Sumbardaily.com, Pariaman – Klub sepak bola papan atas Indonesia, Persija Jakarta, mengadakan seleksi pencarian bakat melalui program Talenta Audition yang menargetkan pemain-pemain muda berbakat asal Sumatera Barat (Sumbar). Program ini secara khusus membuka peluang bagi para talenta kelahiran 2006 hingga 2010 untuk bergabung dengan Tim Elite Pro Academy (EPA) Persija Jakarta.
Kegiatan seleksi berlangsung di Stadion Mini Persikatim Kota Pariaman pada Sabtu (31/5/2025), memberikan kemudahan akses bagi calon pemain yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh ke Jakarta untuk mengikuti proses seleksi serupa.
Kehadiran tim seleksi Macan Kemayoran di Sumatra Barat ini dipimpin langsung oleh Staf Kepelatihan Persija Elite Pro Academy, Taji Prasetyo. Dalam penjelasannya, kedatangan tim ke Pariaman memiliki alasan strategis mengingat wilayah ini pernah melahirkan pemain berkualitas yang kini berkarier di Persija Jakarta.
"Kedatangan tim seleksi kami ke Pariaman bukan tanpa alasan. Kota ini memiliki sejarah melahirkan pemain berkualitas, salah satunya Coach Alan Marta yang pernah memperkuat skuad Persija Jakarta," ungkap Taji Prasetyo.
Staf kepelatihan berpengalaman ini juga menyebutkan keberhasilan rekrutmen sebelumnya dari wilayah Sumbar. Tahun lalu, manajemen Persija berhasil merekrut Muhammad Rizal, mantan pemain Persikopa, untuk memperkuat skuad Persija EPA U-20.
"Pengalaman positif rekrutmen sebelumnya membuktikan bahwa Kota Pariaman dan sekitarnya menyimpan potensi talenta besar yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi soliditas tim kami," tambah Taji.
Dalam sesi seleksi, Asisten Pelatih Senior Persija Jakarta ini memberikan motivasi kepada para peserta untuk menampilkan performa terbaik mereka. Ia menekankan pentingnya kompetisi sehat di antara sesama peserta seleksi.
"Tunjukkan kemampuan maksimal yang kalian miliki dan bersainglah secara sportif dengan rekan-rekan lainnya. Tim seleksi akan fokus mencari pemain dengan teknik individual yang mumpuni dan pemahaman taktik yang matang," tegas Taji.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, memberikan sambutan hangat terhadap penyelenggaraan Talenta Audition di kotanya. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen Persija Jakarta yang telah memilih Stadion Mini Persikatim sebagai lokasi seleksi.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada tim seleksi Persija Jakarta yang telah mempercayai Stadion Mini Persikatim Kota Pariaman sebagai venue penyelenggaraan Talent Audition untuk seluruh wilayah Sumbar," kata Yota Balad.
Pemilihan Kota Pariaman sebagai lokasi seleksi dinilai sangat strategis mengingat visi pembangunan kota yang mengusung konsep Sport Tourism. Yota Balad menjelaskan bahwa keputusan ini sejalan dengan misi menjadikan Pariaman sebagai destinasi wisata berbasis olahraga.
"Penyelenggaraan event sepak bola berkualitas seperti ini mendukung positioning Pariaman sebagai kota tujuan wisata olahraga yang kami kembangkan," jelasnya.
Mantan atlet tenis yang pernah meraih juara Pekan Olahraga Daerah cabang Tenis ini juga melihat seleksi sebagai momentum emas bagi generasi muda Pariaman. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan langka ini untuk menunjukkan bakat terbaik mereka.
"Ini adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemain muda untuk bergabung dengan tim Persija U-20 EPA," ujar Yota Balad.
Lebih jauh, ia mengharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan oleh klub-klub besar lainnya di Indonesia. Ia yakin bahwa Sumbar, khususnya Kota Pariaman, memiliki reservoir talenta yang belum sepenuhnya tergali.
"Harapan kami, tidak hanya Persija Jakarta, tetapi juga tim-tim besar lainnya di tanah air dapat melakukan rekrutmen di wilayah ini. Potensi talenta di Sumbar, terutama Kota Pariaman, sangat menjanjikan dan perlu mendapat perhatian khusus dari KONI Kota Pariaman," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih Persikopa sekaligus mantan pemain Persija Jakarta, Alan Marta, memberikan motivasi kepada para peserta seleksi. Ia menekankan pentingnya fokus dan dedikasi selama mengikuti proses seleksi.
"Dahulu, pemain yang ingin bergabung dengan Persija harus menempuh perjalanan jauh ke Jakarta untuk mengikuti seleksi. Kini, tim seleksi yang datang langsung ke daerah. Sayang sekali jika momentum berharga ini tidak dimanfaatkan dengan baik," kata Alan Marta.
Pelatih PPLP Sumbar ini juga menjelaskan perannya dalam kegiatan seleksi sebagai fasilitator yang membantu kelancaran proses. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat langsung dalam pengambilan keputusan seleksi.
"Peran saya dalam kegiatan ini murni sebagai fasilitator yang membantu pihak Persija. Kebetulan, saya memiliki pengalaman sebagai mantan pemain Persija, sehingga komunikasi dan koordinasi dengan tim seleksi dapat berjalan dengan lancar," tutup Alan Marta.
Penyelenggaraan Talenta Audition ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para pemain muda Sumbar untuk mengembangkan karir sepak bola mereka di level yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat fondasi sepak bola nasional melalui pengembangan talenta daerah. (red)
















