Sumbardaily.com, Padang – Viollina, layanan chatbot pintar berbasis kecerdasan buatan (AI), resmi menjadi wajah baru transformasi layanan digital Bank Nagari. Asisten virtual ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses informasi perbankan yang cepat, akurat, dan tersedia sepanjang waktu, tanpa terikat jam operasional kantor.
Peluncuran Viollina dilakukan Bank Nagari pada 23 Januari 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan berbasis teknologi. Kehadiran chatbot ini diumumkan secara resmi dalam Press Conference Kinerja PT Bank Nagari Tahun 2025 yang digelar di Kantor Pusat Bank Nagari, Senin (2/2/2026).
Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menjelaskan bahwa Viollina dirancang sebagai asisten virtual cerdas yang mampu memberikan edukasi sekaligus informasi menyeluruh mengenai produk dan layanan perbankan Bank Nagari.
Menurutnya, pemilihan nama Viollina tidak hanya berfungsi sebagai identitas layanan digital, tetapi juga mencerminkan semangat pelayanan yang harmonis, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Viollina kami rancang untuk menjalankan fungsi edukasi serta penyediaan informasi mendalam terkait seluruh ekosistem produk dan layanan Bank Nagari,” ujar Roni Edrian kepada wartawan.
Mengandalkan teknologi AI, Viollina berperan sebagai penghubung komunikasi antara Bank Nagari dan masyarakat secara lebih personal dan interaktif.
Roni menegaskan, chatbot pintar ini memiliki tingkat inklusivitas yang tinggi karena dapat diakses tidak hanya oleh nasabah aktif, tetapi juga calon nasabah serta masyarakat umum yang ingin mengenal lebih jauh profil dan keunggulan Bank Nagari.
Kemampuan Viollina dalam menyajikan informasi secara cepat menjadi salah satu keunggulan utama layanan ini. Dalam hitungan detik, masyarakat dapat memperoleh penjelasan mengenai berbagai produk perbankan, mulai dari tabungan, pinjaman, hingga layanan remitansi.
Selain itu, Viollina juga dilengkapi fitur navigasi yang membantu pengguna menemukan lokasi kantor cabang maupun mesin ATM Bank Nagari terdekat secara presisi.
“Pertanyaan-pertanyaan umum atau frequently asked questions yang biasanya membutuhkan waktu tunggu jika melalui sambungan telepon, kini bisa dijawab secara instan oleh Viollina,” kata Roni.
Keunggulan lainnya, chatbot ini tersedia selama 24 jam penuh, sehingga kebutuhan informasi nasabah tetap dapat terlayani meskipun di luar jam operasional kantor.
Untuk memudahkan akses, Bank Nagari menyediakan dua kanal utama bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Viollina. Chatbot pintar ini dapat diakses melalui situs resmi Bank Nagari di www.banknagari.co.id serta melalui fitur yang telah terintegrasi di dalam Super Apps Ollin.
Integrasi tersebut memungkinkan nasabah menikmati pengalaman layanan digital yang lebih efisien karena berbagai kebutuhan perbankan dapat diakses dalam satu platform.
“Integrasi ini memastikan pengalaman digital nasabah menjadi lebih sederhana dan efisien, karena layanan perbankan kini berada dalam satu genggaman,” tutur Roni Edrian.
Ia menegaskan, Viollina bukan layanan yang bersifat statis. Bank Nagari akan terus mengembangkan dan menyempurnakan kemampuan asisten virtual ini seiring dengan masukan dari pengguna serta perkembangan teknologi AI di masa depan.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan bahwa peluncuran Viollina merupakan bagian dari transformasi digital menyeluruh yang sedang dijalankan perusahaan.
Inovasi ini mencerminkan komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan layanan perbankan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman dan relevan dengan gaya hidup masyarakat modern.
“Dengan hadirnya Viollina, Bank Nagari berharap dapat memperkuat loyalitas nasabah sekaligus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok daerah melalui efisiensi akses informasi digital,” ujar Gusti Candra.
Kehadiran Viollina menandai langkah strategis Bank Nagari dalam mengoptimalkan teknologi AI untuk mendukung pelayanan publik.
Inovasi ini sekaligus mempertegas posisi Bank Nagari sebagai pionir perbankan digital di Sumatera Barat yang responsif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat. (red)















