Waspada Cuaca Ekstrem, 23 Wilayah di Sumbar Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Waspada Cuaca Ekstrem, 23 Wilayah di Sumbar Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda berbagai wilayah di Sumatera Barat pada Senin (23/12/2024).

Fenomena cuaca berupa hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang diperkirakan akan berlangsung mulai pukul 10.35 WIB hingga 13.00 WIB.

Berdasarkan analisis BMKG, sejumlah wilayah diprediksi akan terdampak langsung oleh kondisi cuaca ekstrem ini. Di Kabupaten Pesisir Selatan, daerah yang berpotensi terkena dampak meliputi Ranah Pesisir, Lengayang, Bayang, Koto Xi Tarusan, Linggo Sari Baganti, dan Iv Nagari Bayang Utara.

Wilayah terdampak lainnya mencakup Danau Kembar di Kabupaten Solok dan Batang Anai di Kabupaten Padang Pariaman. Sementara di Kabupaten Agam, area yang perlu waspada meliputi Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Tanjung Raya, Matur, Iv Koto, Pelembayan, Ampek Nagari, dan Malalak.

Kabupaten Pasaman juga tidak luput dari peringatan ini, khususnya di kawasan Bonjol, Lubuk Sikaping, Duo Koto, Tigo Nagari, dan Simpang Alahan Mati. Di Pasaman Barat, daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan mencakup Pasaman, Talamau, Kinali, Gunungtuleh, dan Luhak Nan Duo.

Untuk Kota Padang, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Padang Timur, Padang Utara, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.

BMKG juga memperingatkan bahwa potensi hujan lebat dapat meluas ke berbagai daerah lain di Sumbar, termasuk Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, dan Pasaman.

Kota-kota seperti Padang, Solok, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat. Warga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan selama kondisi cuaca buruk, mengamankan benda-benda yang berpotensi terbawa angin, serta memperhatikan kondisi bangunan dan segera melaporkan jika terjadi kerusakan.

Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Khusus bagi warga yang berada di daerah rendah dan sekitar aliran sungai, kewaspadaan ekstra perlu ditingkatkan terhadap potensi banjir.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon besar atau benda-benda tinggi lainnya selama cuaca buruk.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca, masyarakat dapat menghubungi kantor BMKG terdekat atau memantau update terkini melalui website dan aplikasi resmi BMKG. (red)

Baca Juga

Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Cuaca Sumbar Akhir Juli 2026, BMKG Ungkap Daerah Berpotensi Hujan Rendah dan Menengah
Cuaca Sumbar Akhir Juli 2026, BMKG Ungkap Daerah Berpotensi Hujan Rendah dan Menengah
Prakiraan Cuaca Sumbar Sabtu 25 Juli 2026, Ini Prediksi BMKG Minangkabau
Prakiraan Cuaca Sumbar Sabtu 25 Juli 2026, Ini Prediksi BMKG Minangkabau
Sumbar Optimalkan Dana Tambahan TKD Rp534 Miliar untuk Rehabilitasi Pascabencana
Sumbar Optimalkan Dana Tambahan TKD Rp534 Miliar untuk Rehabilitasi Pascabencana
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pastikan Progres Berjalan Optimal
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pastikan Progres Berjalan Optimal
Sumbar Ajukan Pengembangan Teluk Tapang, Kereta Api, dan Energi Bersih
Sumbar Ajukan Pengembangan Teluk Tapang, Kereta Api, dan Energi Bersih