Tarik Wisatawan, Pemko Padang Benahi Kota Tua dan Kawasan Padang Old Town

Tarik Wisatawan, Pemko Padang Benahi Kota Tua dan Kawasan Padang Old Town

Kawasan objek wisata Kota Tua Padang (Foto: Instagram Beyubaystory)

Sumbardaily.com, Padang – Kawasan Kota Tua Padang segera diremajakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam meningkatkan daya tarik wisata berbasis sejarah dan budaya.

Kawasan bersejarah yang berada di sekitar wilayah Pondok tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan apabila ditata secara lebih representatif, nyaman, dan selaras dengan karakter cagar budaya.

Fokus utama peremajaan Kota Tua Padang diarahkan pada penataan infrastruktur jalan dan trotoar, khususnya di Jalan Klenteng.

Ruas jalan yang menghubungkan kawasan Padang Old Town hingga Klenteng lama tersebut akan ditata ulang untuk memperkuat identitas kawasan wisata heritage sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan bahwa konsep penataan Jalan Klenteng akan mengedepankan nuansa kawasan bersejarah.

Jalan yang selama ini dilapisi aspal akan diganti dengan material yang lebih sesuai dengan karakter Kota Tua.

“Nantinya jalan tersebut tidak lagi dibalut aspal, tetapi akan diisi dengan batu alam maupun paving blok,” ujar Tri Hadiyanto, dikutip Sabtu (30/1/2026).

Ia menjelaskan, Dinas PUPR Kota Padang saat ini telah mengantongi Detail Engineering Design (DED) revitalisasi Kota Tua.

Dokumen perencanaan tersebut menjadi dasar dalam pelaksanaan peremajaan kawasan, mulai dari penataan jalan, trotoar, hingga penguatan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata budaya.

Menurut Tri, melalui peremajaan yang terencana, Kota Tua Padang diharapkan kembali hidup sebagai ruang publik dan tujuan wisata yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.

Penataan kawasan juga diarahkan agar tetap menjaga nilai historis dan karakter cagar budaya yang ada.

Upaya peremajaan Kota Tua Padang tersebut sejalan dengan Dinas Pariwisata Kota Padang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyebut pihaknya berencana melakukan pengecatan ulang terhadap bangunan-bangunan tua di kawasan Kota Tua agar tampil lebih menarik tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.

Yudi mengungkapkan, terdapat 19 bangunan cagar budaya di kawasan Kota Tua Padang yang perlu dilakukan pengecatan ulang.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat citra Kota Tua sebagai destinasi wisata sejarah yang tertata dan menarik bagi pengunjung.

“Saat ini kami berupaya mencari donatur yang mau mengecat bangunan cagar budaya di Kota Tua,” jelas Yudi.

Melalui sinergi lintas organisasi perangkat daerah, Pemko Padang berharap peremajaan Kota Tua Padang dapat menjadi magnet baru pariwisata, sekaligus menjaga kelestarian kawasan bersejarah sebagai bagian penting dari identitas Kota Padang. (red)

Baca Juga

Beebot Turbo Clash Jadi Magnet di Padang, Ratusan Modifikator Tampil Unjuk Gaya
Beebot Turbo Clash Jadi Magnet di Padang, Ratusan Modifikator Tampil Unjuk Gaya
383 Jemaah Calon Haji Kloter 8 Padang Dilepas ke Tanah Suci
383 Jemaah Calon Haji Kloter 8 Padang Dilepas ke Tanah Suci
Siswa SMP dan MTs di Padang Akan Belajar Agama di Masjid Tiga Kali Sepekan
Siswa SMP dan MTs di Padang Akan Belajar Agama di Masjid Tiga Kali Sepekan
Jelang Idul Adha, Pemko Padang Sosialisasikan Ciri Hewan Kurban Sehat ke 140 Panitia
Jelang Idul Adha, Pemko Padang Sosialisasikan Ciri Hewan Kurban Sehat ke 140 Panitia
Fenomena Suhu Panas di Sumbar, BMKG Sebut Pancaroba Jadi Pemicu Utama
Fenomena Suhu Panas di Sumbar, BMKG Sebut Pancaroba Jadi Pemicu Utama
KTP Hilang di Padang Capai Ribuan Setiap Bulan, Ini Penyebabnya
KTP Hilang di Padang Capai Ribuan Setiap Bulan, Ini Penyebabnya