Sumbardaily.com, Padang Panjang – Kebijakan Sistem Satu Arah (SSA) yang diterapkan di kawasan Pasar Pusat Padang Panjang sejak awal April 2025 dinilai memberikan dampak positif bagi kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Evaluasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Panjang menyebutkan bahwa sistem tersebut tidak hanya memperbaiki arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan jumlah pengunjung di pusat perdagangan utama kota itu.
Kepala Dishub Padang Panjang, Arkes Refagus, menjelaskan bahwa selama tiga bulan pelaksanaan, tingkat kepatuhan pengguna jalan meningkat signifikan. Hal itu turut berpengaruh pada tertibnya lalu lintas di sekitar pasar.
"Dengan diberlakukannya SSA di kawasan Pasar Pusat, saat ini masyarakat pengguna jalan mulai mematuhi aturan tersebut, baik yang memang bertujuan ke pasar maupun yang sekadar melintas," ungkap Arkes, dikutip Sabtu (14/6/2025).
Menurut Arkes, sejak awal pelaksanaan SSA, Dishub telah melakukan berbagai langkah sosialisasi intensif. Sejumlah petugas lapangan disiagakan di beberapa titik strategis untuk mengarahkan pengguna jalan. Dishub juga memasang road barrier, rambu petunjuk arah, serta menindak pelanggaran secara preventif demi mengedukasi masyarakat.
Ia menyebutkan, sebelum penerapan SSA, kawasan tersebut kerap mengalami kemacetan, khususnya di pagi hari dan akhir pekan. Kini, kondisi itu mulai berubah.
"Alhamdulillah, kemacetan yang biasanya terjadi pada jam tertentu kini sangat berkurang. Tentu kelancaran ini akan meningkatkan kunjungan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kota Padang Panjang ke Pasar Pusat," imbuhnya.
Penerapan SSA yang berlangsung selama 24 jam penuh juga membuat penataan area parkir di sekitar pasar menjadi lebih teratur. Dishub mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi rambu lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.
"Masyarakat yang melintas pun kini mulai mengenal Pasar Pusat Padang Panjang dan bahkan banyak yang menyempatkan diri untuk singgah berbelanja. Sejak diberlakukan pada awal April lalu, ada peningkatan kenyamanan, baik bagi pengunjung maupun pedagang," ujar Arkes.
Dampak positif dari kebijakan tersebut turut dirasakan para pedagang. Salah satunya Verawati, pedagang pakaian di Pasar Pusat, yang menyambut baik perubahan suasana pasar yang kini dinilai lebih nyaman dan ramai.
"Biasanya orang luar kota hanya tahu Pasar Kuliner, sekarang sejak ada SSA ini, mereka juga mulai mampir ke Pasar Pusat. Mudah-mudahan ke depannya pasar kita semakin ramai," katanya.
Pendapat senada diungkapkan Lin, pedagang kosmetik. Ia menuturkan bahwa penerapan SSA sangat membantu kelancaran akses menuju kiosnya, terutama saat hari balai atau pasar ramai.
"Dulu pagi-pagi kalau mau buka kedai selalu macet. Sekarang alhamdulillah jalan menuju kedai sudah lancar," tuturnya.
Kebijakan SSA ini menunjukkan bagaimana pengelolaan lalu lintas yang terencana dapat memberikan dampak langsung terhadap sektor perdagangan dan pelayanan publik. Dishub Padang Panjang berharap, dengan dukungan seluruh pihak, kawasan pasar dapat semakin tertib, aman, dan menjadi daya tarik bagi pengunjung dari berbagai daerah. (red)
















