Waspada Hujan dan Petir: Prakiraan Cuaca Sumbar 6-8 November 2025 dari BMKG

Waspada Hujan dan Petir: Prakiraan Cuaca Sumbar 6-8 November 2025 dari BMKG

Ilustrasi cuaca hujan. (Foto: Pixabay.com)

Sumbardaily.com, Padang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Minangkabau merilis peringatan dini terkait potensi kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian Sumatera Barat pada 6 November 2025.

Kewaspadaan tinggi diimbau, terutama bagi masyarakat yang bermukim di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya, mengingat adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang pada periode dini hari.

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada Kamis (6/11/2025) tepat pukul 09.00 WIB, prakirawan BMKG Minangkabau menjabarkan informasi prakiraan cuaca Sumatera Barat untuk tanggal 6 - 8 November 2025. Secara umum, kondisi atmosfer di wilayah tersebut diperkirakan akan didominasi oleh kondisi berawan, namun disertai potensi hujan di berbagai area.

Detail Prakiraan Cuaca 6 November 2025

Pada Kamis, 6 November 2025, cuaca pada pagi hari diperkirakan berawan, dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan. Memasuki siang hingga sore hari, wilayah Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya berpotensi diguyur hujan ringan.

Intensitas hujan ringan diprediksi masih terjadi pada malam hari di Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan. Sementara itu, saat dini hari, Kepulauan Mentawai diprediksi mengalami potensi hujan sedang hingga lebat, dan Pesisir Selatan berpotensi hujan ringan.

Suhu udara untuk periode ini berkisar antara 18 hingga 33°C, dengan kelembaban udara mencapai 65–98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 4–30 km/jam.

Peringatan dini BMKG menegaskan waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada dini hari di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya.

Prediksi Cuaca 7 dan 8 November 2025

Untuk Jumat, 7 November 2025, potensi hujan ringan di pagi dan dini hari hanya terjadi di Kepulauan Mentawai. Pada siang hingga sore, hujan ringan berpotensi di Mentawai, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Malam hari, hujan ringan diperkirakan melanda Mentawai, Agam, Padangpariaman, Pesisir Selatan, dan Dharmasraya.

Suhu udara berada pada rentang 18 hingga 33°C, kelembaban 65–98 persen, dan angin dari selatan hingga barat dengan kecepatan 4–30 km/jam. Tidak ada peringatan dini yang dikeluarkan untuk tanggal ini.

Pada Sabtu, 8 November 2025, pagi hari cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Mentawai. Siang hingga sore, hujan ringan berpotensi meluas di Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

Potensi serupa terjadi pada malam hari. Sementara dini hari, hujan ringan berpotensi di Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, dan Pesisir Selatan. Suhu udara sedikit turun menjadi 17 hingga 32°C, kelembaban 65–98 persen, dan kecepatan angin meningkat hingga 35 km/jam. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini untuk periode 8 November 2025.

Mengingat kondisi cuaca yang dinamis, masyarakat di Sumatera Barat diimbau untuk tidak lengah dan terus memantau pembaruan informasi prakiraan cuaca terkini dari kanal-kanal resmi BMKG sebagai bagian dari langkah antisipasi dan mitigasi bencana. (ndi)

Baca Juga

Dua Personel Polres Payakumbuh Dipecat Tidak Hormat, Keputusan Berdasarkan Aturan dan Kode Etik
Dua Personel Polres Payakumbuh Dipecat Tidak Hormat, Keputusan Berdasarkan Aturan dan Kode Etik
Harimau Sumatera Masuk Area Permukiman dan Sekolah di Agam, Dievakuasi BKSDA Sumbar
Harimau Sumatera Masuk Area Permukiman dan Sekolah di Agam, Dievakuasi BKSDA Sumbar
Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sumbar Sepekan, BMKG Minta Warga Tetap Waspada
Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sumbar Sepekan, BMKG Minta Warga Tetap Waspada
Delegasi Korea Selatan dan KEITI meninjau potensi gas metan pada sel sampah tidak aktif di TPA Aie Dingin Padang.
Ada Harta Karun di Balik Tumpukan Sampah TPA Aie Dingin Padang, Gas Metan Dibidik jadi Listrik
Data Dicuri Sekarang, Dibuka di Masa Depan: Ancaman Baru Komputasi Kuantum
Data Dicuri Sekarang, Dibuka di Masa Depan: Ancaman Baru Komputasi Kuantum
Pemulihan Pascabencana Sumbar: 70 Jembatan Rampung, 7 Masih Dipasang
Pemulihan Pascabencana Sumbar: 70 Jembatan Rampung, 7 Masih Dipasang