Bertarung Hindari Degradasi, Semen Padang FC Wajib Taklukkan PSIS Semarang

Bertarung Hindari Degradasi, Semen Padang FC Wajib Taklukkan PSIS Semarang

Pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida (Foto: LIB)

Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC akan menghadapi ujian krusial saat menjamu PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-29 BRI Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (17/4/2025) sore.

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi tim Kabau Sirah yang harus memetik kemenangan untuk menjaga asa bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Duel antara kedua tim diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi mengingat posisi keduanya di papan klasemen yang sama-sama terancam degradasi.

Saat ini, Semen Padang FC menempati peringkat ke-17 dari 18 tim dengan mengoleksi 22 poin dari 28 pertandingan. Sementara PSIS Semarang berada satu tingkat di atas dengan 25 poin hasil dari 6 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 15 kekalahan.

Peluang tim tuan rumah untuk meraih kemenangan cukup terbuka lebar karena PSIS Semarang sedang dalam tren negatif. Mahesa Jenar—julukan PSIS—tercatat belum mampu meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir mereka secara beruntun.

"Kami telah mempersiapkan pertandingan melawan PSIS selama sepekan ini. Kami juga sudah berbicara dengan para pemain. Pertandingan besok harus kami menangkan untuk mendapatkan tiga poin," ujar pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida.

Bermain di hadapan pendukung sendiri tentu memberikan motivasi berlipat bagi skuad Kabau Sirah untuk mengamankan poin penuh. Terlebih lagi, kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 hanya menyisakan enam pertandingan lagi.

Kegagalan meraih kemenangan atau bahkan menelan kekalahan akan semakin memperburuk posisi Semen Padang FC sebagai satu-satunya wakil Pulau Sumatera di Liga 1 dan terancam terdegradasi ke Liga 2.

Namun, Eduardo Almeida kembali mengeluhkan kondisi timnya yang tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaik untuk menghadapi PSIS Semarang.

"Kami hanya bisa bermain dengan kekuatan penuh saat melawan Borneo FC. Selain itu, selalu ada pemain yang cedera atau terkena akumulasi kartu. Sebenarnya, jika kami bermain dengan komposisi lengkap, tentu akan lebih mudah membangun tim yang kuat. Inilah yang menyebabkan kami sulit untuk tampil konsisten. Terkadang kami kehilangan 50 persen kekuatan tim," tegas pelatih asal Portugal tersebut.

"Yang pasti, kami juga selalu mengingatkan para pemain untuk menjaga emosi. Kami selalu menginstruksikan agar pemain fokus pada pertandingan dan tidak terganggu oleh hal-hal lain," pungkasnya.

Dengan situasi kritis yang dihadapi, Semen Padang FC dituntut untuk tampil all-out dan memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Dukungan suporter setia Kabau Sirah diharapkan menjadi tambahan energi bagi tim untuk bisa memetik kemenangan penting dalam upaya menghindari zona degradasi. (red)

Baca Juga

Semen Padang FC Matangkan Persiapan, Nil Maizar Puas dengan Game Internal Kedua
Semen Padang FC Matangkan Persiapan, Nil Maizar Puas dengan Game Internal Kedua
Braditi Moulevey memberikan keterangan mengenai target Semen Padang FC menjuarai Championship 2026/2027 dan kembali ke Liga 1.
Braditi Moulevey: Target Semen Padang FC Juara Championship dan Kembali ke Liga 1
Resmi Diumumkan! Stefano Lilipaly Jadi Amunisi Baru Semen Padang FC
Resmi Diumumkan! Stefano Lilipaly Jadi Amunisi Baru Semen Padang FC
Arthur Augusto Tinggalkan Semen Padang FC, Gabung Klub Liga Azerbaijan
Arthur Augusto Tinggalkan Semen Padang FC, Gabung Klub Liga Azerbaijan
Stadion Patriot Candrabhaga Diinspeksi iLeague, Semen Padang FC Pastikan Kandang Sementara Siap
Stadion Patriot Candrabhaga Diinspeksi iLeague, Semen Padang FC Pastikan Kandang Sementara Siap
Persiapan Semen Padang FC Makin Matang, Pemain Baru Jalani Program Fisik Khusus
Persiapan Semen Padang FC Makin Matang, Pemain Baru Jalani Program Fisik Khusus