Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC tengah bersiap menghadapi laga penting pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah dijadwalkan menjamu Bali United FC atau Serdadu Tridatu di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (26/9/2025) sore. Pertandingan ini dipandang sebagai salah satu laga penentu bagi nasib pelatih Eduardo Almeida.
Almeida menegaskan timnya sudah melakukan persiapan matang untuk menyambut kedatangan Bali United. Menurutnya, strategi khusus telah disiapkan guna menghadapi tekanan tim tamu yang datang dengan status salah satu klub papan atas.
“Persiapan kita untuk menghadapi Bali United sejauh ini bagus. Kita juga sudah siapkan strategi untuk pertandingan nanti,” kata Eduardo Almeida, Rabu (24/9/2025).
Namun, jelang laga penting tersebut, Semen Padang dipastikan tidak dapat tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain inti masih dibekap cedera sehingga harus absen. Terbaru, dua pemain andalan, Ronaldo Kwateh dan Pedro Matos, dipastikan tidak bisa memperkuat tim.
Ronaldo kembali mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada lutut kirinya dan kini menjalani pemeriksaan di Jakarta. Sementara itu, Pedro Matos menderita cedera hamstring usai laga pekan ke-6 melawan Persebaya di Surabaya. Kondisi ini membuat Kabau Sirah semakin pincang menghadapi Bali United yang datang dengan skuad relatif lengkap.
Situasi makin menekan karena posisi Semen Padang di klasemen sementara tidak menguntungkan. Hingga pekan keenam, Kabau Sirah menempati peringkat ke-16 dari 18 tim. Dari lima pertandingan, mereka baru mengoleksi empat poin hasil dari satu kemenangan, satu kali imbang, dan tiga kekalahan.
Kemenangan satu-satunya didapat pada pekan kedua saat mengalahkan Dewa United FC 2-0 di Padang. Setelah itu, Semen Padang hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar, lalu menelan kekalahan 1-2 dari PSBS Biak dan 0-1 dari Persebaya. Catatan buruk ini membuat posisi Almeida semakin terpojok.
Bagi manajemen, duel melawan Bali United menjadi ujian penting. Kekalahan berpotensi membuat kursi pelatih asal Portugal itu kian goyah. Almeida kabarnya telah mendapat ultimatum dari manajemen klub untuk segera membalikkan keadaan.
Pertandingan melawan Serdadu Tridatu pun diyakini bakal berlangsung sengit. Selain penting bagi perjalanan Kabau Sirah di liga, laga ini juga menjadi titik penentu arah perjalanan Eduardo Almeida bersama Semen Padang FC. (red)
















