Sumbardaily.com – Semen Padang FC dipastikan tampil tanpa tekanan saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026.
Meski sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua musim depan, Kabau Sirah tetap membidik kemenangan demi menutup musim dengan perjuangan terbaik.
Pertandingan Semen Padang FC kontra Persik Kediri akan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (8/5/2026) dengan kickoff pukul 15.30 WIB.
Duel ini menjadi salah satu laga penting bagi Kabau Sirah untuk menunjukkan semangat juang meski posisi mereka sudah tidak bisa diselamatkan dari zona degradasi.
Saat ini, Semen Padang FC masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin.
Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan musim ini, jumlah poin tersebut sudah tidak mungkin lagi mengejar Persijap Jepara yang berada di posisi ke-15 atau batas aman degradasi dengan raihan 31 poin.
Sementara itu, Persik Kediri datang ke Padang dengan posisi yang lebih aman. Tim tamu saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara setelah mengoleksi 36 poin.
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury menilai kondisi tim yang sudah dipastikan turun kasta justru membuat para pemain bisa tampil lebih lepas pada sisa pertandingan musim ini.
Menurut mantan pelatih Malut United FC tersebut, para pemain kini tidak lagi dibebani target tertentu sehingga diharapkan dapat menunjukkan permainan terbaik mereka di lapangan.
“Sekarang mungkin kami bermain tanpa beban karena posisi sudah seperti ini. Apapun yang terjadi, tim ini akan terus berjuang sampai akhir musim,” kata Imran Nahumarury.
Meski hasil pertandingan tidak lagi berpengaruh terhadap nasib tim di klasemen, Imran menegaskan laga melawan Persik Kediri tetap memiliki arti penting bagi Semen Padang FC.
Ia ingin para pemain memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat dan suporter Kabau Sirah yang tetap setia mendukung tim meski sedang berada dalam situasi sulit.
“Laga nanti juga jadi kesempatan pemain untuk memberikan hadiah kemenangan bagi masyarakat dan suporter,” tambahnya.
Imran Nahumarury juga berharap situasi tanpa tekanan dapat dimanfaatkan para pemain untuk tampil lebih enjoy di atas lapangan.
Menurutnya, menjaga semangat hingga pertandingan terakhir musim ini menjadi bagian penting dari profesionalitas seorang pemain sepak bola.
Dengan kondisi yang ada, duel Semen Padang FC melawan Persik Kediri diprediksi tetap berlangsung menarik.
Kabau Sirah diyakini ingin menunjukkan bahwa meski sudah dipastikan degradasi, semangat juang tim tetap terjaga hingga akhir kompetisi BRI Super League 2025/2026. (*)
















