Sumbardaily.com, Jakarta - Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Jakarta menggelar program mudik gratis bertajuk "Pulang Basamo 2025" yang memberangkatkan ratusan perantau asal Minangkabau dari Jakarta menuju kampung halaman.
Ketua DPW IKM Jakarta, Braditi Moulevey Rajo Mudo, menjelaskan bahwa tahun ini mereka berhasil memberangkatkan 7 bus dengan total 350 peserta pemudik menuju Kota Padang dan Bukittinggi.
Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung di lapangan Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Selasa pagi.
"Alhamdulillah, kali ini kami bisa memberangkatkan 350 pemudik dengan 7 bus menuju Padang dan Kota Bukittinggi," ujar Braditi yang akrab disapa Levi.
Program ini memiliki misi khusus untuk melestarikan tradisi perantau Minangkabau dalam menyambut lebaran di kampung halaman.
Levi menekankan bahwa Pulang Basamo tahun ini lebih memprioritaskan para perantau yang mengalami kesulitan dan sudah sangat lama tidak pulang kampung.
"Ada peserta yang sudah lebih dari 10 tahun tidak pulang kampung. Bahkan ada yang anaknya dulu masih kecil, sekarang sudah dewasa," ungkapnya.
Levi menegaskan bahwa program ini sengaja tidak diumumkan secara luas dan dikhususkan untuk anggota IKM serta keluarga terdekat.
Ke depannya, ia berharap Pulang Basamo bisa menjadi program tahunan dengan jumlah bus dan peserta yang terus bertambah.
Dalam kesempatan tersebut, Levi juga menyampaikan apresiasi kepada sponsor utama, Bank Nagari. Menurutnya, program ini merupakan bentuk sinergi antara ranah (daerah asal) dan rantau (perantauan).
"Semoga para perantau di Jakarta bisa lebih mengenal Bank Nagari, tidak hanya di Sumatera Barat tapi juga di daerah lain," tambahnya.
Pulang Basamo 2025 ini diharapkan dapat menjaga silaturahmi dan mempererat ikatan keluarga besar Minangkabau di perantauan, sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk kembali ke kampung halaman. (red)















