Terapkan Prinsip Industri Hijau, Semen Padang Raih Penghargaan dari Kemenperin

PT Semen Padang kembali meraih penghargaan Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI.

Penghargaan ini diraih PT Semen Padang karena dinilai sebagai perusahaan semen yang berkomitmen untuk terus beroperasi dengan menerapkan prinsip industri hijau.

Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Asri Mukhtar di Jakarta, Jumat (26/11/2022).

Menurut Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Iklim Usaha dan Investasi Andi Rizaldi, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan-perusahaan industri yang telah mewujudkan industri hijau.

Selain itu telah memperlihatkan komitmennya dalam menerapkan prinsip-prinsip industri hijau secara konsisten dan berkelanjutan. 

“Kementerian Perindustrian rutin menyelenggarakan program penghargaan Industri Hijau yang penilaiannya menggunakan indikator kinerja yang terukur, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Andi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang, Asri Mukhtar mengaku bangga dan bersyukur bisa meraih Penghargaan Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian.

Baca Juga:

Nurani Perempuan: 51 Perempuan di Sumbar jadi Korban Kekerasan Seksual

“Dengan adanya penghargaan dari Kementerian Industri ini, kami tahu posisi kami dalam menerapkan industri hijau dalam proses produksi semen berada dimana. Mudah-mudahan ini bisa kami pertahankan,” ujar Asri.

Asri yang didampingi Kepala Departemen Pemeliharaan PT Semen Padang Muhammad Syafitri menjelaskan, penghargaan ini diperoleh karena Semen Padang mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan pada setiap proses bisnisnya. 

Di antaranya, melakukan efisiensi bahan baku, energi dan air, seperti memanfaatkan Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) atau gas panas buang dari Pabrik Indarung V sebagai energi alternatif yang dapat menghemat anggaran energi untuk produksi semen. Serta pemanfaatan air untuk sumber energi listrik dan juga memasang solar cell. 

Kemudian memaksimalkan pemakaian Alternative Fuel dan Raw Material (AFR) untuk mensubtitusi bahan baku dan bahan bakar utama. Seperti Copper Slag, Fly Ash, Bottom Ash, Drilling Cutting Cement, HIS/COCS, Soil Tambang, Gypsum Purified, Sampah Concrete, Sludge Oil, dan Spent Bleaching Earth dan Glycerine Pitch. 

Penggunaan AFR ini, lanjut Asri, bentuk komitmen perusahaan dalam pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah sebagai bahan baku atau bahan bakar sehingga mendukung kelestarian lingkungan,” 

“Bahkan, penggunaan AFR ini juga bermanfaat secara finansial bagi Semen Padang, yakni dapat mengurangi harga pokok produksi semen,” sebut Asri. (ik)

Baca Juga

Rumah 6x6 Meter dari Sepablock Gantikan Hunian Kayu di Lambung Bukit
Rumah 6x6 Meter dari Sepablock Gantikan Hunian Kayu di Lambung Bukit
Nabuang Sarok PT Semen Padang: Dari Pengolahan Sampah hingga Juarai SIG-GIA 2024
Nabuang Sarok PT Semen Padang: Dari Pengolahan Sampah hingga Juarai SIG-GIA 2024
PT Semen Padang Kirim Relawan dan Bantuan ke Lokasi Banjir Sumpur Kudus
PT Semen Padang Kirim Relawan dan Bantuan ke Lokasi Banjir Sumpur Kudus
PT Semen Padang dan REI Sumbar Kolaborasi Dukung Pembangunan 3 Juta Rumah dengan Sepablock
PT Semen Padang dan REI Sumbar Kolaborasi Dukung Pembangunan 3 Juta Rumah dengan Sepablock
PT Semen Padang Terima 2 Paten Sederhana Baru Inovasi Produksi Semen
PT Semen Padang Terima 2 Paten Sederhana Baru Inovasi Produksi Semen
Kecelakaan Kerja, 4 Pekerja PT Semen Padang Alami Luka Bakar
Kecelakaan Kerja, 4 Pekerja PT Semen Padang Alami Luka Bakar