Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Ilustrasi Sertifikasi Halal (Foto: IHATEC)

Sumbardaily.com, Padang – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu meningkatkan kualitas produknya dengan mengurus sertifikasi halal. Sertifikasi ini dinilai menjadi salah satu kunci strategis untuk memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun mancanegara, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Fauzan Ibnovi menyebutkan bahwa sertifikasi halal bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga membuka peluang besar bagi produk UMKM untuk menembus pasar internasional.

"Tujuan utamanya bukan hanya membuat UMKM bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Sertifikasi halal menjadi langkah strategis agar produk mereka dapat diterima di pasar yang lebih luas, termasuk di luar negeri," jelas Fauzan dalam kegiatan Praktik Izin Produk Halal dan Keberlanjutan bagi UKMK Sawit di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Gedung Bagindo Aziz Chan, Padang, Selasa (24/6/2026),

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Produk Indonesia (GPPI), Delima Hasri Azahari, pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa memberikan pemahaman yang utuh kepada pelaku UMKM tentang pentingnya sertifikasi halal harus terus dilakukan.

Menurutnya, bahwa masih banyak pelaku usaha yang belum mengetahui proses dan manfaat dari sertifikasi tersebut secara mendalam.

"Kami ingin para pelaku UMKM memahami sistem sertifikasi halal secara menyeluruh. Ini adalah syarat mutlak untuk meningkatkan daya saing produk mereka. Jika pelaku usaha memahami ini dengan baik, mereka akan lebih percaya diri menembus pasar global," ujar Delima.

Ketua pelaksana kegiatan, Hendra Dermawan, menambahkan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk mempermudah pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal, termasuk produk kuliner yang menggunakan minyak nabati sebagai bahan baku utama.

"Indonesia merupakan produsen sawit terbesar di dunia. Namun, masih banyak produk UMKM yang hanya mencantumkan istilah ‘minyak nabati’ tanpa mencantumkan bahwa itu sebenarnya berbahan dasar kelapa sawit. Ini penting untuk ditertibkan agar ada transparansi yang jelas kepada konsumen," ujar Hendra.

Ia juga menyoroti perlunya edukasi berkelanjutan bagi pelaku usaha agar mereka mampu mengelola bisnis dengan pendekatan yang lebih profesional.

"Ke depan, kami ingin UMKM semakin mudah berkembang dan mampu naik kelas. Semua itu harus dimulai dari pemahaman terhadap bahan baku yang digunakan, memiliki sertifikasi yang tepat, dan tentu saja dibarengi dengan strategi pemasaran dan produksi yang matang," tutup Hendra.

Pemko Padang berharap UMKM di daerahnya dapat menjadi contoh sukses dalam pemanfaatan produk halal yang memiliki daya saing tinggi. Sertifikasi halal bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga menjadi pintu masuk menuju pengakuan dan keberterimaan global atas produk-produk lokal unggulan. (red)

Baca Juga

Wajib Halal Oktober 2026, Ribuan UMKM Solok Selatan Diminta Segera Mengurus Sertifikat
Wajib Halal Oktober 2026, Ribuan UMKM Solok Selatan Diminta Segera Mengurus Sertifikat
Wajib Halal Oktober 2026, Pemkab Solok Selatan Gelar Sosialisasi Serentak di Tiga Lokasi
Wajib Halal Oktober 2026, Pemkab Solok Selatan Gelar Sosialisasi Serentak di Tiga Lokasi
Boarding LKPP Dorong UMKM Sumbar Naik Kelas Lewat SIPLah Toko Ladang
Boarding LKPP Dorong UMKM Sumbar Naik Kelas Lewat SIPLah Toko Ladang
Kejar Target 1.000 Sertifikat, UMKM Solok Selatan Dipacu Urus Halal
Kejar Target 1.000 Sertifikat, UMKM Solok Selatan Dipacu Urus Halal
Petugas Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang memberikan sosialisasi terkait pendataan pelaku usaha UMKM di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang.
Bukan Razia! Pemko Padang Akan Datangi Restoran hingga Kafe untuk Pendataan UMKM
Wali Kota Padang, Fadly Amran mengikuti peluncuran operasional 1.061 KDKMP bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring di KDKMP Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara.
Presiden Prabowo Sebut KDKMP Prestasi Besar Indonesia, Tiga Titik di Padang Sudah Rampung 100 Persen