Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat implementasi Program Subuh Mubarakah sebagai bagian dari pembinaan generasi muda berbasis masjid.
Upaya ini terlihat saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, melakukan monitoring langsung ke Masjid Baitul Jalal di Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (20/4/2026) pagi.
Kunjungan tersebut memperlihatkan antusiasme puluhan pelajar tingkat SD dan SMP yang mengikuti salat subuh berjamaah.
Kehadiran mereka menjadi indikator bahwa Program Subuh Mubarakah mulai menunjukkan dampak nyata dalam membangun kebiasaan positif di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Fadly Amran memberikan apresiasi kepada pengurus masjid yang dinilai aktif mendukung program unggulan (Progul) Pemko Padang, yakni Smart Surau.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan program tersebut agar semakin efektif di lapangan.
“Insya Allah kami akan menyediakan tablet absensi untuk mempermudah anak-anak pejuang subuh kita. Tablet ini akan digunakan sebagai pengganti barcode. Nantinya tablet tersebut akan dipasang di dinding masjid dan musala,” katanya.
Langkah digitalisasi ini menjadi salah satu inovasi yang dinilai mampu meningkatkan kedisiplinan sekaligus memudahkan sistem pencatatan kehadiran peserta Program Subuh Mubarakah.
Dengan pendekatan berbasis teknologi, Pemko Padang berupaya menghadirkan program keagamaan yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman.
Tak hanya fokus pada pembinaan generasi muda, Fadly juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak masyarakat turut mendukung Program Padang Rancak. Program ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, indah dan nyaman.
“Kami telah meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk turut mensosialisasikan Progul Padang Rancak ini. Saat ini juga sedang berlangsung Lomba Padang Rancak Award” ujarnya.
Menurutnya, Program Padang Rancak menjadi bagian penting dari visi besar menjadikan Kota Padang sebagai kota terbersih di Indonesia.
Ia menyebutkan bahwa capaian sebelumnya, yakni peringkat delapan nasional dengan predikat Sertifikat Menuju Kota Terbersih, menjadi motivasi untuk terus berbenah.
“Kami akan perkuat Padang Rancak ini dengan beberapa inovasi agar cita-cita kita untuk meraih kota terbersih di Indonesia dapat kita raih bersama. Kami mengharapkan dukungan masyarakat agar hal ini terwujud,” ucap Fadly.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Baitul Jalal, Syahrial Nadir, mengungkapkan bahwa jumlah peserta Program Subuh Mubarakah di masjid tersebut saat ini mencapai 85 orang.
Selain itu, partisipasi masyarakat juga terlihat dalam kegiatan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah lalu yang diikuti sebanyak 95 orang.
“Kami akan terus mendukung dan mensukseskan Program Smart Surau ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Padang yang telah meresmikan perubahan status masjid yang dulunya musala,” tuturnya. (*)
















