Trase Tol Padang-Pekanbaru Tetap Lewat Sicincin-Bukittinggi

Trase Tol Padang-Pekanbaru Tetap Lewat Sicincin-Bukittinggi

Ruas tol Padang-Sicincin yang telah dibuka fungsional selama Nataru 2024/2025. (Foto: Dok Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – Proyek strategis nasional Tol Padang-Pekanbaru akan tetap mengikuti rencana awal, dimana pembangunan akan dilanjutkan ke ruas Sicincin-Bukittinggi setelah ruas Padang-Sicincin rampung.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menanggapi informasi yang berkembang tentang kemungkinan perubahan trase melewati Tanah Datar.

"Untuk mengatasi kesimpangsiuran soal tol, saya ingin menegaskan bahwa berdasarkan hasil diskusi dengan Hutama Karya, kita tetap mengikuti rencana awal," ujar Andre dalam keterangannya saat melakukan peninjauan proyek flyover Sitinjau Lauik di Padang, Rabu (15/1/2025).

Kunjungan lapangan tersebut turut dihadiri pejabat Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Triono Junoasmoro, Direktur Operasi III PT Hutama Karya Koentjoro, dan Kepala Dinas PU Sumbar Era Sukma Munaf.

Andre menjelaskan bahwa kelanjutan pembangunan ruas Sicincin-Bukittinggi akan dimulai setelah ruas Padang-Sicincin selesai dan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2026 cair.

Pemilihan ruas Sicincin-Bukittinggi sebagai prioritas didasarkan pada berbagai pertimbangan strategis.

"Jalur ini tidak hanya langganan kemacetan, tetapi juga rawan bencana alam. Kehadiran jalan tol diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif, terutama untuk mengantisipasi terputusnya akses di Lembah Anai," terangnya.

Andre mengungkapkan bahwa wacana pengalihan trase muncul dari kekhawatiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) terkait potensi kendala pembebasan lahan yang bisa menghambat progres proyek. Namun, ia menegaskan bahwa rencana awal tetap menjadi acuan utama pembangunan.

"Setelah ruas Sicincin-Bukittinggi selesai, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya menuju Payakumbuh dan Pangkalan. Keseriusan pemerintah daerah dalam membantu proses pembebasan lahan menjadi kunci keberhasilan proyek ini," tegasnya.

Andre menekankan pentingnya dukungan penuh dari pemerintah provinsi, terutama dalam hal pembebasan lahan. "Dukungan pemerintah pusat dan kesiapan anggaran tidak akan berarti tanpa keseriusan pemerintah provinsi dalam membantu proses pembebasan lahan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasi III PT Hutama Karya, Koentjoro, mengonfirmasi kesiapan perusahaannya untuk melaksanakan pembangunan ruas Sicincin-Bukittinggi.

"Kami berharap dengan dukungan dari Pak Andre, PUPR pusat dan provinsi, kelanjutan proyek tol Padang-Sicincin dan ruas Sicincin-Bukittinggi dapat segera terealisasi. Ketersediaan lahan menjadi faktor krusial dalam mewujudkan hal tersebut," jelasnya. (red)

Baca Juga

Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan kebakaran KN SAR Ramawijaya 240 di galangan PT Proskuneo Kadarusman, Jakarta Utara.
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Docking di Jakarta, KKS Mentawai: Penyebab Masih Didalami
BP3MI Sumbar Telusuri Kasus PMI Asal Sumbar Diduga Disekap di Myanmar, Berangkat Lewat Jalur Ilegal
BP3MI Sumbar Telusuri Kasus PMI Asal Sumbar Diduga Disekap di Myanmar, Berangkat Lewat Jalur Ilegal
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima Tim Monitoring Kementerian Dalam Negeri di Rumah Dinas Wali Kota Padang untuk membahas percepatan Rehab Rekon Pascabencana dan pembangunan Huntap.
Tak Hanya Huntap, Padang Siapkan Mega Proyek Dua Embung usai Dapat Dana TKD Tambahan
AJI Indonesia Kecam Intimidasi Jurnalis di Pulau Obi dan Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan
AJI Indonesia Kecam Intimidasi Jurnalis di Pulau Obi dan Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai