Tragedi Dini Hari di Padang: Truk Tabrak Rumah, Renggut Nyawa Dua Anak

Tragedi Dini Hari di Padang: Truk Tabrak Rumah, Renggut Nyawa Dua Anak

Satu truk hantam rumah dan menyebabkan seorang ibu dan 2 anak meninggal dunia di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang pada Rabu (22/4/2025) dini hari. (Dok. Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang - Kecelakaan lalu lintas yang mengerikan terjadi pada dini hari Rabu (23/4/2025) di Jalan Raya Padang Besi Nomor 24, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kecelakaan ini melibatkan satu truk yang menabrak rumah warga dan mengakibatkan korban jiwa.

Menurut laporan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.54 WIB.

Penanganan oleh tim penyelamat dimulai dengan keberangkatan unit pemadam kebakaran pada pukul 02.02 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 02.18 WIB.

"Kami mendengar suara dentuman keras dari arah rumah korban. Ketika dilihat, sebuah mobil truk sudah menabrak rumah tersebut," kata seorang saksi mata, Siti Nursima Aurora (22).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, setelah truk menabrak rumah korban, penghuni rumah yang bernama Lia beserta kedua anaknya tertimpa reruntuhan bangunan.

Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, sebelum menabrak rumah tersebut, truk yang diduga bermuatan CPO ini terlebih dahulu menabrak pembatas jalan dan pohon di Jalan Raya Indarung yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Proses penanganan dan evakuasi korban berlangsung selama kurang lebih satu jam, dengan penanganan selesai pada pukul 02.55 WIB.

"Jarak tempuh unit pemadam kebakaran untuk mencapai lokasi kejadian adalah sekitar 13 kilometer," kata Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kota Padang, Budi Payan.

Korban Kecelakaan

Kejadian ini mengakibatkan empat orang korban, dengan dua di antaranya meninggal dunia.

Korban tersebut adalah Lia (33), seorang ibu rumah tangga yang mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Rafa (8), putra korban yang dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit. Arfan (4), putra bungsu korban juga dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi.

Sementara itu, Bisrendra Nardi (44), pengemudi truk mengalami luka-luka dan telah dievakuasi.

Namun, terdapat perbedaan laporan antara Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Padang mengenai jumlah dan identitas korban.

Menurut data BPBD, korban bernama Yuliana (30) dengan dua anak bernama Rafa (10) dan seorang anak bernama Khayla (2) meninggal dunia, serta Arfan (5) yang juga meninggal dunia.

Pengerahan Tim Penyelamat

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengerahkan satu unit kendaraan dengan enam personel untuk menangani kejadian tersebut.

Petugas yang berada di lokasi tidak hanya dari Damkar dan BPBD, tetapi juga dari berbagai instansi terkait seperti, Basarnas, PLN, Polisi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang, TNI, Polri serta insan kebencanaan dan masyarakat.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa taksiran kerugian material akibat kecelakaan tersebut.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. (red)

Baca Juga

Truk Terbalik di Sitinjau Lauik, Lokasi Dekat Rombongan Arteria Dahlan Foto-Foto
Truk Terbalik di Sitinjau Lauik, Lokasi Dekat Rombongan Arteria Dahlan Foto-Foto
Polisi Ungkap Kronologi Truk Tabrak Rumah di Padang, Dua Nyawa Melayang
Polisi Ungkap Kronologi Truk Tabrak Rumah di Padang, Dua Nyawa Melayang
Truk CPO Tabrak Dump Truck di Padang, Begini Kondisi Sopirnya
Truk CPO Tabrak Dump Truck di Padang, Begini Kondisi Sopirnya
Petugas Kecamatan Koto Tangah melakukan pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk mendukung penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang berhak.
17.221 KK Terdaftar Perlinsos di Koto Tangah Padang, Pendataan Bansos Terus Diperkuat
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau progres revitalisasi basement Blok III Pasar Raya Padang bersama jajaran kepala OPD pada Kamis (30/7/2026).
Fadly Amran Genjot Revitalisasi Pasar Raya Padang, Aktivitas Ekonomi Ditargetkan tak Lagi Menumpuk di Satu Titik
Dharmasraya Dipastikan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Siap Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar
Dharmasraya Dipastikan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Siap Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar