Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Bocah 6 Tahun di Pasbar, Korban Ditemukan Meninggal

Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Bocah 6 Tahun di Pasbar, Korban Ditemukan Meninggal

Operasi SAR Gabungan terkait hilangnya seorang bocah bernama Fahri Rifki Ardian (6) yang hilang dan ditemukan meninggal dunia di di Sungai Batang Lapu, Jorong Trans Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) pada Senin (16/3/2026) siang. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com, Pasaman Barat - Operasi SAR Gabungan dalam pencarian seorang anak yang diduga hanyut di Sungai Batang Lapu, Jorong Trans Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), akhirnya berakhir pada Senin (16/3/2026) siang.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban bernama Fahri Rifki Ardian (6) dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai setelah dilakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, menjelaskan bahwa informasi kejadian pertama kali diterima dari Kabid KL BPBD Pasaman Barat, Afrizal, pada Senin (16/3/2026) pukul 05.11 WIB.

Korban diketahui merupakan warga UPT Aek Nabirong, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

Peristiwa bermula pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban pergi memancing ikan di Sungai Batang Lapu bersama temannya di kawasan Jorong Trans Aek Nabirong.

"Setelah selesai memancing, keduanya bermain lempar pasir di tepi sungai. Ketika temannya melempar pasir, korban berusaha menghindar dengan melompat ke arah sungai," katanya.

Namun korban yang masih berusia enam tahun diketahui tidak bisa berenang. Arus sungai kemudian menyeret tubuhnya hingga hanyut.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman segera bergerak menuju lokasi kejadian pada Senin (16/3/2026) pukul 05.30 WIB dengan membawa sembilan personel.

Lokasi kejadian berada di koordinat 0°23'13.03"U - 99°30'16.42"T. Jarak garis lurus dari Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman menuju lokasi sekitar ±50 kilometer dengan arah 305° barat laut.

Sementara jarak tempuh melalui jalur darat mencapai lebih kurang 91 kilometer dengan estimasi perjalanan sekitar tiga jam.

Tim SAR tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.30 WIB dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur yang telah berada di lokasi.

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian di titik lokasi kejadian menggunakan peralatan Aqua Eye serta melakukan penyelaman di sekitar area sungai.

Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil pada pukul 13.55 WIB. Tim SAR Gabungan menemukan korban di koordinat 0°23'13.0"U - 99°30'16.4"T, yang merupakan lokasi terakhir korban terlihat sebelum hanyut.

"Korban ditemukan di dasar sungai setelah tim penyelam melakukan pencarian berdasarkan titik mencurigakan yang terdeteksi oleh perangkat Aqua Eye," ujarnya.

Setelah berhasil ditemukan, proses evakuasi segera dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pada pukul 14.17 WIB, korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan, yakni Pos SAR Pasaman sebanyak sembilan orang, TNI dua orang, BPBD lima orang serta 20 orang masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

"Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah sehingga tidak menjadi hambatan bagi tim dalam melakukan pencarian di lokasi kejadian. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Gabungan di Sungai Batang Lapu, Kabupaten Pasaman Barat, resmi diusulkan untuk ditutup," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Tim SAR Mentawai melakukan operasi pertolongan terhadap KMP Gambolo yang mengalami gangguan propeler di Perairan Selat Mentawai.
KMP Gambolo Alami Gangguan Kemudi di Tengah Laut, Tim SAR Mentawai Turunkan Penyelam
Fadly Amran dan Andre Rosiade menghadiri Penanaman Perdana Festival Tanam Hulu di kawasan Guo, Kuranji, Padang.
Fadly Amran dan Andre Rosiade Siapkan 60 Ribu Pohon untuk Pulihkan Hulu DAS Batang Kuranji Padang
BMKG dan Badan Geologi Diusulkan Gabung, DPR Ungkap Kesamaan Tugas dan Alat
BMKG dan Badan Geologi Diusulkan Gabung, DPR Ungkap Kesamaan Tugas dan Alat
Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Hutama Karya Tegaskan Bukan karena Karhutla
Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Hutama Karya Tegaskan Bukan karena Karhutla
Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Teken Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Teken Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Sejak Juli 2026 Terapkan Keuangan Syariah, Pemko Padang Kini Fokus Bangun Kesadaran ASN
Sejak Juli 2026 Terapkan Keuangan Syariah, Pemko Padang Kini Fokus Bangun Kesadaran ASN