Viral di Media Sosial, Papermob 12 Ribu Mahasiswa UNP Bawa Pesan Budaya hingga Anti-LGBT

Viral di Media Sosial, Papermob 12 Ribu Mahasiswa UNP Bawa Pesan Budaya hingga Anti-LGBT

Perhatian terhadap papermob UNP datang dari akun Instagram milik politisi Atalia Praratya, @ataliapr. Akun tersebut membagikan ulang penampilan papermob sekaligus memberikan pujian terhadap konsep yang ditampilkan. (Foto: UNP)

Sumbardaily.com - PKKMB UNP 2026 resmi berakhir pada Jumat (14/8/2026). Penutupan rangkaian pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Universitas Negeri Padang (UNP) tingkat universitas itu ditandai dengan selesainya pelaksanaan PKKMB pada Gugus 4.

Berakhirnya PKKMB UNP 2026 tingkat universitas menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk memasuki tahapan pengenalan kehidupan kampus di tingkat fakultas.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengenalan mengenai lingkungan akademik dan aktivitas kemahasiswaan, tetapi juga diperkenalkan dengan budaya, karakter, identitas almamater, serta peran mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Salah satu bagian yang paling mendapat perhatian dalam rangkaian PKKMB UNP 2026 adalah papermob yang digelar pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 12 ribu mahasiswa baru dengan 9.250 kavling mozaik.

Dilansir laman UNP Minggu (16/8/2026), ribuan mahasiswa itu menyusun mozaik dalam 20 formasi visual yang ditampilkan secara berurutan. Setiap formasi membawa pesan yang berkaitan dengan identitas budaya, karakter mahasiswa, kehidupan berbangsa, hingga kepedulian terhadap isu kemanusiaan.

Penampilan papermob tersebut kemudian mendapat perhatian dan pujian dari netizen. Apresiasi tidak hanya muncul karena kreativitas serta kekompakan mahasiswa baru UNP, tetapi juga karena pesan yang disampaikan melalui rangkaian formasi dinilai membawa pernyataan sikap mengenai nilai, moral, dan masa depan generasi muda.

Perhatian terhadap papermob UNP datang dari akun Instagram milik politisi Atalia Praratya, @ataliapr. Akun tersebut membagikan ulang penampilan papermob sekaligus memberikan pujian terhadap konsep yang ditampilkan.

Sejumlah akun besar lainnya juga turut membagikan ulang penampilan papermob UNP, di antaranya akun Instagram JawaPos, Muslimvox.id, vocazine, jktlogy, pst0re, serta sejumlah akun lainnya.

Pesan yang ditampilkan dalam papermob diawali dengan pengenalan identitas budaya Minangkabau. Visual rumah gadang digunakan untuk menggambarkan budaya dan nilai yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Pesan tersebut kemudian dilanjutkan dengan silek Minangkabau. Seni bela diri tradisional itu ditampilkan sebagai representasi keberanian, kedisiplinan, pengendalian diri, sekaligus sikap menghormati sesama.

Nilai karakter mahasiswa juga disampaikan melalui filosofi masyarakat Minangkabau dalam formasi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” atau ABS-SBK. Formasi tersebut menggambarkan keterkaitan antara adat dan nilai keagamaan yang menjadi bagian dari identitas serta pedoman kehidupan masyarakat Minangkabau.

Pesan ABS-SBK kemudian dikaitkan dengan pembentukan karakter mahasiswa UNP. Dalam papermob tersebut, mahasiswa menyampaikan sikap “menolak LGBT”, “Anti-Narkoba”, dan “Stop Seks Bebas”.

Pesan itu diarahkan pada ajakan kepada mahasiswa baru untuk menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, serta menyiapkan masa depan dengan karakter dan integritas.

Rangkaian visual berikutnya menampilkan identitas Universitas Negeri Padang dan Harimau Sumatra. Harimau Sumatra digunakan sebagai simbol keberanian, ketangguhan, jiwa kepemimpinan, serta semangat pantang menyerah.

Pesan tersebut menggambarkan mahasiswa UNP bukan hanya sebagai insan pembelajar yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga sebagai generasi yang diharapkan mampu menghasilkan penelitian, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Papermob kemudian membawa pesan tentang mahasiswa sebagai agent of change atau pelopor perubahan. Mahasiswa digambarkan sebagai generasi yang akan mengisi kemerdekaan melalui prestasi, inovasi, dan dedikasi.

Semangat tersebut divisualisasikan melalui formasi “81 Tahun Indonesia Merdeka”. Formasi itu menghubungkan perjalanan mahasiswa baru dengan tanggung jawab generasi muda untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia.

Selain pesan kebangsaan, isu kemanusiaan juga menjadi bagian dari rangkaian papermob. Mahasiswa baru menyampaikan doa dan harapan bagi rakyat Palestina.

Seluruh rangkaian visual tersebut kemudian ditutup dengan pesan mengenai mahasiswa UNP yang diharapkan tumbuh sebagai insan berilmu dan berkarakter serta memiliki kesiapan untuk mengabdi. Pesan tersebut bermuara pada ungkapan “Aku UNP”.

Sementara itu, selesainya PKKMB Gugus 4 pada Jumat (14/8/2026) menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian PKKMB UNP 2026 tingkat universitas. Setelah tahapan tersebut, mahasiswa baru akan melanjutkan kegiatan PKKMB di tingkat fakultas.

Dengan berakhirnya PKKMB UNP 2026 tingkat universitas, perjalanan akademik mahasiswa baru secara resmi memasuki tahap berikutnya. Mahasiswa diharapkan berakar pada budaya, bertumbuh dengan ilmu, berkarya untuk Indonesia, serta mengabdi bagi kemanusiaan.

Semangat tersebut sejalan dengan arah UNP untuk terus “Bersinergi & Berdampak” melalui kolaborasi, karya, dan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, tujuan pembangunan berkelanjutan yang paling relevan adalah SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 16 mengenai Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)

Baca Juga

MV Boelongan di Mandeh Pessel Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah Bawah Laut Unggulan
MV Boelongan di Mandeh Pessel Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah Bawah Laut Unggulan
12.128 mahasiswa baru Universitas Negeri Padang mengikuti PKKMB 2026 yang dilaksanakan dalam empat gugus.
12.128 Mahasiswa Baru UNP Masuk Kampus, Materi PKKMB Makin Relevan dengan Era Digital
Orang Tua Gemar Flexing Prestasi Anak? Guru Besar UNP Sebut Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai
Orang Tua Gemar Flexing Prestasi Anak? Guru Besar UNP Sebut Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai
UNP Pertahankan Predikat Sangat Baik dalam Survei Kepuasan Masyarakat Sepanjang 2025
UNP Pertahankan Predikat Sangat Baik dalam Survei Kepuasan Masyarakat Sepanjang 2025
UNP Paparkan Temuan Riset, UMKM Sumbar Masih Hadapi Kesenjangan Infrastruktur Digital
UNP Paparkan Temuan Riset, UMKM Sumbar Masih Hadapi Kesenjangan Infrastruktur Digital
Lulusan Doktor UNP Gagas Pembelajaran Jarak Jauh SMA Pertama di Sumbar, Bantu Remaja Kembali Sekolah
Lulusan Doktor UNP Gagas Pembelajaran Jarak Jauh SMA Pertama di Sumbar, Bantu Remaja Kembali Sekolah