Sumbardaily.com, Padang – Dua pemain muda berbakat dari Semen Padang FC, Gala Pagamo dan Ikram Al Ghiffari, kembali menarik perhatian manajemen Timnas Indonesia U-20.
Keduanya dipanggil untuk mengikuti training camp (TC) yang menjadi momen penting dalam karier sepak bola mereka.
Bagi Gala Pagamo, panggilan kali ini bukanlah yang pertama. Pemain berusia 18 tahun ini tercatat sudah pernah dipanggil ke Timnas Indonesia U-20 sebelumnya.
Sementara Ikram Al Ghiffari sendiri memiliki pengalaman lebih luas, pernah membela Timnas Indonesia U-17 dan U-20 dalam berbagai agenda kompetisi.
Perjalanan keduanya di Semen Padang FC, atau yang dikenal dengan julukan Kabau Sirah, patut mendapat apresiasi. Gala Pagamo, yang berposisi sebagai sayap (winger), menunjukkan performa mengesankan di BRI Liga 1 2024/25.
Dari 13 laga yang sudah dijalani timnya, Ia sudah tampil dalam 6 pertandingan dan berhasil mencetak 3 gol.
Statistik pertandingannya menunjukkan konsistensi yang mengembirakan. Total 472 menit waktu bermain telah dilaluinya, dengan catatan istimewa pada periode pekan ke-10 hingga pekan ke-13, di mana Ia selalu mendapatkan kesempatan bermain penuh selama 90 menit di setiap pertandingan.
Ikram Al Ghiffari, seorang penjaga gawang berbakat berpostur tinggi 185 cm, meski belum banyak bermain, tetap menjadi sorotan.
Usianya yang masih muda, 18 tahun, menandakan potensi besar yang dimilikinya untuk masa depan.
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, mengungkapkan apresiasi tingginya terhadap panggilan ini.
"Kami sangat menghargai kepercayaan Timnas Indonesia kepada pemain kami. Mereka adalah anak-anak Indonesia, jadi sudah sewajarnya mereka mematuhi panggilan negara," ungkapnya dilansir dari laman resmi LIB, Senin (9/12/2024).
Almeida bahkan menyebut Gala Pagamo sudah mulai menjadi ikon di skuat Kabau Sirah berkat penampilan impresifnya. Sementara Ikram dinilai sebagai kiper muda yang berpotensi menjadi tulang punggung Semen Padang di masa mendatang.
Gala Pagamo sendiri mengungkapkan kebahagiaan dan antusiasmenya. "Saya sangat senang dan bangga mendapatkan kesempatan ini. Saya akan berusaha memaksimalkan peluang sebaik mungkin," ujarnya.
Menarik untuk dicatat, Ikram pernah mendapatkan panggilan untuk Timnas Indonesia senior dalam ajang Asean Cup 2024, namun sayangnya harus dicoret bersama enam pemain lainnya.
Prestasi kedua pemain muda ini menunjukkan bahwa Semen Padang FC terus menjadi lahan subur bakat-bakat sepak bola Indonesia, bahkan di tengah perjuangannya keluar dari zona degradasi di BRI Liga 1 2024/2025. (red)
















