Sumbardaily.com – Risman Ariyanto Maring mengakui Semen Padang FC masih harus banyak berbenah meski berhasil terhindar dari kekalahan saat menghadapi PSMS Medan dalam Derby Sumatera pada pekan keenam Grup A Pegadaian Championship atau Liga 2 2026/2027. Winger Kabau Sirah itu menilai hasil imbang 1-1 belum memuaskan, meskipun golnya pada menit ke-90+8 menyelamatkan tim dari kekalahan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026), tersebut berjalan sengit hingga masa tambahan waktu babak kedua. Semen Padang bahkan sempat berada dalam posisi tertinggal setelah PSMS Medan mencetak gol ketika pertandingan hampir berakhir.
Penyerang asal Spanyol, Javier Siverio, membawa PSMS unggul melalui gol pada menit ke-90+4. Gol tersebut membuat tim berjuluk Ayam Kinantan berada di ambang kemenangan dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim asal Sumatera itu.
Namun, keunggulan PSMS tidak bertahan hingga peluit akhir. Ari Maring, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+8. Gol dramatis tersebut memastikan pertandingan berakhir dengan skor 1-1 sekaligus menggagalkan kemenangan PSMS Medan.
Meski berperan penting dalam menyelamatkan Semen Padang dari kekalahan, Ari Maring menegaskan timnya tidak boleh berpuas diri dengan hasil tersebut. Ia menyebut pertandingan melawan PSMS sebagai laga yang berat dan mengakui masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki oleh Kabau Sirah.
"Tentunya kami harus banyak berbenah. Tentunya ini tidak puas, tidak puas untuk kami," ujar Ari Maring seusai pertandingan.
Ari Maring Syukuri Satu Poin
Ari Maring mengakui PSMS Medan merupakan lawan yang kuat. Tingginya persaingan dalam pertandingan tersebut membuat Semen Padang harus berjuang hingga detik-detik terakhir untuk mengamankan hasil imbang.
Kendati belum memperoleh hasil sesuai harapan, ia tetap mensyukuri tambahan satu poin yang didapatkan Semen Padang dari pertandingan tersebut.
"Ya, laga yang sangat berat ya. Tim lawan juga kuat, kami juga persiapan untuk diri kami. Alhamdulillah, kami harus syukuri poin satu ini," kata Maring.
Hasil imbang itu diraih setelah Semen Padang menghadapi tekanan pada penghujung pertandingan. Gol Javier Siverio pada menit ke-90+4 sempat membuat Kabau Sirah berada dalam situasi sulit. Akan tetapi, Ari Maring mampu memanfaatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan empat menit kemudian.
Gol tersebut sekaligus menghindarkan Semen Padang dari kekalahan dalam lanjutan pekan keenam Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Pertandingan Derby Sumatera itu pun berakhir dengan skor sama kuat, 1-1.
Ari Maring Raih Player of the Match
Kontribusi Ari Maring dalam menyelamatkan Semen Padang membuatnya terpilih sebagai Player of the Match. Penghargaan tersebut diberikan setelah ia mencetak gol penyeimbang pada masa injury time, ketika timnya terancam kehilangan poin.
Ari Maring mengaku senang bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan membantu tim menyamakan kedudukan. Namun, penghargaan individu tersebut tidak menghilangkan keinginannya untuk membawa Semen Padang meraih kemenangan.
Ia menilai Kabau Sirah seharusnya bisa mendapatkan tiga poin dari pertandingan melawan PSMS Medan. Karena itu, hasil imbang tersebut tetap menyisakan ketidakpuasan meski tim berhasil menghindari kekalahan.
"Ya, alhamdulillah bisa menyamakan kedudukan, itu saja. Saya juga senang dapat pemain terbaik walaupun harusnya kita dapat tiga poin," pungkasnya. (*)
















