Sumbar dan Lampung Jadi Pionir Pembentukan Koperasi Merah Putih

Sumbar dan Lampung Jadi Pionir Pembentukan Koperasi Merah Putih

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto (Foto: Dok Kominfo Tanah Datar)

Sumbardaily.com, Padang – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengapresiasi pencapaian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang bersama Lampung menjadi dua daerah pertama yang berhasil merampungkan 100 persen pembentukan koperasi.

"Indonesia memiliki dua provinsi yang telah menyelesaikan 100 persen pengurusan KMP, yaitu Provinsi Sumbar dan Lampung," tegas Bima Arya dalam Forum Dialog Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih yang diselenggarakan di Auditorium Gubernur Provinsi Sumbar, Kamis (29/5/2025).

Menurutnya, setelah fase pembentukan selesai, pemerintah akan mengalihkan fokus pada pendampingan operasional koperasi agar berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Kementerian Dalam Negeri bahkan telah mengeluarkan surat edaran yang memuat struktur satuan tugas untuk mengawal sustainabilitas koperasi tersebut.

Bima Arya menegaskan pentingnya pembentukan koperasi ini untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke level akar rumput. "Bagaimana semuanya bisa dirasakan hingga ke bawah, mulai dari petani, nelayan, hingga pengusaha sembako," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono memaparkan ambisi besar pemerintah untuk menyelesaikan pembentukan 80.000 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Nusantara hingga 12 Juli 2025.

"Secara nasional, pelaksanaan musyawarah desa khusus telah mencapai lebih dari 65.000 KMP. Target kami adalah terbentuknya 80.000 unit koperasi hingga Juli 2025," papar Ferry Juliantono.

Ia menekankan bahwa Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah-wilayah pedesaan yang selama ini terpinggirkan dari akses ekonomi modern.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berharap seluruh nagari dan kelurahan di Sumatera Barat dapat mendukung penuh pembentukan Koperasi Merah Putih.

"Saya berharap seluruh Nagari/Kelurahan di Sumbar segera merampungkan pembentukan KMP. Ini akan membanggakan Bapak Koperasi Mohammad Hatta yang berasal dari Bukittinggi, yang telah merumuskan konsep dan prinsip koperasi untuk mensejahterakan rakyat," ujar Mahyeldi.

Program Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi katalisator transformasi ekonomi pedesaan yang berkelanjutan, sekaligus mewujudkan cita-cita pemerataan kesejahteraan hingga ke pelosok negeri. (red)

Baca Juga

Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk box dan truk bak besi di Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Solok.
Kecelakaan Lalu Lintas di Gunung Talang Solok, Truk Boks Ringsek dan Pengemudi Meninggal
Indeks Kesehatan Lamun Sumbar Terungkap, Peneliti Temukan 8 Jenis di 14 Lokasi
Indeks Kesehatan Lamun Sumbar Terungkap, Peneliti Temukan 8 Jenis di 14 Lokasi
Kearifan Lokal Minangkabau Didorong Jadi Fondasi Transisi Energi di Sumbar
Kearifan Lokal Minangkabau Didorong Jadi Fondasi Transisi Energi di Sumbar
Polisi mengamankan terduga pemilik koper pink berisi 1.010 gram sabu setelah dilakukan pengejaran di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, Lubuk Alung.
Koper Berisi Satu Kilogram Sabu-sabu Terdeteksi di BIM, Pemilik Kabur Lalu Ditangkap Polisi di Lubuk Alung
Kasus Layanan Starlink di Mentawai, Komdigi Dorong Warga Urus Izin Bukan Dipidana
Kasus Layanan Starlink di Mentawai, Komdigi Dorong Warga Urus Izin Bukan Dipidana
Rendi Kurniawan Berpulang Sebelum Wisuda, UNP Tetap Catat Namanya sebagai Lulusan dengan IPK 3,71
Rendi Kurniawan Berpulang Sebelum Wisuda, UNP Tetap Catat Namanya sebagai Lulusan dengan IPK 3,71