Porprov Sumbar 2026, Pasaman Barat Pastikan Sirkuit Peridon Siap Maju Jadi Venue Motocross

Porprov Sumbar 2026, Pasaman Barat Pastikan Sirkuit Peridon Siap Maju Jadi Venue Motocross

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera 2026 di Sirkuit Peridon Siap Maju, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.

Salah satu bentuk kesiapan tersebut ditunjukkan melalui pemanfaatan Sirkuit Peridon Siap Maju di Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, yang akan digunakan sebagai venue cabang olahraga motocross dan arung jeram pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, saat mewakili Bupati membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera 2026 di Sirkuit Peridon Siap Maju, Sabtu (11/7/2026).

Dalam sambutannya, Doddy menyatakan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung penyelenggaraan Porprov Sumbar 2026. Menurutnya, sinergi dengan seluruh pihak menjadi bagian penting agar pelaksanaan ajang olahraga tersebut berjalan sesuai harapan.

"Insyaallah pada Oktober 2026 Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Porprov Sumbar. Salah satu cabang yang akan dipertandingkan adalah motocross dan arung jeram di Sirkuit Peridon Siap Maju ini. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat siap mendukung dan bersinergi agar pelaksanaannya berjalan sukses," ujar Doddy.

Selain mempersiapkan sarana pertandingan, pemerintah daerah juga telah melakukan persiapan terhadap atlet-atlet yang akan mewakili Pasaman Barat. Atlet terbaik diharapkan mampu memberikan prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah pada Porprov Sumbar 2026.

Momentum Kejurnas Grasstrack tersebut juga dimanfaatkan untuk mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas selama mengikuti perlombaan. Doddy meminta seluruh pembalap menjaga konsentrasi, menjunjung tinggi aturan pertandingan, serta mengutamakan keselamatan.

"Bertandinglah dengan penuh konsentrasi, sportif, dan menjunjung tinggi fair play. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang meraih prestasi sekaligus mempererat persaudaraan," pesannya.

Menurut Doddy, penyelenggaraan kejuaraan grasstrack memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga. Ajang tersebut dinilai menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang otomotif melalui kegiatan yang positif.

Ia menilai keberadaan kompetisi resmi juga dapat membantu mengurangi praktik balap liar yang kerap terjadi, sekaligus mendorong anak-anak muda memilih aktivitas yang lebih bermanfaat.

"Melalui kejuaraan seperti ini, generasi muda memiliki ruang untuk berkompetisi secara sehat, berprestasi, sekaligus terhindar dari berbagai aktivitas negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba," katanya.

Setelah menyampaikan sambutannya, Sekda Pasaman Barat secara resmi membuka Kejurnas Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera Tahun 2026.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ade Putra menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kejurnas Grasstrack di Pasaman Barat. Menurutnya, keberadaan sirkuit tersebut memberikan manfaat bagi pembinaan olahraga otomotif sekaligus membantu menekan aksi balap liar.

Ade Putra juga menilai Sirkuit Peridon Siap Maju merupakan salah satu sirkuit grasstrack terbaik di Sumatera Barat. Dengan fasilitas yang dimiliki, sirkuit tersebut dinilai layak digunakan sebagai venue pelaksanaan Porprov Sumbar 2026.

"Kami mendukung penuh pembangunan olahraga di Pasaman Barat. Kehadiran sirkuit ini menjadi aset penting bagi daerah, terlebih akan digunakan untuk pelaksanaan Porprov mendatang," ujarnya.

Sementara itu, tuan rumah sekaligus penyelenggara kegiatan, M. Hanafi, menjelaskan Kejurnas Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera 2026 diikuti sebanyak 232 starter yang berasal dari berbagai daerah. Peserta datang dari Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Utara, hingga Jawa Timur.

Kejuaraan berlangsung selama dua hari, yakni pada 11–12 Juli 2026. Sebanyak 21 kelas dipertandingkan dalam ajang tersebut, di antaranya GTX 1 Trail Tune Up 180 cc Pro, GTX 2 Trail Standar 4L 155 Pro, serta sejumlah kelas lainnya.

Penyelenggaraan Kejurnas Grasstrack tersebut sekaligus menjadi bagian dari kesiapan Pasaman Barat dalam menyambut Porprov Sumbar 2026. Selain menguji kesiapan venue, ajang ini juga menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga otomotif, meningkatkan sportivitas atlet, serta memperlihatkan kesiapan daerah menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov Sumatera Barat pada Oktober 2026. (*)

Baca Juga

Realisasi Program Masih Rendah, ASN Pasaman Barat Diminta Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik
Realisasi Program Masih Rendah, ASN Pasaman Barat Diminta Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik
Program Tiga Juta Rumah di Pasaman Barat, Pengembang Diminta Utamakan Keselamatan Konstruksi
Program Tiga Juta Rumah di Pasaman Barat, Pengembang Diminta Utamakan Keselamatan Konstruksi
Koordinasi Pembangunan Makin Cepat, Pemkab Pasaman Barat Maksimalkan Peran PIC Pemprov Sumbar
Koordinasi Pembangunan Makin Cepat, Pemkab Pasaman Barat Maksimalkan Peran PIC Pemprov Sumbar
Tak Hanya Bantuan Gizi, GENTING Hadirkan Sanitasi dan Air Bersih untuk Keluarga Berisiko Stunting
Tak Hanya Bantuan Gizi, GENTING Hadirkan Sanitasi dan Air Bersih untuk Keluarga Berisiko Stunting
Kampung Siaga Bencana Resmi Dibentuk di Pasaman Barat, Kemensos Salurkan Bantuan Rp157 Juta
Kampung Siaga Bencana Resmi Dibentuk di Pasaman Barat, Kemensos Salurkan Bantuan Rp157 Juta
Pasaman Barat Masuk 10 Besar Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumbar 2026, Borong 4 Medali
Pasaman Barat Masuk 10 Besar Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumbar 2026, Borong 4 Medali