Sumbardaily.com, Padang – Pusakata meluncurkan single terbarunya berjudul “Mengenang Hari Ini”. Lagu ini dirilis serentak di seluruh platform musik digital dan menjadi karya terbaru Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Mas Is, sosok di balik entitas musik Pusakata.
Single ini menghadirkan nuansa aransemen berbeda dari karya-karya sebelumnya. Kehadiran dua musisi, Denny Chasmala dan Irfan Chasmala, menjadi kunci yang memperkuat warna musik baru tersebut. Kolaborasi ini menghadirkan harmoni dinamis, penuh hentakan, namun tetap menjaga karakter khas Pusakata yang sarat melodi puitis dan emosional.
Menurut Pusakata, proses kreatif penggarapan lagu ini berlangsung intens, cepat, sekaligus penuh perenungan. Ia menggambarkan pengalaman menciptakan lagu ini layaknya berada di sebuah ruang konsultasi, tempat menumpahkan kisah tentang dinamika kehidupan dan isu kesehatan mental.
“Hidup adalah perjuangan. Setiap perubahan membawa dinamika. Ada kalanya kita lelah, merasa kalah, bahkan terpuruk. Namun, hidup selalu menyimpan babak yang berbeda untuk kita jalani,” pesan Pusakata dalam keterangannya.
Pesan Kehidupan dan Refleksi Diri
Lebih jauh, “Mengenang Hari Ini” lahir sebagai pengingat agar setiap orang lebih jujur pada proses yang dijalani. Bagi Pusakata, kekalahan, kesedihan, kemarahan, maupun kelelahan adalah hal manusiawi. Semua pengalaman itu adalah bagian penting yang membentuk manusia menjadi lebih kuat.
Ia menegaskan bahwa tidak semua pertempuran harus dimenangkan. Tidak semua harus berjalan sempurna. Justru, kesadaran untuk berhenti sejenak, beristirahat, dan memeluk diri sendiri adalah wujud penghargaan atas kehidupan.
“Kesempurnaan bukan milik manusia. Tidak semua hal harus dikejar. Kadang kita perlu berhenti, memberi ruang bagi diri sendiri untuk bernapas dan bersabar. Itu cara kita mencintai diri sebelum mencintai orang lain,” kata Pusakata.
Lagu ini juga menjadi pesan hangat bagi para pendengar, khususnya mereka yang tengah berjuang menghadapi kerasnya kehidupan. Ia mengajak untuk sabar, tidak terburu-buru, serta menjaga kebahagiaan dalam diri.
“Mari kita berjuang demi hidup yang berarti, agar kita selalu bisa mengenang hari ini,” tambahnya.
Pesan Personal
Di akhir keterangannya, Mas Is menyampaikan pesan personal yang penuh emosional. Ia mendedikasikan lagu ini kepada sosok perempuan yang selama ini menjadi sumber kekuatan dan inspirasinya.
“Untuk perempuanku yang selalu kuat, hiduplah lama untuk terus bersinar dan membagi cintamu pada kami. Terima kasih, Puan 2007 sampai hari ini dan selamanya,” ungkapnya.
Kiprah Pusakata
Sejak berdiri pada Januari 2018, Pusakata telah dikenal sebagai salah satu entitas musik independen dengan lirik yang kuat, reflektif, dan penuh cerita kehidupan. Sebelum “Mengenang Hari Ini”, ia sudah merilis sejumlah single dan dua album penuh, yakni Dua Buku (2019) serta Mesin Waktu 2020 (2022).
Dengan hadirnya karya terbaru ini, Pusakata mempertegas posisinya sebagai musisi yang tak hanya menyuguhkan musik, tetapi juga menyampaikan pesan kemanusiaan, refleksi, serta ruang kontemplasi bagi pendengarnya. (red)
















