadaan bunga ini menegaskan kembali kebutuhan untuk menjaga ekosistem hutan Sumatra yang terus menghadapi ancaman kerusakan.

Penemuan tersebut tidak hanya menjadi kabar baik bagi dunia penelitian, tetapi juga mengingatkan bahwa perlindungan habitat menjadi kunci utama memastikan spesies langka seperti Rafflesia hasseltii tetap lestari di alam. (red)

Baca Juga

Kabut Asap Menutup Langit Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Kabut Asap Menutup Langit Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Dugaan Ayat Al-Qur’an Dipakai Promosi Minuman Alkohol, DPR Desak Perusahaan Bertanggung Jawab
Dugaan Ayat Al-Qur’an Dipakai Promosi Minuman Alkohol, DPR Desak Perusahaan Bertanggung Jawab
Ombudsman Periksa Dugaan Pungutan Guru untuk Sumbar Teacher Summit 2026
Ombudsman Periksa Dugaan Pungutan Guru untuk Sumbar Teacher Summit 2026
Dapat Bisikan Lewat Mimpi, Anak di Pasaman Barat Habisi Nyawa Ibu Kandung dan Neneknya
Dapat Bisikan Lewat Mimpi, Anak di Pasaman Barat Habisi Nyawa Ibu Kandung dan Neneknya
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan sejumlah pejabat memukul gendang saat pembukaan Padang Harmoni Festival 2026 di Pantai Cimpago.
Padang Harmoni Festival 2026 Bantah Anggapan Kota Padang tak Toleran
MUI Keluarkan Fatwa Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram
MUI Keluarkan Fatwa Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram