Yonif 131/Brajasakti Pulang dari Papua, Gagalkan Pengibaran Bendera Bintang Kejora

Yonif 131/Brajasakti Pulang dari Papua, Gagalkan Pengibaran Bendera Bintang Kejora

Pasukan Yonif 131/Brajasakti kembali ke tanah air usai bertugas menjaga keamanan perbatasan RI–Papua Nugini. (Foto: Penrem Korem 032/Wirabraja)

Sumbardaily.com, Riau – Setelah satu tahun menjaga perbatasan di ujung timur Indonesia, Satuan Tugas (Satgas) Yonif 131/Brajasakti kembali ke tanah air dengan catatan tugas yang membanggakan.

Kedatangan pasukan disambut langsung oleh Komandan Korem 032/Wirabraja (Wbr), Brigjen TNI Machfud, di Dermaga C Pelindo Dumai, Riau, Rabu (5/11/2025).

Brigjen Machfud menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi prajurit Yonif 131/Brajasakti yang telah mengemban amanah negara menjaga kedaulatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah perbatasan RI–Papua Nugini.

“Kalian telah melaksanakan amanah negara dengan penuh tanggung jawab. Tidak hanya menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa di garis depan, tetapi juga hadir membantu masyarakat setempat dengan ketulusan hati seorang prajurit sejati,” ujar Machfud.

Ia menegaskan rasa bangga kepada seluruh anggota Yonif 131/Brajasakti yang berhasil melaksanakan tugas pengamanan perbatasan secara profesional selama 12 bulan.

“Selamat datang kembali. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan keselamatan dan kekuatan kepada kita semua,” tambahnya.

Berhasil Amankan Senjata dan Gagalkan Pengibaran Bendera Bintang Kejora

Selama bertugas di wilayah perbatasan Papua sektor utara, khususnya di Kabupaten Keerom, Satgas Yonif 131/Brajasakti yang dipimpin oleh Letkol Inf Dedi Harnoto mencatat berbagai keberhasilan.

Berdasarkan laporan, satuan ini berhasil mengamankan dua pucuk senjata api rakitan serta dua senapan angin yang telah dimodifikasi.

Selain itu, Satgas juga menggagalkan upaya pengibaran bendera Bintang Kejora beserta atributnya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

Tidak hanya itu, prajurit juga tercatat berhasil menyelamatkan warga yang terseret arus sungai, serta aktif membangun komunikasi dan kegiatan sosial bersama masyarakat sekitar.

“Yonif 131/Brajasakti telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, dan profesionalisme tinggi dalam menjalankan penugasan operasi di wilayah Papua,” kata Machfud.

Ia menilai, capaian ini menjadi teladan bagi satuan lain yang akan melaksanakan misi serupa di masa mendatang.

Jaga Profesionalisme dan Kesiapsiagaan

Lebih lanjut Machfud menegaskan bahwa tugas menjaga perbatasan bukan hal mudah. Prajurit dituntut memiliki disiplin tinggi dan kesiapsiagaan yang terus terjaga, mengingat wilayah Papua merupakan daerah yang strategis sekaligus penuh tantangan.

“Tugas mulia yang dilaksanakan bukan tugas ringan. Prajurit dituntut menjaga keutuhan dan stabilitas keamanan wilayah NKRI, terutama di wilayah yang rawan gangguan keamanan,” ucapnya.

Ia juga berpesan agar seluruh personel memanfaatkan waktu berkumpul dengan keluarga untuk beristirahat dan melakukan evaluasi diri.

“Gunakan waktu bersama keluarga dengan baik. Tingkatkan mental, fisik, dan pengetahuan untuk menghadapi tugas-tugas berikutnya,” sebutnya. (*)

Baca Juga

Peredaran Sabu, Ekstasi, dan Ganja di Agam Dibongkar: 2 Pelaku Ditangkap
Peredaran Sabu, Ekstasi, dan Ganja di Agam Dibongkar: 2 Pelaku Ditangkap
Aksi Brutal KKB Papua Renggut Nyawa Perantau Asal Sumbar
Aksi Brutal KKB Papua Renggut Nyawa Perantau Asal Sumbar
1.377 Siswa Kartika Jaya Dapat Pembekalan Langsung dari Brigjen TNI Mahfud
1.377 Siswa Kartika Jaya Dapat Pembekalan Langsung dari Brigjen TNI Mahfud
Kasdam I/BB Ingatkan Prajurit Korem 032/Wbr Jauhi Judi Online hingga Narkoba
Kasdam I/BB Ingatkan Prajurit Korem 032/Wbr Jauhi Judi Online hingga Narkoba
Donor Darah Massal HUT ke-40 Korem 032/Wbr, Target 1.000 Kantong Darah
Donor Darah Massal HUT ke-40 Korem 032/Wbr, Target 1.000 Kantong Darah
Perkuat Nasionalisme Prajurit, Korem 032/Wbr Lakukan Upaya Ini
Perkuat Nasionalisme Prajurit, Korem 032/Wbr Lakukan Upaya Ini