Sentra Kuliner Senja Kenangan Disiapkan Jadi Ikon UMKM dan Pariwisata Padang Panjang

Sumbardaily.com – Sentra Kuliner dan Kerajinan Senja Kenangan (Senken) di Kota Padang Panjang disiapkan menjadi pusat oleh-oleh terpadu yang terintegrasi dengan kawasan wisata budaya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor UMKM sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata.

Wali Kota Hendri Arnis meninjau langsung kawasan Sentra Kuliner dan Kerajinan Senja Kenangan pada Minggu (3/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan bahwa Senken memiliki peran penting sebagai etalase produk unggulan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Senken dapat dimaksimalkan sebagai pusat promosi berbagai produk khas daerah yang dihasilkan oleh pelaku UMKM di Padang Panjang. Hal ini dinilai sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang juga berencana mengintegrasikan Senken dengan kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di daerah.

“Pengembangan Senken di kawasan PDIKM ini bertujuan menciptakan pusat oleh-oleh yang terintegrasi dengan destinasi wisata budaya. Dengan konsep ini, wisatawan tidak hanya menikmati kekayaan budaya Minangkabau, tetapi juga dapat dengan mudah memperoleh produk khas daerah dalam satu kawasan,” ujar Hendri Arnis.

Ia menilai integrasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor UMKM dan pariwisata. Dengan konsep yang terintegrasi, kawasan PDIKM diharapkan menjadi destinasi yang lebih menarik dan berkelanjutan.

Selain itu, optimalisasi Senken juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas penataan kawasan, memperkuat identitas produk lokal, serta menghadirkan pusat oleh-oleh yang nyaman dan memiliki daya saing.

Hendri Arnis berharap, pengembangan ini dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penjualan produk UMKM sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha lokal.

Dengan langkah ini, Pemko Padang Panjang menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat melalui sinergi antara sektor UMKM dan pariwisata berbasis budaya. (*)

Baca Juga

Padang Panjang Perkuat Upaya Cegah Stunting Baru Lewat Pekan Zero New Stunting
Padang Panjang Perkuat Upaya Cegah Stunting Baru Lewat Pekan Zero New Stunting
Pelantikan 38 Pejabat Pemko Padang Panjang, Kompetensi dan Integritas Jadi Sorotan
Pelantikan 38 Pejabat Pemko Padang Panjang, Kompetensi dan Integritas Jadi Sorotan
Toilet Pasar Pusat Padang Panjang Berbau, Pedagang Diingatkan Gunakan Sesuai Fungsi
Toilet Pasar Pusat Padang Panjang Berbau, Pedagang Diingatkan Gunakan Sesuai Fungsi
PDIKM Padang Panjang Bersolek, Fasilitas Dibangun Lebih Nyaman dan Jam Operasional Diperpanjang
PDIKM Padang Panjang Bersolek, Fasilitas Dibangun Lebih Nyaman dan Jam Operasional Diperpanjang
Martina atau Uni Tina berdiri di tempat usahanya sambil memperlihatkan Lamang Tapai Uni Tina dengan berbagai varian kuliner tradisional Minangkabau di Kota Padang.
Lamang Tapai Uni Tina Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern, Rahasianya Bikin Pelanggan Tetap Setia
Refleksi Seabad Gempa 1926, Pemko Padang Panjang Siapkan Buku Sejarah untuk Bangun Identitas Kota
Refleksi Seabad Gempa 1926, Pemko Padang Panjang Siapkan Buku Sejarah untuk Bangun Identitas Kota