700 KK Terisolasi, DPRD Pessel Desak BNPB Bangun Jembatan Gantung Pelangai Gadang

700 KK Terisolasi, DPRD Pessel Desak BNPB Bangun Jembatan Gantung Pelangai Gadang

Kondisi jembatan gantung di Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang tak kunjung sejak tiga tahun belakangan diperbaiki meski sudah ditinjau berkali-kali oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Dok. Istimewa)

Sumbardaily.com, Pesisir Selatan - Rusak berat sejak tiga tahun terakhir, jembatan gantung Pelangai Gadang di Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), hingga kini belum juga dibangun kembali.

Mirisnya, jembatan tersebut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat dalam mengakses pendidikan, layanan kesehatan, administrasi pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap sekitar 200 kepala keluarga (KK) yang bermukim di satu sisi sungai dan lebih dari 500 KK di sisi lainnya.

Tanpa jembatan, warga terpaksa mengandalkan perahu karet yang disediakan oleh Wali Nagari Pelangai Gadang untuk menyeberang sungai, baik menuju sekolah, pasar, maupun untuk keperluan sehari-hari.

Anggota DPRD Kabupaten Pessel, Novermal, menyebutkan bahwa sebenarnya terdapat jalur alternatif. Namun, akses tersebut dinilai tidak realistis untuk dijadikan solusi.

"Jalan alternatif ada, tapi harus melingkar jauh sekitar 4 kilometer ke arah hulu sungai. Masyarakat tidak sanggup bayar sewa ojek yang sangat mahal," kata Novermal, Kamis (5/2/2026) malam.

Menurut Novermal, jembatan gantung Pelangai Gadang telah berkali-kali mengalami kerusakan akibat terjangan banjir besar.

Meski demikian, masyarakat setempat kerap melakukan gotong royong untuk memperbaiki kerusakan agar jembatan tetap dapat digunakan.

Namun, banjir besar yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menjadi titik akhir keberadaan jembatan tersebut.

Lantai jembatan hanyut, sementara sling baja penggantung menjulai hingga ke dasar sungai. Dengan kondisi seperti itu, jembatan dinilai tidak mungkin lagi diperbaiki dan harus dibangun ulang.

"Pejabat Kabupaten, termasuk Bupati Hendrajoni bersama pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah berulang kali meninjau jembatan tersebut. Bupati Pessel sudah mengajukan permohonan pembangunan kembali jembatan tersebut ke BNPB. Informasi dari pejabat BNPB, kini menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan," ungkap Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Ia berharap BNPB segera merealisasikan pembangunan kembali jembatan gantung Pelangai Gadang. Pasalnya, keberadaan jembatan tersebut memiliki fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat.

"Jembatan ini adalah akses utama bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan, administrasi pemerintahan, ke pasar, dan gerak ekonomi," katanya.

Selain jembatan gantung Pelangai Gadang di Kecamatan Ranah Pesisir, Novermal menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel juga mengajukan permohonan pembangunan kembali dua jembatan gantung lainnya, yakni jembatan gantung Koto Pulai di Kecamatan Lengayang serta jembatan gantung Inanang di Kecamatan Batang Kapas.

"Ini permohonan di luar usulan (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) bencana banjir dan tanah longsor akhir November 2025.

"Kami meminta BPNB agar segera merealisasikan pembangunan kembali tiga jembatan gantung tersebut," pungkasnya. (adl)

Baca Juga

Sempat Didiskualifikasi, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos Semifinal MTQ Nasional
Sempat Didiskualifikasi, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos Semifinal MTQ Nasional
Siswa sekolah di Padang menggunakan masker saat mengikuti proses belajar mengajar di tengah kabut asap dan kualitas udara buruk.
Udara Padang Berbahaya, Murid SD dan SMP Kembali Belajar dari Rumah
Pelatihan pencegahan kebakaran bagi warga di Parak Karakah, Padang Timur.
Rata-rata 25 Kebakaran Sebulan di Padang, Parak Karakah Diusulkan jadi Kelurahan Percontohan
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027, Total Ada 18 Hari dan 8 Cuti Bersama
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027, Total Ada 18 Hari dan 8 Cuti Bersama
Apel gabungan Satpol PP Kota Padang dirangkai serah terima dan perkenalan pejabat baru di Mako Satpol PP Padang.
Satpol PP Padang Punya Pejabat Baru, Operasional Kini tak Terkendala Lagi
Karhutla Sumatera Masih Membara, 49 Hotspot High Confidence Terdeteksi di Sumsel
Karhutla Sumatera Masih Membara, 49 Hotspot High Confidence Terdeteksi di Sumsel