Sumbardaily.com – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kisah yang sulit dilupakan. Norwegia, yang datang dengan status tim tidak diunggulkan, berhasil menorehkan sejarah setelah menyingkirkan Brasil dengan kemenangan 2-1 pada babak 16 besar. Di balik keberhasilan tersebut, dua sosok tampil sebagai pahlawan utama, yakni penjaga gawang Orjan Nyland dan penyerang tajam Erling Haaland.
Keberhasilan ini menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen. Brasil, pemilik lima gelar juara dunia yang menjalani penampilan ke-23 di ajang Piala Dunia FIFA, sebelumnya lebih difavoritkan untuk melangkah ke babak perempat final. Namun, skenario berbeda justru tersaji di Stadion New York New Jersey.
Skuad asuhan Stale Solbakken mampu mematahkan prediksi banyak pihak sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Brasil di babak 16 besar sejak disingkirkan oleh Diego Maradona bersama Argentina pada Italia 1990.
Selepas pertandingan, Nyland mengaku sulit mengungkapkan kebahagiaannya setelah membawa negaranya mencatat sejarah.
"Sangat sulit menggambarkan perasaan ini. Ini adalah perasaan yang luar biasa. Perasaan terbaik yang pernah ada," ujar Nyland kepada FIFA.
Kiper berusia 35 tahun itu mengatakan sejak awal Norwegia datang dengan keyakinan mampu bertahan selama mungkin di turnamen, meski menyadari mereka bukan favorit.
"Kami jelas memiliki target untuk bertahan di sini selama mungkin. Kami tahu kami adalah tim underdog, kami tahu ini akan sulit, tetapi kami percaya bisa mengalahkan Brasil."
Menurut Nyland, kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih atas salah satu negara tersukses dalam sejarah sepak bola dunia.
"Sekarang kami berhasil mengalahkan Brasil lagi. Kami tidak pernah kalah melawan mereka di Piala Dunia, bukan? Ini luar biasa. Kita semua tahu betapa hebatnya Brasil dan apa arti mereka di Piala Dunia."
Ia mengaku pencapaian tersebut masih sulit dipercaya. Baginya, keberhasilan melaju ke babak berikutnya merupakan hadiah besar bagi seluruh masyarakat Norwegia yang terus memberikan dukungan.
"Saya agak kehabisan kata-kata karena ini adalah pencapaian yang sangat besar. Saya sangat bahagia untuk seluruh masyarakat Norwegia. Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua dukungan mereka."
Nyland menambahkan, kesempatan bertahan lebih lama di panggung terbesar sepak bola dunia menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota tim.
"Sekarang kami bisa bertahan di sini lebih lama, jadi kami sangat, sangat gembira. Ini adalah Piala Dunia, tidak ada panggung yang lebih besar dari ini, dan kami masih di sini."
Penampilan impresif Nyland menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Norwegia. Ia melakukan empat penyelamatan penting sepanjang pertandingan, termasuk menggagalkan eksekusi penalti Bruno Guimaraes pada babak pertama.
Menurut Nyland, keberhasilan membaca arah tendangan lawan bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari persiapan yang matang.
"Semua ini berkat persiapan. Saya telah melakukan riset. Saya bekerja erat dengan pelatih mental saya, yang merupakan pakar dalam hal ini, serta para analis dan pelatih kiper kami. Terima kasih yang sebesar-besarnya juga saya ucapkan kepada mereka semua."
Ia pun mengaku momen terbaik bukan ketika berhasil menepis penalti, melainkan saat peluit panjang dibunyikan sebagai penanda kemenangan Norwegia.
"Rasanya luar biasa bisa menepisnya dan menjaga peluang kami dalam pertandingan. Sangat menyenangkan bisa menjadi bagian dari kemenangan ini. Namun, perasaan terbaik adalah saat peluit panjang berbunyi!" katanya sambil tertawa.
Sementara itu, kemenangan Norwegia juga tidak lepas dari ketajaman Erling Haaland. Penyerang asal wilayah paling utara Norwegia tersebut mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 2-1 atas Brasil.
Dua gol itu membuat Haaland mencatat pencapaian istimewa. Ia menjadi pemain pria pertama sejak Gerd Muller dari Jerman Barat pada Piala Dunia Meksiko 1970 yang mampu mengoleksi tujuh gol dalam empat penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia.
Menanggapi performanya, Haaland mengaku selalu percaya peluang akan datang dalam setiap pertandingan.
"Begitulah biasanya yang terjadi. Jika saya mendapatkan satu atau dua peluang, biasanya itu akan menjadi gol. Saya tidak tahu bagaimana caranya, tetapi begitulah saya melakukannya."
Ia mengatakan kunci utamanya adalah menjaga konsentrasi sepanjang laga.
"Ini semua tentang menjaga fokus. Saya selalu meyakinkan diri sendiri bahwa peluang itu akan datang. Saya mulai menyadari sekarang bahwa bola yang masuk dengan sempurna itu adalah anugerah dari Tuhan. Ini gila."
Haaland juga berharap keberhasilan Norwegia di Piala Dunia 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di negaranya untuk terus bermimpi membela tim nasional.
"Kami hanya terus mencoba maju. Saya berharap semua anak muda yang menonton wawancara ini, saya berharap ketika kalian beranjak dewasa, kalian akan melihat bahwa bermain untuk Norwegia adalah hal paling membanggakan yang pernah kalian lakukan sepanjang hidup. Ini benar-benar luar biasa."
Di akhir pernyataannya, Haaland mengaku ingin ikut merayakan kemenangan bersejarah tersebut bersama masyarakat Norwegia.
"Saya berharap saya sedang berada di jalanan saat ini. Saya berharap berada di sana, di tengah-tengah perayaan. Ini adalah momen untuk bersenang-senang, semua orang harus bersenang-senang, seluruh Norwegia harus bersenang-senang. Ini adalah hari paling gila. Ini adalah salah satu hari paling bersejarah dalam sejarah Norwegia, dan kita hanya harus bersenang-senang serta menikmati momen ini."
Keberhasilan menumbangkan Brasil tidak hanya mengantarkan Norwegia melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026, tetapi juga mempertegas peran besar Orjan Nyland di bawah mistar gawang dan ketajaman Erling Haaland di lini depan.
Keduanya menjadi simbol perjuangan tim yang berhasil mengubah status underdog menjadi salah satu penantang serius di turnamen terbesar sepak bola dunia. (*)
















