2.900 Kasus TBC Ditemukan di Padang, Masih di Bawah Target Kemenkes

2.900 Kasus TBC Ditemukan di Padang, Masih di Bawah Target Kemenkes

Ilustrasi penderita TBC. (Foto: Pixabay.com/Mohammed Hasan)

Padang, Sumbardaily.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mencatat, hingga pertengahan September 2024, jumlah kasus Tuberkulosis (TBC) yang terdeteksi di daerah tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sub Koordinator Penyakit Menular Dinkes Padang, Evawestari, mengatakan, berdasarkan data Kemenkes, jumlah pasien TBC di Kota Padang diperkirakan mencapai 4.838 orang pada tahun 2024. Namun, hingga pertengahan September 2024, baru tercatat 2.900 kasus TBC yang ditemukan.

"Jumlah ini masih jauh di bawah estimasi Kemenkes. Artinya masih banyak kasus TBC yang belum terdeteksi atau pasien yang belum terdaftar dan menerima pengobatan," ujarnya, Jumat (20/9/2024), seperti dikutip dari laman Infopublik.id.

Menghadapi situasi ini, Dinkes Kota Padang menyelenggarakan pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan di Hotel Rangkayo Basa. Pelatihan ini diikuti oleh kepala puskesmas, dokter, dan pengelola program TBC dari seluruh puskesmas di Kota Padang.

Fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mendeteksi TBC, khususnya pada kelompok berisiko tinggi seperti penderita Diabetes Melitus (DM).

"Pasien DM adalah kelompok yang berisiko tinggi terkena TBC. Oleh karena itu, mereka perlu dilakukan skrining untuk memastikan apakah ada gejala TBC," jelas Evawestari.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari berbagai aspek penting, termasuk tata laksana program TBC, teknik skrining pada pasien DM, dan prosedur rujukan ke rumah sakit. Evawestari menekankan pentingnya skrining TBC melalui pemeriksaan dahak bagi setiap pasien DM.

Jika hasil skrining positif, pasien akan segera mendapatkan pengobatan. Namun, jika hasilnya negatif tetapi gejala tetap ada, maka pasien akan dirujuk untuk pemeriksaan Rontgen di rumah sakit. (red)

Baca Juga

Kemenag Terbitkan Aturan Gawai di Sekolah, Orang Tua Diminta Awasi Anak di Rumah
Kemenag Terbitkan Aturan Gawai di Sekolah, Orang Tua Diminta Awasi Anak di Rumah
Cuaca Sumbar Akhir September 2026: Hujan Menengah Dominan, 2 Daerah Masuk Kategori Tinggi
Cuaca Sumbar Akhir September 2026: Hujan Menengah Dominan, 2 Daerah Masuk Kategori Tinggi
RS Rujukan di Sumbar Diperkuat, Wamenkes Ungkap Target Revitalisasi 441 RSUD
RS Rujukan di Sumbar Diperkuat, Wamenkes Ungkap Target Revitalisasi 441 RSUD
Bahlil Soroti Peralihan ke BBM Subsidi: Jangan Mobil Mewah Ikut Pakai
Bahlil Soroti Peralihan ke BBM Subsidi: Jangan Mobil Mewah Ikut Pakai
Kinerja Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global, Ini Indikatornya
Kinerja Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global, Ini Indikatornya
Hotspot Karhutla Sumatera Turun, Sumsel Masih Catat Titik Panas Tertinggi
Hotspot Karhutla Sumatera Turun, Sumsel Masih Catat Titik Panas Tertinggi