Pascabencana, Polres Padang Pariaman Permudah Warga Urus Surat Kehilangan Dokumen

Pascabencana, Polres Padang Pariaman Permudah Warga Urus Surat Kehilangan Dokumen

Warga mengurus surat keterangan kehilangan dokumen penting pascabencana di SPKT Raun Polres Padang Pariaman. (Foto: Polres Padang Pariaman)

Sumbardaily.com, Padang Pariaman – Kehilangan dokumen penting menjadi persoalan serius yang dihadapi warga terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat (Sumbar) sejak akhir November lalu. Menjawab kebutuhan tersebut, Polres Padang Pariaman mengoptimalkan layanan SPKT Raun (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Keliling) untuk membantu masyarakat mengurus surat keterangan kehilangan dokumen secara cepat dan mudah di masa pemulihan pascabencana.

Melalui layanan keliling ini, warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), hingga buku tabungan tidak perlu datang ke kantor polisi. Petugas SPKT Raun akan mendatangi langsung lokasi warga terdampak dengan mobil layanan yang dilengkapi fasilitas administrasi kepolisian.

Mekanisme pelayanan dilakukan dengan sistem jemput bola. Masyarakat cukup menghubungi Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis. Setelah menerima laporan, personel SPKT Raun Polres Padang Pariaman segera menuju lokasi untuk memproses penerbitan surat keterangan kehilangan dokumen penting.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir menegaskan bahwa layanan SPKT Raun diberikan tanpa dipungut biaya dan dirancang untuk mempercepat pemulihan administrasi warga pascabencana. Surat keterangan kehilangan yang diterbitkan dapat langsung digunakan masyarakat untuk mengurus penggantian dokumen di instansi terkait.

Menurut Faisol, kehilangan dokumen administrasi kerap menjadi hambatan bagi warga terdampak bencana dalam mengakses layanan publik, bantuan sosial, maupun keperluan perbankan. Karena itu, kehadiran SPKT Raun diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi sulit.

“Layanan mobil SPKT Raun ini sangat membantu masyarakat terdampak bencana yang kehilangan surat-surat berharga. Petugas kami akan datang langsung ke rumah warga untuk memprosesnya,” ujar AKBP Ahmad Faisol Amir, Minggu (28/12/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan di sela kunjungan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo. Dalam kunjungan itu, Wakapolri meninjau langsung operasional mobil SPKT Raun sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada korban bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar).

Faisol menambahkan, optimalisasi SPKT Raun merupakan wujud komitmen Polres Padang Pariaman dalam memberikan pelayanan publik yang responsif, efisien, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana.

Ia menegaskan bahwa kepolisian hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan administrasi yang dibutuhkan. Prinsip sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Layanan SPKT Raun sendiri telah diluncurkan sejak tahun lalu dan terbukti efektif mendukung pemulihan administrasi kependudukan, termasuk bagi ribuan warga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Padang Pariaman. (red)

Baca Juga

RKPD 2027 Padang Pariaman Fokus Pemulihan Pascabencana dan Transformasi Ekonomi
RKPD 2027 Padang Pariaman Fokus Pemulihan Pascabencana dan Transformasi Ekonomi
Petugas mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Padang-Bukittinggi, Jorong Pasa Laban Korong Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman.
Kecelakaan Beruntun di Padang Pariaman, Satu Orang Tewas dan 10 Korban Luka-luka
Fokus Pemulihan Pascabencana, Padang Pariaman Perjuangkan Alokasi DAU yang Lebih Besar
Fokus Pemulihan Pascabencana, Padang Pariaman Perjuangkan Alokasi DAU yang Lebih Besar
Bantu Korban Bencana, Pemko Payakumbuh Alokasikan Rp1 Miliar untuk Lima Puluh Kota
Bantu Korban Bencana, Pemko Payakumbuh Alokasikan Rp1 Miliar untuk Lima Puluh Kota
Pascabanjir Bandang Agam, 250 Mahasiswa Turun ke Palembayan untuk Program Pemulihan Masyarakat
Pascabanjir Bandang Agam, 250 Mahasiswa Turun ke Palembayan untuk Program Pemulihan Masyarakat
Peletakan Batu Pertama Huntap Pariaman, Awal Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi
Peletakan Batu Pertama Huntap Pariaman, Awal Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi