Sumbardaily.com - Semen Padang FC mulai menunjukkan keseriusannya menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Di tengah proses pembentukan tim, manajemen Kabau Sirah memastikan sejumlah langkah strategis telah disiapkan demi mewujudkan target besar, yakni kembali promosi ke Liga 1 hanya dalam satu musim.
Salah satu keputusan penting yang telah diumumkan adalah penetapan Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, sebagai markas tim untuk mengarungi kompetisi musim depan. Kepastian tersebut disampaikan langsung Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan stadion baru (homebase) Semen Padang FC mengarungi Liga 2 Musim 2026/2027 adalah: Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi,” tulis Andre Rosiade.
Penunjukan stadion tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan besar yang tengah dilakukan manajemen. Di balik pengumuman homebase baru, proses penyusunan skuad dan perangkat tim juga terus berjalan.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, mengungkapkan bahwa manajemen telah bergerak cepat dalam memburu pemain-pemain yang dibutuhkan untuk memperkuat tim. Bahkan, sejumlah nama sudah berhasil diamankan dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari pihak klub.
Menurut Braditi, kontrak pemain ditargetkan mulai berjalan pada 15 Juni mendatang. Proses pemantauan dan perekrutan pemain telah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir guna memastikan kualitas skuad yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan tim.
"15 Juni kontrak pemain, kita sudah hunting beberapa pemain, sudah dapat beberapa pemain, diumumkan nanti presiden klub," katanya, Kamis (4/6/2026).
Tak hanya pemain, susunan tim pelatih juga segera dilengkapi. Manajemen menjadwalkan pengumuman asisten pelatih pada pekan depan sebagai bagian dari finalisasi struktur kepelatihan di bawah komando Nil Maizar.
Setelah proses administrasi dan pembentukan tim selesai, para pemain dijadwalkan mulai masuk Mes pada 25 Juni. Mes yang digunakan berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. Selanjutnya, latihan perdana tim direncanakan digelar pada 26 atau 27 Juni mendatang.
"Persiapan tersebut menunjukkan bahwa Semen Padang FC tidak ingin membuang waktu dalam menyongsong kompetisi Liga 2. Apalagi, target yang dibebankan kepada tim bukan sekadar bersaing di papan atas, melainkan merebut tiket promosi untuk kembali menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia," katanya.
Di sisi lain, katanya, manajemen juga memastikan berbagai persoalan administratif yang sempat menjadi perhatian publik akan segera dituntaskan. Salah satunya terkait kewajiban pembayaran denda yang menyebabkan klub mendapat sanksi larangan dari FIFA.
Pria yang akrab disapa Levi itu menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak akan menjadi hambatan dalam proses registrasi pemain untuk musim depan. Manajemen telah menyiapkan langkah penyelesaian sebelum jendela pendaftaran pemain dibuka.
"Persoalan kewajiban denda yang (membuat Semen Padang FC) dibanned FIFA, akan segera diselesaikan sebelum pendaftaran pemain dibuka. Jadi tak usah khawatir terkait kewajiban yang belum dibayarkan," katanya.
Hal ini juga menjadi jawaban atas kekhawatiran sebagian pendukung Kabau Sirah terkait kesiapan klub menghadapi musim baru.
Selain itu, dukungan finansial juga mulai mengalir. Manajemen mengungkapkan bahwa beberapa sponsor telah menyatakan komitmen dan mencapai kesepakatan untuk mendukung perjalanan Semen Padang FC di Liga 2 musim 2026/2027.
"Untuk sponsor? Ada beberapa yang sudah deal dan setuju, kita sudah siap mengarungi Liga 2 musim depan, target lolos Liga 1," kata Levi
Dalam proses pembentukan skuad, manajemen tidak ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Sejumlah pemain lama masih berpeluang dipertahankan, namun seluruh komposisi tim tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan pelatih kepala Nil Maizar.
Braditi Moulevey memastikan bahwa Nil Maizar diberikan keleluasaan untuk menentukan pemain yang dinilai paling sesuai dengan filosofi dan kebutuhan tim.
"Pemain bertahan ada beberapa pemain lama, kita lihat komposisi, kami lagi mencari pemain bagus, kami tak ingin asal-asalan, kami berikan kesempatan Nil Maizar menentukan pemainnya. Pemain asing ada 3 yang baru," ujarnya.
Sebelumnya, Andre Rosiade juga telah menegaskan bahwa manajemen memberikan dukungan penuh kepada Nil Maizar dalam membentuk tim kepelatihan sekaligus menyusun skuad yang kompetitif.
Keseriusan tersebut turut tercermin dari agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Semen Padang FC yang dijadwalkan berlangsung pekan ini. Dalam forum tersebut nantinya akan diterbitkan surat keputusan sebagai dasar penyusunan tim menghadapi kompetisi musim depan.
Dengan homebase baru, skuad yang mulai terbentuk, dukungan sponsor yang terus bertambah, hingga penyelesaian persoalan administrasi yang tengah diproses, Semen Padang FC tampak sedang menyiapkan fondasi kuat untuk menjalani Liga 2 musim 2026/2027.
"Bagi Kabau Sirah, musim depan bukan sekadar tentang bertanding. Ini adalah misi besar untuk bangkit, menata ulang kekuatan, dan merebut kembali tempat di Liga 1 yang menjadi target utama klub," tutur Levi. (*)
















