Pengangkatan PPPK Padang Ditekankan Bukan Ajang Gengsi

Pengangkatan PPPK Padang Ditekankan Bukan Ajang Gengsi

Pelantikan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Padang, Senin (30/6/2025) siang. (Dok. Prokopim)

Sumbardaily.com, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada sebanyak 2.844 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024.

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sebuah upacara di Lapangan Apeksi Balai Kota Aia Pacah, Senin (30/6/2025), yang disaksikan ratusan orang.

Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, turut hadir bersama sejumlah pejabat Pemko Padang dan keluarga para PPPK yang baru diangkat.

Suasana haru dan bahagia mewarnai prosesi tersebut. Banyak dari penerima SK merupakan tenaga honorer yang telah mengabdi selama bertahun-tahun di lingkungan pemerintahan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, apalagi hanya untuk “gaya-gayaan”. Menurutnya, status PPPK adalah amanah yang harus diemban dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

“Jangan anggap ini sekadar seremoni atau status sosial. Pengangkatan ini adalah bentuk kepercayaan negara kepada saudara-saudara semua untuk memperkuat pelayanan publik. Ini bukan ajang gaya-gayaan,” ujar Fadly dengan nada tegas.

Ia menekankan, PPPK yang telah menerima SK harus segera bertransformasi menjadi aparatur yang bekerja berdasarkan prinsip integritas, loyalitas, dan profesionalisme.

Pemko Padang, kata Fadly, membutuhkan energi baru untuk menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan.

“Sebagai abdi negara, PPPK memiliki tanggung jawab besar. Tugas utama saudara adalah melayani masyarakat, bukan sekadar hadir di kantor. Jangan kecewakan kepercayaan yang telah diberikan,” ujarnya.

Fadly juga menjelaskan bahwa penempatan para PPPK telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah, terutama dalam bidang-bidang strategis.

Sebagian besar dari mereka akan ditempatkan di sekolah-sekolah, fasilitas kesehatan, serta unit teknis pelayanan publik.

Langkah ini, menurut Fadly, merupakan bagian dari strategi Pemko Padang untuk mengatasi kekurangan tenaga ASN di berbagai sektor.

"Formasi PPPK ini dirancang untuk memperkuat struktur birokrasi, bukan menambah beban anggaran semata. Kita ingin birokrasi yang gesit, efisien, dan dekat dengan rakyat,” tuturnya.

Wawako Padang, Maigus Nasir, dalam kesempatan yang sama, turut menyampaikan apresiasinya kepada para PPPK yang telah melewati proses seleksi dengan baik.

Ia berharap para pegawai yang baru diangkat dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing.

Acara penyerahan SK ini juga menjadi momen refleksi bagi banyak tenaga honorer yang selama ini menanti kepastian status kerja.

Dengan pengangkatan ini, diharapkan stabilitas kerja mereka meningkat, sehingga berdampak langsung pada semangat kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemko Padang berharap, para PPPK segera menyesuaikan diri dan menunjukkan kinerja nyata sejak hari pertama menjalani tugas.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. ASN hari ini harus cepat, tanggap, dan solutif,” pungkas Fadly Amran. (adl)

Baca Juga

Kabar Baik untuk Pedagang! Pemko Padang Bebaskan Denda Retribusi Pasar Sambut HJK Padang ke-357
Kabar Baik untuk Pedagang! Pemko Padang Bebaskan Denda Retribusi Pasar Sambut HJK Padang ke-357
Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bagi 101 warga binaan Lapas Kelas IIA Padang.
Pertama Kali Sejak Berdiri, Lapas Kelas IIA Padang Gelar Program Pendidikan untuk Warga Binaan
Pimpinan Ombudsman RI Manager Nasution saat mengunjungi Padang Command Center (PCC) Kota Padang bersama jajaran Pemko Padang di Balai Kota Padang, Aie Pacah.
Ombudsman RI Puji Padang Command Center, PCC 112 Dinilai jadi Model Layanan Publik Masa Depan
Warga memadati Halaman Masjid Raya Ganting di Kecamatan Padang Timur saat berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan Pasar Murah yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang.
Disdag Padang Pastikan Pasar Murah Berlanjut, Warga: Sering-sering Dilaksanakan
Petugas Satpol PP Kota Padang melakukan razia dini hari di sebuah warung dengan mengamankan barang bukti serta memeriksa identitas pengunjung dalam patroli penegakan Perda.
Warung Diduga Jual Miras Ilegal dan Pengunjung Tanpa Identitas Diamankan Satpol PP Padang
Sambut HJK Padang ke-357 Tahun, Perangkap Sampah Permanen Dipasang di Sungai Batang Arau
Sambut HJK Padang ke-357 Tahun, Perangkap Sampah Permanen Dipasang di Sungai Batang Arau