Penertiban Kedai Tuak: 9 Perempuan Muda Diduga Temani Pengunjung Minum Tuak Diamankan

Penertiban Kedai Tuak: 9 Perempuan Muda Diduga Temani Pengunjung Minum Tuak Diamankan

Satpol PP Limapuluh Kota menggerebek kedai tuak di Jorong Piladang dan mengamankan 9 wanita muda yang diduga menemani pengunjung minum tuak hingga larut malam. (Foto: Dok Satpol PP Limapuluh Kota)

Sumbardaily.com, Limapuluh Kota – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Limapuluh Kota melakukan penertiban terhadap sebuah kedai tuak yang beroperasi di wilayah perbatasan dengan Kota Payakumbuh. Operasi ini berujung pada pengamanan sembilan wanita muda yang diduga menemani para tamu mengonsumsi minuman keras.

Tindakan penertiban ini dilatarbelakangi oleh keluhan masyarakat setempat yang merasa terganggu dengan aktivitas kedai tuak tersebut. Kegiatan di tempat hiburan itu berlangsung hingga waktu subuh dan menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar.

Pelaksana Tugas (Plh) Sekretaris Satpol PP Limapuluh Kota, Sarnen Indra, menjelaskan bahwa razia dilaksanakan pada Sabtu malam (7/6/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi yang menjadi sasaran operasi berada di Jorong Piladang, Nagari Koto Tangah Batuhampar, Kecamatan Akabiluru.

"Kami mendapat aduan dari masyarakat mengenai kegiatan di kedai ini yang berlangsung sampai dini hari dan mengganggu ketenangan warga. Berdasarkan laporan tersebut, kami pun melakukan tindakan penertiban," terang Sarnen Indra saat dihubungi, Minggu (8/6/2025).

Dalam aksi penertiban tersebut, tim Satpol PP yang datang menggunakan beberapa unit kendaraan roda empat dan sepeda motor langsung mengepung bangunan kedai yang memiliki pencahayaan remang-remang. Para pengunjung yang berada di dalam kedai tampak terkejut dan tidak dapat melakukan perlawanan.

Sarnen Indra menuturkan bahwa salah seorang wanita sempat berusaha melarikan diri dari lokasi. Namun, upaya pelarian tersebut dapat digagalkan oleh anggota Satpol PP Wanita yang bertugas dalam operasi ini.

"Ada satu wanita yang mencoba untuk kabur, tetapi berhasil diamankan oleh petugas perempuan kami," ungkap Sarnen Indra.

Selain mengamankan para perempuan muda, petugas juga melakukan penyitaan terhadap berbagai barang bukti yang ditemukan di kedai tuak tersebut. Barang-barang yang disita meliputi puluhan liter tuak, sejumlah botol minuman keras, teko, dan gelas yang tersebar di berbagai sudut ruangan kedai.

Menurut keterangan Sarnen Indra, kedai tuak yang menjadi sasaran penertiban ini dikelola oleh seorang pria berinisial M. Adi Saputra, sementara kepemilikan usaha tercatat atas nama Umar.

"Para wanita yang diamankan ini diduga sering menemani para tamu untuk mengonsumsi minuman keras," jelas Sarnen Indra.

Kesembilan wanita muda yang diamankan dalam operasi penertiban ini kemudian dibawa ke kantor Satpol PP yang berlokasi di Sarilamak untuk menjalani proses pendataan. Mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan dan baru diizinkan pulang setelah dijemput oleh anggota keluarga masing-masing.

"Kami ingin memberikan efek jera kepada mereka agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari," tegas Sarnen Indra.

Penertiban kedai tuak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sekaligus merespons aspirasi warga yang menginginkan lingkungan yang kondusif bagi kehidupan sehari-hari. (red)

Baca Juga

Pelaku Curanmor Ditangkap Saat Ngopi di Kedai Tuak Payakumbuh, Polisi Sita Belasan Motor
Pelaku Curanmor Ditangkap Saat Ngopi di Kedai Tuak Payakumbuh, Polisi Sita Belasan Motor
Penghentian Penyelidikan Diprotes, LBH Padang Minta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Polwan Dibuka Kembali
Penghentian Penyelidikan Diprotes, LBH Padang Minta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Polwan Dibuka Kembali
Riset Unand Ciptakan Pakan Fungsional Berbasis Bahan Lokal untuk Daging dan Susu Premium
Riset Unand Ciptakan Pakan Fungsional Berbasis Bahan Lokal untuk Daging dan Susu Premium
Jadi Pembicara di Leaders Talk Leimena Conference 2026, Bupati Dharmasraya Kenalkan Inovasi Lado Kutu
Jadi Pembicara di Leaders Talk Leimena Conference 2026, Bupati Dharmasraya Kenalkan Inovasi Lado Kutu
Personel Tim SAR Gabungan melakukan debriefing setelah operasi pencarian warga yang hilang di Hutan Biologi Universitas Andalas resmi dihentikan.
Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian Orang Hilang di Hutan Biologi Unand, Ini Alasannya
Sambut HJK Padang ke-357, Bluebird Padang Beri Promo MyBluebird hingga Paket Charter Fleksibel
Sambut HJK Padang ke-357, Bluebird Padang Beri Promo MyBluebird hingga Paket Charter Fleksibel