Sumbardaily.com, Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang melalui optimalisasi Lost and Found selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Layanan yang telah diimplementasikan sejak 2019 ini menjadi solusi efektif bagi penumpang yang mengalami kehilangan barang selama menggunakan jasa transportasi kereta api.
Kepala Humas KAI Divisi Regional II Sumbar, M. As'ad Habibuddin, mengungkapkan bahwa selama masa angkutan Nataru yang berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, pihaknya telah menangani satu kasus penemuan barang berharga.
"Sebuah telepon genggam senilai Rp10 juta ditemukan di KA (B1) Pariaman Ekspres yang melayani rute Naras - Pauhlima pada Sabtu, 21 Desember," jelasnya.
Peristiwa penemuan barang tersebut bermula saat petugas melakukan patroli rutin di rangkaian KA Pariaman Ekspres yang baru tiba di Stasiun Padang. Tim keamanan menemukan sebuah ponsel yang masih terhubung dengan pengisi daya di dalam gerbong.
"Barang temuan langsung diamankan oleh Polsuska dan dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Padang untuk proses penanganan lebih lanjut," papar As'ad.
Proses pengembalian barang berlangsung dengan cepat setelah pemilik menghubungi petugas untuk melaporkan kehilangan. Verifikasi kepemilikan dilakukan melalui pemeriksaan tiket dan detail spesifikasi barang untuk memastikan klaim yang sah. Setelah seluruh data terverifikasi, barang dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
Capaian layanan Lost and Found KAI Divre II Sumbar sepanjang tahun 2024 terbilang signifikan. Dari 1 Januari hingga 29 Desember 2024, tercatat 13 barang temuan dengan total nilai mencapai Rp36.650.000 berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Barang-barang tersebut beragam, mulai dari laptop, telepon genggam, dompet, headset, kacamata, hingga kain songket.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa kereta api," tegas As'ad.
Ia menjelaskan berbagai kanal pelaporan yang dapat diakses pelanggan jika mengalami kehilangan barang. Pelanggan dapat melaporkan langsung kepada kondektur atau petugas di lapangan, menghubungi contact center KAI 121 melalui telepon 121, WhatsApp di nomor 0811-1211-1121, atau mengirimkan Direct Message melalui platform X atau Facebook KAI121.
Sistem penanganan barang tertinggal di KAI Divre II Sumbar menerapkan prosedur yang sistematis. Setiap laporan kehilangan akan ditindaklanjuti dengan koordinasi dan pencarian intensif. Jika barang ditemukan saat itu juga, pengembalian dapat dilakukan segera. Namun jika pencarian membutuhkan waktu, petugas akan memberikan konfirmasi berkala kepada pelapor mengenai perkembangan penanganan.
Proses pengembalian barang mengutamakan aspek keamanan dan verifikasi. "Saat pengambilan barang, pelanggan wajib menunjukkan kartu identitas untuk verifikasi kepemilikan," As'ad menekankan.
Sistem Lost and Found KAI juga mencakup prosedur proaktif, di mana penemuan barang akan diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang yang tidak diambil akan disimpan di Pos Pengamanan dan didata dalam sistem untuk memudahkan pelacakan berdasarkan ciri dan spesifikasi yang dilaporkan.
Untuk mengoptimalkan layanan Lost and Found, KAI Divre II Sumbar menyarankan beberapa langkah yang dapat diambil pelanggan saat mengalami kehilangan barang:
- Menjaga ketenangan dan mengingat lokasi terakhir barang terlihat
- Segera melaporkan kepada petugas kondektur, keamanan, atau bagian Lost and Found
- Memanfaatkan layanan Contact Center 121 melalui berbagai kanal yang tersedia
- Memberikan informasi detail tentang ciri-ciri barang dan kode booking tiket
- Berhati-hati dalam membagikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak berwenang
"Meski kami siap membantu, kami mengimbau pelanggan untuk selalu waspada dan memperhatikan barang bawaan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan," kata As'ad. (red)
















