Penumpang Kereta Api di Sumbar Meningkat 5%, KAI Catat Ketepatan Waktu 99%

Penumpang Kereta Api di Sumbar Meningkat 5%, KAI Catat Ketepatan Waktu 99%

Penumpang sedang menaiki kereta api (Foto: Dok Humas KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang – Transportasi kereta api di Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan tren positif dengan peningkatan jumlah penumpang sebesar 5 persen pada Oktober 2024.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumbar mencatat layanan kepada 147.557 penumpang, naik dari 140.274 penumpang pada September 2024.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat dan berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan," ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar M. As'ad Habibuddin.

Selama periode Januari hingga Oktober 2024, tercatat total 1.489.083 penumpang telah menggunakan jasa kereta api di Sumbar.

Kereta Api Pariaman Ekspres yang melayani rute Pauhlima/Padang – Naras pp menjadi kontributor terbesar dengan 1.156.700 penumpang, diikuti Kereta Api Minangkabau Ekspres (Pulau Air – Padang – BIM pp) dengan 235.539 penumpang, dan KA Lembah Anai (Kayu Tanam – BIM pp) dengan 96.844 penumpang.

As'ad menjelaskan bahwa peningkatan volume penumpang didukung oleh beberapa faktor, termasuk rombongan dari institusi pendidikan dan kelompok pengajian.

"Masyarakat semakin tertarik menggunakan kereta api karena menawarkan kenyamanan dengan tarif terjangkau," jelasnya.

Lima stasiun terpadat untuk aktivitas naik-turun penumpang adalah Stasiun Padang, Pariaman, Air Tawar, Naras, dan BIM.

Performa ketepatan waktu juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan tingkat ketepatan keberangkatan mencapai 99,82 persen pada Januari-Oktober 2024, meningkat dari 99,13 persen pada periode yang sama tahun 2023.

Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan meningkat dari 99,09 persen menjadi 99,37 persen.

Pencapaian ini merupakan hasil dari peningkatan mutu operasional secara menyeluruh, termasuk pemeliharaan sarana dan prasarana.

Mengantisipasi tingginya minat masyarakat, As'ad menyarankan calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI.

"Pemesanan tiket dapat dilakukan sejak H-7 keberangkatan untuk menghindari kehabisan tiket," tegasnya.

KAI juga tetap menyediakan layanan pembelian tiket di loket yang dibuka tiga jam sebelum keberangkatan, selama persediaan masih ada.

"Kami berkomitmen melakukan perbaikan di seluruh lini untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan. Harapannya, kereta api dapat menjadi pilihan utama transportasi masyarakat," tutup As'ad. (red)

Baca Juga

Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
Jelang Akhir Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Masih Siapkan 18.122 Tiket Kereta Lokal
Kepala KAI Divre II Sumbar bersama jajaran manajemen, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, dan Tim Keselamatan Kantor Pusat KAI mengikuti Rapat Safety Committee Perdana Juli 2026 di Ruang Rapat Buya Hamka sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Upaya KAI Divre II Sumbar Kejar Nol Kejadian dan Insiden
Kereta Api Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri puncak Festival Tabuik.
Libur Sekolah 2026, KAI Sumbar Catat Rekor Penjualan Tiket hingga 10.283 Penumpang Sehari
Petugas KAI Divre II Sumbar berada di kawasan Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya yang menjadi perhatian terkait kondisi jalan dan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya Dikeluhkan, KAI Divre II Sumbar Dorong Percepatan Penanganan