PKS Buka Peluang Mahyeldi Gandeng Kader Milenial di Pilgub Sumbar 2024

PKS Buka Peluang Mahyeldi Gandeng Kader Milenial di Pilgub Sumbar 2024

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (Foto: Dok Humas Pemprov Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang - PKS mengisyaratkan adanya peluang bagi kader milenial untuk menjadi pendamping Gubernur petahana, Mahyeldi Ansharullah, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2024 mendatang.

Sekretaris DPW PKS Sumbar Rahmat Saleh mengungkapkan bahwa proses pencarian calon wakil gubernur masih terbuka bagi partainya.

"Tentunya, ada banyak calon yang dapat mendampingi Buya (Mahyeldi). Hal ini masih terbuka bagi PKS. Namun, tentu saja ada beberapa hal yang menjadi perhatian serius sebagai pendamping Buya," ujar Rahmat di Padang, Selasa (4/6/2024).

Salah satu kriteria yang dipertimbangkan PKS adalah faktor usia. Partai berlambang panca berlian ini menginginkan adanya perpaduan usia antara Mahyeldi dan wakilnya, di mana PKS cenderung mencari pendamping dari kalangan anak muda atau milenial.

"Buya cenderung menjadi sosok dewasa dan matang. Kami mencari pendamping yang mewakili generasi milenial," jelas Rahmat.

Selain itu, PKS juga mempertimbangkan aspek geopolitik atau daerah asal calon wakil gubernur agar dapat mewakili berbagai representasi daerah di Sumbar. Hal ini dilakukan guna menambah elektabilitas di daerah-daerah tertentu.

"Ini juga kita perhatikan, agar bisa mewakili berbagai representasi daerah di Sumbar, (misal) Buya dari Agam dan Kota Padang, tentu kita cari wakil kalau bisa menambah suara dari sektor (daerah) lain," kata Rahmat.

PKS juga mencari seseorang yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan inovasi untuk mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Terakhir, PKS menginginkan calon yang memiliki pengalaman politik dan organisasi yang beragam sehingga tidak sekedar coba-coba memimpin.

"Sehingga Pilgub tidak hanya menjadi ajang coba-coba, tetapi menghasilkan pemimpin yang siap dan matang untuk memimpin Sumbar," pungkas Rahmat. (red)

Baca Juga

MUI Keluarkan Fatwa Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram
MUI Keluarkan Fatwa Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram
Riset Sepsis Neonatus Bawa Dosen Farmasi Unand Raih Penghargaan Internasional
Riset Sepsis Neonatus Bawa Dosen Farmasi Unand Raih Penghargaan Internasional
Kemiskinan Perkotaan Sumbar Naik Jadi 3,82 Persen, Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar
Kemiskinan Perkotaan Sumbar Naik Jadi 3,82 Persen, Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar
Sempat Viral, Kasus Cekcok hingga Pemukulan Pejabat Polda Sumbar dan Driver Pemprov Berakhir Damai
Sempat Viral, Kasus Cekcok hingga Pemukulan Pejabat Polda Sumbar dan Driver Pemprov Berakhir Damai
Yamaha Aerox Tak Bisa Dihidupkan, Pria  Pencuri Motor Malah Minta Bantuan Warga di Tanah Datar
Yamaha Aerox Tak Bisa Dihidupkan, Pria Pencuri Motor Malah Minta Bantuan Warga di Tanah Datar
Kemenhaj Sumbar Perketat Pengawasan Travel Umrah Tanpa Izin, Ada Temuan di Solok
Kemenhaj Sumbar Perketat Pengawasan Travel Umrah Tanpa Izin, Ada Temuan di Solok