Sumbardaily.com – Nasib Semen Padang FC di ajang BRI Super League 2025/2026 akhirnya menemui titik akhir yang pahit. Klub berjuluk Kabau Sirah dipastikan resmi terdegradasi ke kasta kedua setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Dewa United pada pekan ke-31.
Bertanding di Stadion Internasional Banten, Minggu (3/5/2026) malam, Semen Padang harus mengakui keunggulan tuan rumah lewat gol tunggal Noah Wail Sadaoui pada menit ke-31. Gol tersebut menjadi penentu kekalahan sekaligus memastikan nasib buruk Kabau Sirah musim ini.
Hasil negatif tersebut membuat Semen Padang FC tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin dari 31 pertandingan. Dengan hanya tiga laga tersisa, poin maksimal yang bisa diraih tim asuhan Imran Nahumarury adalah 29 angka.
Namun, peluang untuk bertahan di kasta tertinggi dipastikan tertutup. Pasalnya, raihan maksimal tersebut hanya akan menyamai poin Madura United FC yang saat ini berada di peringkat ke-15 atau batas aman.
Madura United sendiri sudah unggul head to head atas Semen Padang setelah meraih dua kemenangan dalam dua pertemuan musim ini, baik di kandang maupun tandang.
Dengan kondisi tersebut, Semen Padang FC dipastikan tidak mampu keluar dari zona degradasi. Mereka pun menyusul PSBS Biak yang lebih dulu dipastikan turun kasta.
Kekalahan dari Dewa United juga memperpanjang tren negatif Kabau Sirah.
Tim tersebut kini mencatat enam kekalahan beruntun dalam enam pertandingan terakhir. Dalam periode tersebut, Semen Padang kebobolan 11 gol dan hanya mampu mencetak satu gol.
Meski hasil akhir tidak berpihak, Imran Nahumarury tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya. Ia menilai timnya sudah menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.
“Secara hasil memang kami kalah. Tapi secara permainan, saya bangga dengan para pemain yang sudah berjuang sampai akhir, dalam kondisi apapun. Ada beberapa peluang yang harusnya jadi gol. Tapi inilah sepakbola,” ujar Imran usai laga.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen bersama tim, meskipun Semen Padang FC telah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua musim depan.
“Masih ada tiga pertandingan lagi. Saya akan terus dalam perjuangan. Apapun kondisi, saya tidak mau menyerah,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Imran turut mengakui kualitas lawan yang dihadapi. Ia menyebut Dewa United sebagai tim dengan kekuatan skuad yang solid dan berkelas.
“Dari awal kita prediksi tidak mudah. Dewa United punya kualitas dengan skuad yang mewah,” pungkasnya. (*)
















