Pj Wako Padang Panjang Sampaikan Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD 2024

Pj Wako Padang Panjang Sampaikan Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD 2024

Pj Wako Padang Panjang, Sonny Budaya Putra. (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Sumbardaily.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, AP, M.Si, menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD dalam Rapat Paripurna DPRD Padang Panjang, Selasa (24/9/2024).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Padang Panjang, Imbral, bersama Wakil Ketua Mardiansyah, dan Nurafni. Pada kesempatan itu, Sonny menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang matang untuk menjamin ketersediaan dana bagi fungsi pemerintahan dan sosial kemasyarakatan.

“Perencanaan anggaran juga berfungsi menjamin konsistensi dan sinkronisasi program pembangunan secara tepat, efektif dan efisien. Dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip umum penganggaran seperti partisipasi, transparansi, akuntabilitas, disiplin, keadilan, efisiensi, efektivitas anggaran dan taat azas,” ujarnya seperti dikutip dari relis Diskominfo Padang Panjang.

Berdasarkan nota keuangan yang disampaikan, terdapat peningkatan signifikan dalam Pendapatan Daerah. Total Pendapatan Daerah direncanakan mencapai Rp624.062.146.623, mengalami kenaikan sebesar Rp21.635.189.623 atau 3,59% dari angka sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 10,92% menjadi Rp121.583.947.174 dan Pendapatan Transfer yang naik 1,96% menjadi Rp502.478.199.449.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, kebijakan Belanja Daerah juga mengalami penyesuaian. Sonny menegaskan, fokus utama belanja daerah adalah pada kegiatan produktif yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Total Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp673.064.716.861,66, naik 6,59% dari angka sebelum perubahan. Alokasi belanja terbesar diarahkan pada Belanja Operasi sebesar Rp575.967.889.812,66, yang mencakup Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, serta Belanja Hibah.

Peningkatan signifikan juga terjadi pada Belanja Modal yang naik 41,06% menjadi Rp95.396.827.049. Dalam aspek pembiayaan, Penerimaan Pembiayaan Daerah direncanakan sebesar Rp50.002.570.238,66, yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA) Tahun 2023.

Angka ini menunjukkan kenaikan 66,68% dari rencana sebelumnya. “Kami juga sampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi positif, sehingga ranperda ini dapat dirampungkan, dan pada hari ini dapat diajukan kepada DPRD,” ungkapnya. (red)

Baca Juga

Kualitas Udara Membaik, Pemko Padang Panjang Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka
Kualitas Udara Membaik, Pemko Padang Panjang Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka
Peluncuran SPPG 3T, Pemko Padang Panjang Tekankan Kualitas Makanan dan Pengawasan
Peluncuran SPPG 3T, Pemko Padang Panjang Tekankan Kualitas Makanan dan Pengawasan
Kabut Asap Pekat, Padang Panjang Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 16 Oktober
Kabut Asap Pekat, Padang Panjang Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 16 Oktober
Tabebuya Mekar di Padang Panjang, Jalan Soekarno Hatta Mirip Jepang dan Korea Selatan
Tabebuya Mekar di Padang Panjang, Jalan Soekarno Hatta Mirip Jepang dan Korea Selatan
Ratusan Peserta dari Indonesia dan Singapura Ramaikan Sumbar Koi Show 2026 di Padang Panjang
Ratusan Peserta dari Indonesia dan Singapura Ramaikan Sumbar Koi Show 2026 di Padang Panjang
Limbah Dapur MBG Bikin Ikan Mati, Wako Padang Panjang Minta Pengawasan SPPG Diperketat
Limbah Dapur MBG Bikin Ikan Mati, Wako Padang Panjang Minta Pengawasan SPPG Diperketat