Sumbardaily.com – Semen Padang FC kembali menelan hasil pahit pada lanjutan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (8/5/2026), Kabau Sirah dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 dari Persik Kediri.
Kekalahan ini semakin memperpanjang tren buruk Semen Padang FC yang kini sudah menelan tujuh kekalahan beruntun dalam tujuh pertandingan terakhir. Tidak hanya itu, lini depan Kabau Sirah juga masih tumpul setelah gagal mencetak gol dalam lima laga terakhir.
Persik Kediri langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Tim tamu sukses membuka keunggulan cepat melalui Jose Enrique Rodriguez saat laga baru berjalan tiga menit.
Gol cepat tersebut membuat Semen Padang FC kesulitan mengembangkan permainan. Hingga babak pertama berakhir, Kabau Sirah gagal menyamakan kedudukan.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri kembali menunjukkan dominasi permainan. Jose Enrique Rodriguez mencetak gol keduanya pada menit ke-52 dan membuat tim tamu unggul 2-0.
Hanya berselang tiga menit, Adrian Nicolas Luna ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55. Gol tersebut memastikan kemenangan telak Persik Kediri dengan skor akhir 3-0 atas Semen Padang FC.
Hasil ini menjadi kekalahan ke-22 yang dialami Semen Padang FC sepanjang musim BRI Super League 2025/2026. Dari total 32 pertandingan yang telah dijalani, anak asuh Imran Nahumarury hanya mampu meraih lima kemenangan dan lima hasil imbang.
Semen Padang FC yang sebelumnya sudah dipastikan terdegradasi juga masih tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin dari 18 tim peserta.
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Usai pertandingan, ia menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kekalahan yang kembali didapat Kabau Sirah.
“Saya hanya bisa sampaikan permintaan maaf akan hasil yang didapat. Ini yang selalu saya lakukan di situasi yang sulit. Namun yang pasti, saya tetap apresiasi perjuangan para pemain,” kata Imran Nahumarury usai laga.
Ia mengakui masih banyak evaluasi yang harus dilakukan timnya dari pertandingan ke pertandingan selama musim ini berlangsung.
“Yang pasti memang kita tidak tampil sesuai dengan game plan yang disiapkan. Tidak ada alasan ini disebabkan karena ada beberapa pemain yang tak bisa main. Ini adalah kondisi kita saat ini. Sekali lagi, terima kasih pada pemain yang sudah berjuang,” tegasnya.
Meski sudah dipastikan terdegradasi, Semen Padang FC masih menyisakan dua pertandingan lagi pada musim ini. Kabau Sirah dijadwalkan menjalani satu laga kandang melawan Persebaya Surabaya pada Jumat (15/5/2026).
Setelah itu, Semen Padang FC akan menutup musim dengan laga tandang menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (23/5/2026). (*)
















