Pelepasan Jemaah Haji Kloter 14: Gubernur Sumbar Ingatkan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Pelepasan Jemaah Haji Kloter 14: Gubernur Sumbar Ingatkan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Pelepasan jemaah haji kloter 14 Sumbar (Foto: Dok Kemenag Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan pesan khusus kepada jemaah haji kloter 14 agar senantiasa menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Pesan tersebut disampaikan dalam acara pelepasan jemaah haji yang diselenggarakan di Asrama Haji Padang, Rabu (28/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi menekankan bahwa jemaah haji Indonesia dikenal memiliki reputasi positif karena kedisiplinan dan perilaku yang baik. Oleh karena itu, ia berharap jemaah haji Sumbar dapat mempertahankan citra tersebut bahkan menjadikan kloter 14 sebagai kloter terbaik.

"Jemaah haji Indonesia terkenal dengan sikap yang baik dan disiplin. Saya berharap kloter 14 dapat menjadi kloter terbaik dan terus menjaga nama baik daerah kita," ujar Mahyeldi dalam sambutannya.

Acara pelepasan jemaah haji kloter 14 ini dihadiri sejumlah pejabat terkait, antara lain Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Abrar Munanda, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Al Amin, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah M. Rifki, Kepala Dinas Perhubungan Dedi Diantolani, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Yosef Chairul, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Joben, serta tim Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Indonesia (PPIH) dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (P3IH).

Gubernur Sumbar menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan ibadah haji sangat bergantung pada pertolongan dan ridha Allah SWT. Perjalanan spiritual yang dilakukan dalam jarak tempuh yang sangat jauh ini memerlukan penyerahan diri secara total kepada Sang Pencipta.

"Ibadah haji merupakan bentuk ibadah yang membutuhkan keikhlasan dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Hal inilah yang akan menentukan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan ibadah haji secara optimal," jelasnya.

Untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan maksimal, Mahyeldi menyampaikan enam pesan penting kepada seluruh anggota kloter 14. Pesan pertama adalah melaksanakan ibadah haji dengan penuh keikhlasan kepada Allah SWT.

"Ketika tiba di Padang Arafah, perkenalkanlah diri kepada Allah dan renungkan siapa diri kita. Saat itulah momentum untuk memohon ampunan. Orang yang ikhlas tidak akan mempermasalahkan hal-hal duniawi, melainkan fokus beribadah kepada Allah," terangnya.

Pesan kedua berkaitan dengan menjaga kondisi kesehatan. Mahyeldi mengingatkan jemaah untuk bijak dalam memilah kegiatan mana yang bersifat wajib dan mana yang sunnah, mengingat puncak ibadah haji berlangsung pada tanggal 9 hingga 13 Zulhijjah dengan kondisi cuaca di Tanah Suci yang lebih panas dibandingkan Indonesia.

Pesan ketiga menyangkut penjagaan asupan makanan. Gubernur mengimbau jemaah untuk menghindari makanan yang tidak sehat, memilih nutrisi yang baik, dan memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.

Pesan keempat adalah mentaati bimbingan dan regulasi yang telah ditetapkan oleh petugas kloter. "Harapan saya semoga ketua kloter diberikan kekuatan bersama pembimbing ibadah untuk membimbing seluruh jemaah sehingga memperoleh kualitas ibadah yang maksimal," harap Mahyeldi.

Pesan kelima kembali menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan negara. Mahyeldi menegaskan bahwa jemaah haji Indonesia memiliki reputasi sebagai jemaah yang berkualitas dan disiplin, sehingga ia mengharapkan kloter 14 dapat menjadi yang terdepan.

Pesan terakhir adalah kewajiban berdoa, tidak hanya untuk kelancaran ibadah pribadi dan keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga untuk para pemimpin bangsa. "Doakanlah para pemimpin mulai dari tingkat tertinggi hingga terendah agar mampu memimpin negara dengan sebaik-baiknya sesuai perintah Allah. Doakan pula gubernur agar terhindar dari hal-hal yang melanggar aturan," pesannya.

Mahyeldi juga meminta jemaah mendoakan masyarakat Sumatera Barat agar lancar dalam menjalankan agenda pembangunan di daerah. "Selamat menunaikan ibadah haji, semoga perjalanan spiritual ini berjalan lancar dan kalian kembali dengan membawa haji yang mabrur," doa gubernur mengakhiri sambutannya.

Puncak acara pelepasan jemaah haji kloter 14 ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah kepada Ketua Kloter Asnidar. Selanjutnya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat menyerahkan mikrofon kepada Pembimbing Ibadah Afrizal, disaksikan petugas kloter Mia Puspita, Lusina Novita, serta Petugas Haji Daerah M. Sobri dan Jasman.

Momen simbolis ini menandai dimulainya perjalanan spiritual jemaah haji Sumatera Barat kloter 14 menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima. Dengan bekal doa dan harapan dari seluruh masyarakat Sumbar, para jemaah diharapkan dapat melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali dengan haji yang mabrur.

Baca Juga

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Digelar, ASN Sumbar Didorong Lahirkan Solusi Berbasis Data
Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Digelar, ASN Sumbar Didorong Lahirkan Solusi Berbasis Data
Dari Perantau untuk Kampung Halaman, Rumah Tahfiz Baitul Huffazh Resmi Berdiri di Tanah Datar
Dari Perantau untuk Kampung Halaman, Rumah Tahfiz Baitul Huffazh Resmi Berdiri di Tanah Datar
Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumbar, Pesan Persatuan Menggema di Tengah Keberagaman
Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumbar, Pesan Persatuan Menggema di Tengah Keberagaman
Nagari Maek, Negeri Seribu Menhir di Sumbar yang Menarik Perhatian Peneliti Internasional
Nagari Maek, Negeri Seribu Menhir di Sumbar yang Menarik Perhatian Peneliti Internasional
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Diharapkan Perkuat Citra Budaya dan Pariwisata Sumbar
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Diharapkan Perkuat Citra Budaya dan Pariwisata Sumbar
Sapi Kurban Bantuan Wapres Gibran Berbobot 1 Ton Disembelih di Limapuluh Kota
Sapi Kurban Bantuan Wapres Gibran Berbobot 1 Ton Disembelih di Limapuluh Kota