20 Ribu Jemaah BKMT Berkumpul di Padang Panjang, Gus Nur Bicara Sekoci dan Bahtera

20 Ribu Jemaah BKMT Berkumpul di Padang Panjang, Gus Nur Bicara Sekoci dan Bahtera

Sekitar 20 ribu jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berkumpul di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre Kota Padang Panjang, Ahad (6/9/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)

Sumbardaily.com - Sekitar 20 ribu jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berkumpul di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre Kota Padang Panjang, Ahad (6/9/2026). Kehadiran puluhan ribu jemaah tersebut menjadi bagian dari Wisata Dakwah BKMT yang menghadirkan penceramah Gus Nur.

Sejak dini hari, jemaah dari berbagai daerah mulai berdatangan ke kawasan Islamic Centre Padang Panjang. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan sekaligus menghadiri tausiyah Gus Nur bersama jemaah BKMT se-Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua BKMT Sumatera Barat Abdul Aziz, serta sejumlah pejabat terkait.

Di hadapan ribuan jemaah, Gus Nur menyampaikan pesan mengenai pentingnya mengambil bagian dalam perjuangan menolong agama Allah. Ia menekankan bahwa setiap orang dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

“Barang siapa menolong agama Allah, Allah pasti menolong. Maka tolonglah agama Allah sesuai kemampuan, maka agama Allah akan kokoh,” ujar Gus Nur di hadapan ribuan jemaah.

Menurut Gus Nur, menjalankan kebaikan dan menegakkan agama tidak selalu berlangsung tanpa hambatan. Setiap perjuangan, kata dia, memiliki tantangan dan ujian yang harus dilalui.

Ia kemudian mencontohkan perjalanan perjuangan para ulama terdahulu, termasuk Imam Syafi’i. Para ulama tersebut menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan sekaligus menyampaikan ajaran agama kepada umat.

Karena itu, Gus Nur mengingatkan jemaah agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi rintangan dalam menjalankan kebaikan. Ia juga mengajak umat memperkuat keyakinan kepada Allah serta memperbanyak amal dan ikhtiar dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Nur turut mengajak jemaah mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Fatir Ayat 9. Menurutnya, ayat tersebut dapat menjadi penguat keyakinan umat terhadap kekuasaan Allah.

Ia berharap keyakinan, amal, dan ikhtiar yang terus dijaga dapat menjadi jalan bagi umat dalam memperoleh kemudahan, kelancaran rezeki, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan.

Gus Nur juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kota Padang Panjang terhadap berbagai kegiatan keagamaan. Ia menilai keberadaan Islamic Centre memberikan fasilitas bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan keislaman.

Usai mengisi tausiah, Gus Nur kembali menyoroti makna berkumpulnya sekitar 20 ribu jemaah dalam satu kegiatan. Menurutnya, jumlah tersebut bukan sekadar menunjukkan besarnya peserta sebuah acara, tetapi juga menggambarkan kekuatan umat yang dapat dibangun melalui majelis ilmu dan kegiatan keagamaan.

Ia kemudian menggunakan perumpamaan bahtera dalam kisah Nabi Nuh untuk menggambarkan keberadaan Islamic Centre Padang Panjang.

“Ini adalah bahtera keselamatan. Pak Wali Kota dan jajarannya sedang membangun bahtera. Ada 20 ribu orang yang hadir di pengajian BKMT se-Sumbar ini di Islamic Centre,” ujar Gus Nur.

Gus Nur menjelaskan, majelis yang mempertemukan masyarakat dalam jumlah besar dapat menjadi tempat untuk membangun kekuatan umat. Dari pertemuan tersebut, menurut dia, dapat terbentuk kelompok-kelompok kecil yang terus bergerak dan memberikan pengaruh di lingkungan masing-masing.

Kelompok tersebut ia ibaratkan sebagai “sekoci-sekoci” atau halaqah. Kelompok-kelompok itu dinilai dapat lahir dari semangat masyarakat untuk menuntut ilmu, membangun kebersamaan, dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Secara tidak langsung terbentuk sekoci-sekoci atau halaqah-halaqah. Ini pasti akan memancarkan energi positif,” katanya.

Menurutnya, energi yang muncul dari kegiatan keagamaan tidak hanya dirasakan oleh jemaah yang hadir di Islamic Centre. Pengaruh tersebut juga diharapkan dapat menyebar ke lingkungan tempat para jemaah tinggal.

Gus Nur berharap kegiatan keagamaan di Islamic Centre Padang Panjang dapat terus berkembang. Ia menilai kegiatan semacam itu dapat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang memiliki kekuatan spiritual dan semakin dekat kepada Allah.

“Ke langit turun lagi ke sini, sehingga di tempat lain ada maksiat, ada bencana, insyaallah di sini dijaga sama Allah,” tuturnya.

Ia juga berharap kegiatan Dakwah BKMT se-Sumatera Barat dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan mempunyai peran dalam mendorong kehidupan masyarakat yang religius.

Gus Nur secara khusus mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang Panjang, termasuk pembangunan Islamic Centre yang kini digunakan sebagai tempat berbagai kegiatan umat.

“Harapannya ini menjadi tolok ukur daerah lain, punya pemimpin seperti Wali Kota Hendri Arnis, mengayomi masyarakat, mengarahkan masyarakat ke arah yang lebih religius,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan rasa syukur atas kedatangan sekitar 20 ribu jemaah BKMT dari berbagai wilayah di Sumatera Barat.

Hendri menjelaskan, pada awalnya kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan Ustaz Derry Sulaiman sebagai penceramah. Namun, rencana tersebut berubah setelah dampak abu erupsi Gunung Anak Krakatau menghambat penerbangan sehingga Ustaz Derry Sulaiman tidak dapat hadir.

“Di satu sisi, ini menjadi berkah dan rahmat Allah karena hari ini kita bisa bersama Gus Nur,” kata Hendri.

Hendri menyambut kedatangan seluruh jemaah BKMT yang datang ke Padang Panjang. Menurutnya, kehadiran jemaah dalam jumlah besar menjadi kebahagiaan tersendiri karena Islamic Centre dapat digunakan untuk memakmurkan rumah Allah dan menggelar kegiatan keagamaan.

“Selamat datang kepada jemaah BKMT se-Sumatera Barat. Kami sangat senang melihat rumah Allah ini dimakmurkan,” ujarnya.

Hendri juga mengajak BKMT Sumatera Barat lebih sering menggelar kegiatan keagamaan di Padang Panjang. Pemerintah Kota Padang Panjang, kata dia, siap memberikan dukungan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kalau bisa setiap bulan hadir di Padang Panjang, kami siap memfasilitasi makan, minum dan penceramahnya. Penceramahnya bisa diusulkan,” ungkapnya.

Ia berharap pengajian BKMT se-Sumatera Barat dapat dilaksanakan secara rutin di Padang Panjang. Menurutnya, kegiatan tersebut setidaknya dapat digelar dua kali dalam setahun.

Hendri juga menekankan pentingnya memaksimalkan fungsi Islamic Centre sebagai pusat berbagai kegiatan keagamaan. Fasilitas yang tersedia, katanya, perlu terus dievaluasi dan ditingkatkan sehingga jemaah yang datang dari berbagai daerah dapat mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman.

“Perjalanan ke Padang Panjang tentu melelahkan. Ada yang datang dari jauh dan mungkin belum sempat makan. Namun karena niatnya baik karena Allah, semoga Allah menjaga,” tuturnya.

Ketua BKMT Sumatera Barat Abdul Aziz turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang Panjang atas dukungan serta fasilitas yang diberikan dalam pelaksanaan Wisata Dakwah BKMT se-Sumatera Barat.

Menurut Abdul Aziz, pembangunan Islamic Centre telah menyediakan ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan keagamaan. Salah satunya pengajian BKMT yang dalam pelaksanaan kali ini diikuti sekitar 20 ribu jemaah.

Ia juga memberikan apresiasi atas perhatian Hendri Arnis terhadap kegiatan keagamaan di Padang Panjang. Dukungan pemerintah daerah dinilai membantu kegiatan BKMT berjalan di fasilitas yang dapat menampung masyarakat dalam jumlah besar.

“Pak Wali Kota merupakan pemimpin yang sangat peduli dengan kegiatan keagamaan. Kami mengapresiasi beliau yang telah memfasilitasi kegiatan pengajian BKMT dan membangun Islamic Centre sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan,” katanya.

Kegiatan Wisata Dakwah BKMT se-Sumatera Barat tersebut menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang diikuti jemaah dalam jumlah besar di Islamic Centre Padang Panjang. Jemaah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat hadir bersama untuk mengikuti tausiyah, memperkuat silaturahmi, serta memakmurkan Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre.

Bagi Gus Nur, kehadiran sekitar 20 ribu jemaah dalam Wisata Dakwah BKMT juga menunjukkan adanya semangat masyarakat untuk mengikuti majelis ilmu dan kegiatan keagamaan.

Ia berharap semangat tersebut dapat terus berkembang melalui berbagai majelis yang membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan mendorong masyarakat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. (*)

Baca Juga

Semangat Berbagi Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Islamic Centre Padang Panjang
Semangat Berbagi Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Islamic Centre Padang Panjang
Harga Emas Senin 7 September 2026 Turun, Ini Daftar Jual dan Buyback
Harga Emas Senin 7 September 2026 Turun, Ini Daftar Jual dan Buyback
56 Penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
56 Penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Duel Ibu-ibu di Lubuk Alung Padang Pariaman Berujung Maut, Korban Meninggal usai Cekcok dengan Tetangga
Duel Ibu-ibu di Lubuk Alung Padang Pariaman Berujung Maut, Korban Meninggal usai Cekcok dengan Tetangga
Nelayan Katapiang Titip Harapan ke DPR RI, dari Kapal 5 GT hingga Mesin Tempel
Nelayan Katapiang Titip Harapan ke DPR RI, dari Kapal 5 GT hingga Mesin Tempel
Polres Pariaman menangkap seorang pria yang diduga terlibat kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor di Kota Pariaman.
Buruh Harian Lepas di Pariaman Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Curanmor dan Penggelapan