Viral Pengunjung Keluhkan Parkir di Pantai Padang, Netizen: Makanya Wisata Tak Maju

Viral Pengunjung Keluhkan Parkir di Pantai Padang, Netizen: Makanya Wisata Tak Maju

Pantai Padang (Foto: Tio Furqan untuk Sumbar Daily)

Sumbardaily.com, Padang – Keluhan pengunjung terhadap sistem parkir di kawasan wisata Pantai Padang, Kota Padang, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram Info Minang menampilkan seorang pengunjung yang mengaku dimintai uang parkir sesaat setelah tiba di kawasan Pantai Puruih Padang.

Dalam video yang viral itu, perempuan tersebut menuturkan kekecewaannya karena petugas parkir langsung meminta bayaran meski kendaraannya baru saja berhenti. Ia merasa hal itu tidak wajar, mengingat dalam pengalaman sebelumnya, biaya parkir biasanya diminta saat pengunjung hendak meninggalkan lokasi.

“Baru datang kami, sudah dimintai uang parkir sama petugas parkirnya. Kami baru datang untuk membawa anak bermain, langsung diminta, padahal biasanya parkir itu udah mau pulang baru diminta,” ujar pengunjung dalam video tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa hampir di setiap titik di Kota Padang, pengunjung kerap dimintai uang parkir, bahkan untuk waktu berhenti yang singkat. Kondisi itu, menurutnya, cukup membebani masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung.

“Kalau sepuluh kali berhenti kan lumayan juga uangnya,” ujarnya dengan nada kesal.

Video tersebut memancing beragam tanggapan dari netizen. Banyak pengguna media sosial yang menyoroti masalah parkir di kawasan wisata unggulan Kota Padang itu.

Salah satu komentar menyebut bahwa persoalan parkir di Taplau (sebutan untuk kawasan tepi laut Padang) sudah menjadi keluhan lama yang tak kunjung diperbaiki.

“Indak juo berubah-ubah perparkiran di Kota Padang ko, khususnyo Taplau. (Belum juga berubah persoalan parkir di Kota Padang, khususnya Taplau),” tulis seorang warganet.

Komentar lain bahkan menilai bahwa masalah seperti ini menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan pariwisata di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya di Kota Padang.

“Makonyo pariwisata di Kota Padang, umumnyo di Sumbar tidak maju karano banyak tukang palak (Makanya pariwisata di Kota Padang khususnya, umumnya di Sumbar tidak maju-maju karena banyak tukang palak),” tulis akun lainnya.

Persoalan parkir di Pantai Padang memang kerap menjadi sorotan masyarakat. Kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah itu sering dikaitkan dengan praktik parkir yang dianggap tidak transparan dan memberatkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Padang atau Dinas Perhubungan setempat terkait keluhan terbaru yang viral tersebut. (pooke)

Baca Juga

Lebih dari 1.200 WNI Dipulangkan dari Myanmar, DPR Desak Sindikat TPPO Dibongkar hingga Tuntas
Lebih dari 1.200 WNI Dipulangkan dari Myanmar, DPR Desak Sindikat TPPO Dibongkar hingga Tuntas
Petugas kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Jalan Gurun Panjang, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan memperagakan 27 adegan yang disaksikan warga.
Kasus Pembunuhan di Kuranji Padang Masuk Babak Baru, Rekonstruksi Ungkap Kronologi Lengkap Penusukan
Dugaan Kredit Fiktif KUR Bank Nagari, Kepala OJK Sumbar Diperiksa Kejaksaan
Dugaan Kredit Fiktif KUR Bank Nagari, Kepala OJK Sumbar Diperiksa Kejaksaan
Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan kebakaran KN SAR Ramawijaya 240 di galangan PT Proskuneo Kadarusman, Jakarta Utara.
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Docking di Jakarta, KKS Mentawai: Penyebab Masih Didalami
BP3MI Sumbar Telusuri Kasus PMI Asal Sumbar Diduga Disekap di Myanmar, Berangkat Lewat Jalur Ilegal
BP3MI Sumbar Telusuri Kasus PMI Asal Sumbar Diduga Disekap di Myanmar, Berangkat Lewat Jalur Ilegal
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima Tim Monitoring Kementerian Dalam Negeri di Rumah Dinas Wali Kota Padang untuk membahas percepatan Rehab Rekon Pascabencana dan pembangunan Huntap.
Tak Hanya Huntap, Padang Siapkan Mega Proyek Dua Embung usai Dapat Dana TKD Tambahan