Sumbardaily.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengerahkan tim gabungan untuk membersihkan material sisa banjir yang menutup akses menuju rumah warga di Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (13/10/2026).
Pembersihan dilakukan mulai pukul 11.10 WIB. Petugas berupaya menyingkirkan tumpukan material yang menghalangi jalan agar warga dapat kembali mengakses tempat tinggal mereka dengan lebih mudah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan material yang menutupi akses jalan tersebut merupakan dampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Sabtu (10/10/2026).
Menurut Hendri, hujan deras terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Aliran banjir membawa material hingga menumpuk di kawasan Kampung Apa. Kondisi tersebut kemudian menghambat akses jalan yang digunakan warga untuk menuju rumah masing-masing.
Untuk menangani dampak bencana itu, BPBD Kota Padang menurunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB). Personel dikerahkan untuk membantu membersihkan material yang menghalangi jalan sekaligus mendukung pemulihan akses masyarakat terdampak.
Tim Gabungan Libatkan Damkar hingga Relawan
Dalam proses pembersihan, TRC PB BPBD Kota Padang bekerja bersama sejumlah unsur, yakni petugas pemadam kebakaran (Damkar), Tentara Nasional Indonesia (TNI), 4MDMC, ININDYA PEDULI, relawan, serta masyarakat setempat.
Seluruh unsur tersebut terlibat dalam upaya menyingkirkan material sisa banjir yang menutupi jalan menuju permukiman warga. Pembersihan dilakukan untuk membuka kembali akses yang terganggu setelah material terbawa arus banjir dan menumpuk di lokasi.
Hendri menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari penanganan pascabencana yang dilakukan untuk membantu masyarakat memulihkan akses dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Pembersihan material banjir menjadi bagian dari upaya penanganan pascabencana untuk memulihkan akses masyarakat yang terdampak,” jelasnya. (*)















