Sepekan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Padang Panjang Turun

Sepekan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Padang Panjang Turun

Pedagang sayur di Padang Panjang tengah melayani pembeli. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com – Memasuki minggu pertama Ramadan, tren harga bahan pokok di Kota Padang Panjang menunjukkan kecenderungan menurun pada sejumlah komoditas utama.

Kondisi ini dinilai menjadi sinyal positif bagi stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan.

Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, menyampaikan bahwa penurunan harga terutama terjadi pada komoditas hortikultura dan bahan dapur.

Ia menjelaskan, kecukupan pasokan di tingkat konsumen menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas pasar.

“Tren ini terutama terjadi pada komoditas hortikultura dan kebutuhan dapur, seiring ketersediaan pasokan yang cukup di tingkat konsumen,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, cabai merah mengalami penurunan paling signifikan, yakni turun Rp10.700 dari Rp60.184 menjadi Rp49.484 per kilogram.

Cabai hijau juga menyusut Rp6.000 dari Rp42.667 menjadi Rp36.667 per kilogram. Sementara cabai rawit turun Rp1.484 dari Rp46.484 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah yang berkurang Rp1.833 dari Rp38.167 menjadi Rp36.334 per kilogram. Kacang tanah turun tipis Rp150 dari Rp34.150 menjadi Rp34.000 per kilogram.

Komoditas lain yang ikut terkoreksi adalah bawang daun yang turun Rp2.100 dari Rp10.700 menjadi Rp8.600 per kilogram. Seledri juga turun Rp2.600 dari Rp21.300 menjadi Rp18.700 per kilogram.

Bahkan minyak goreng kemasan sederhana ikut menurun Rp433 dari Rp16.133 menjadi Rp15.700 per liter.

Menurut Chandra Erfiko, stabilnya pasokan di pasaran membuat tekanan harga dapat dikendalikan. Dengan kondisi tersebut, daya beli masyarakat selama Ramadan diharapkan tetap terjaga.

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Sejumlah bahan pangan justru mencatat kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Gula pasir naik Rp334 menjadi Rp18.334 per kilogram. Daging ayam broiler bertambah Rp333 menjadi Rp34.000 per kilogram. Telur ayam kampung juga melonjak Rp2.300 menjadi Rp59.033 per kilogram.

Kenaikan turut terjadi pada ikan asin teri yang naik Rp2.500 menjadi Rp95.000 per kilogram. Ikan kembung meningkat Rp10.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, serta jeruk yang naik Rp3.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya terpantau relatif stabil. Beras Kuriak Putiah berada di angka Rp18.000 per kilogram, beras cap Pamanukan Rp16.500 per kilogram, dan beras IR 42 Rp16.000 per kilogram.

Harga tepung terigu tercatat Rp13.000 per kilogram, daging sapi Rp141.667 per kilogram. Daging ayam kampung besar dijual Rp90.000 per kilogram, ukuran sedang Rp80.000 per kilogram, dan kecil Rp70.000 per kilogram.

Telur ayam ras berada di angka Rp29.602 per kilogram. Bawang putih Rp33.850 per kilogram, bawang bombai Rp31.300 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, serta minyak goreng curah Rp19.000 per liter.

Pemerintah Kota Padang Panjang berharap stabilitas pasokan tetap terjaga hingga akhir Ramadan, sehingga fluktuasi harga bahan pokok dan harga kebutuhan pokok dapat tetap terkendali serta tidak memberatkan masyarakat. (*)

Baca Juga

Kauman Muhammadiyah Bangun Surau Buya Hamka, Simbol Baru Pendidikan Islam
Kauman Muhammadiyah Bangun Surau Buya Hamka, Simbol Baru Pendidikan Islam
Budaya Siaga Bencana Diperkuat di Sekolah, Padang Panjang Siapkan Generasi Tangguh
Budaya Siaga Bencana Diperkuat di Sekolah, Padang Panjang Siapkan Generasi Tangguh
Padang Panjang Gelap Satu Jam, Dukung Earth Hour dan Aksi Hemat Energi
Padang Panjang Gelap Satu Jam, Dukung Earth Hour dan Aksi Hemat Energi
Surau Buya Hamka Dibangun, Jadi Pusat Pendidikan Karakter di Padang Panjang
Surau Buya Hamka Dibangun, Jadi Pusat Pendidikan Karakter di Padang Panjang
Mobil Travel Terjun ke Jurang di Padang Pariaman, 7 Penumpang Luka-Luka
Mobil Travel Terjun ke Jurang di Padang Pariaman, 7 Penumpang Luka-Luka
Harga Cabai Anjlok di Padang Panjang, Ini Penyebabnya
Harga Cabai Anjlok di Padang Panjang, Ini Penyebabnya