Satgas PRR Salurkan 250 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kota Padang

Penyaluran 250 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Apa dan Kampung Guo, Kota Padang.

Penyaluran 250 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Apa, Kecamatan Koto Tangah, dan Kampung Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang oleh Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Sumatera, Kamis (16/10/2026) siang. (Dok. BPBD Padang)

Sumbardaily.com - Penyaluran bantuan kebutuhan pokok menjadi salah satu upaya untuk membantu warga menghadapi dampak banjir di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026).

Sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada masyarakat terdampak di dua lokasi, yakni Kampung Apa, Kecamatan Koto Tangah dan Kampung Guo, Kecamatan Kuranji.

Bantuan tersebut menyasar warga yang membutuhkan dukungan kebutuhan sehari-hari setelah banjir melanda kawasan permukiman.

Dari total bantuan yang disalurkan, 106 paket diperuntukkan bagi warga Kampung Apa, sedangkan 144 paket lainnya diberikan kepada masyarakat di Kampung Guo.

Bantuan tersebut diberikan oleh Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Sumatera bersama unsur Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan sejumlah pihak terkait.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa Chaniago, perwakilan Kejaksaan Negeri, Camat, Kepolisian Sektor, serta jajaran Kelurahan turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Paket bantuan yang disalurkan berisi sejumlah kebutuhan pokok untuk menunjang kebutuhan rumah tangga masyarakat. Barang yang dibagikan meliputi beras, gula pasir, sarden, minyak goreng dan mi instan," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, Kamis (15/19/2026).

Bahan pangan tersebut, katanya, menjadi bagian dari bantuan bagi keluarga yang terdampak banjir.

Penyaluran sembako diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari selama menghadapi dampak bencana.

Pembagian bantuan di dua lokasi tersebut juga memperlihatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur kewilayahan dalam menjangkau masyarakat terdampak.

"Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mendukung proses distribusi agar bantuan dapat diterima oleh keluarga yang menjadi sasaran," ujar Hendri.

Sebanyak 106 paket diserahkan kepada warga Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah. Sementara itu, 144 paket lainnya disalurkan kepada warga Kampung Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan bantuan yang disalurkan mencapai 250 paket. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan dampak banjir yang membutuhkan keterlibatan lintas instansi.

"Dalam situasi pasca banjir, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penanganan kondisi darurat, tetapi juga pemenuhan kebutuhan pokok selama proses pemulihan. Oleh sebab itu, distribusi bahan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan yang diperlukan oleh keluarga terdampak," katanya.

Beras, gula pasir, sarden, minyak goreng, dan mi instan yang terdapat dalam paket bantuan merupakan barang kebutuhan rumah tangga. Penyaluran barang-barang tersebut ditujukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Keterlibatan Satgas PRR Pusat, Pemerintah Kota Padang, serta unsur kejaksaan, kecamatan, kepolisian, dan kelurahan juga menunjukkan bahwa penanganan dampak bencana melibatkan sejumlah pemangku kepentingan.

"Koordinasi tersebut menjadi penting agar penanganan warga terdampak dapat dilakukan secara terarah. Data penerima, lokasi penyaluran, dan jenis bantuan merupakan bagian penting dalam pelaksanaan distribusi bantuan kepada masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, perkembangan penanganan banjir dan kebutuhan lanjutan masyarakat tetap menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses pemulihan setelah bencana. (*)

Baca Juga

ASN di Padang Wajib Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun, PPPK 24 JP per Kontrak
ASN di Padang Wajib Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun, PPPK 24 JP per Kontrak
Peluncuran dan sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan tingkat Kota Padang tahun 2026 di Balai Kota Padang.
Sekolah Siaga Kependudukan di Padang Resmi Diluncurkan, Apa Saja Materi yang akan Dipelajari Siswa?
Banjir Padang Berulang, Pakar Unand Ungkap Peran Pegunungan dan Sedimen
Banjir Padang Berulang, Pakar Unand Ungkap Peran Pegunungan dan Sedimen
Kontingen Kota Padang menerima piala juara umum Porprov Sumatera Barat 2026 di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman.
Sah! Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026, Sabet 261 Emas dan 609 Medali
9 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang, Pemko Beri Bantuan Darurat
9 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang, Pemko Beri Bantuan Darurat
Material Banjir Hambat Akses Warga, BPBD Padang Lakukan Pembersihan
Material Banjir Hambat Akses Warga, BPBD Padang Lakukan Pembersihan