Sumbardaily.com – Grup musik Pusakata menggandeng Haddad Alwi dalam sebuah kolaborasi spiritual bertajuk “Menghitung”. Single terbaru ini hadir sebagai karya reflektif yang mengajak pendengar untuk merenungkan makna cinta, kasih sayang, serta rahmat Tuhan dalam kehidupan manusia.
Lagu “Menghitung” membawa pesan bahwa tidak semua hal dalam hidup dapat diukur dengan angka. Nilai-nilai seperti kedamaian, pengampunan, kasih sayang, hingga cinta Tuhan digambarkan sebagai sesuatu yang tak terhingga, namun selalu hadir dalam setiap perjalanan hidup manusia.
Melalui lirik yang puitis dan sarat makna, lagu ini mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dari rutinitas, lalu menengok kembali perjalanan hidup yang telah dilalui. Dalam setiap kondisi, baik terang maupun gelap, terdapat cinta yang senantiasa menyertai.
Kolaborasi antara Pusakata dan Haddad Alwi menghadirkan perpaduan musikal yang khas dan menyentuh. Pusakata dikenal dengan kekuatan storytelling serta aransemen akustik yang emosional, sementara Haddad Alwi menghadirkan nuansa spiritual yang kuat dan mendalam. Sinergi keduanya menghasilkan harmoni yang hangat dan menenangkan.
Secara musikal, “Menghitung” dikemas dengan aransemen akustik yang lembut dan intim. Nuansa ini menciptakan suasana reflektif yang mampu membawa pendengar masuk ke dalam perenungan yang lebih personal. Lagu ini tidak hanya sekadar karya musik, tetapi juga menjadi ruang kontemplasi yang menghadirkan ketenangan batin.
Selain itu, lagu ini juga menjadi pengingat bahwa kehidupan yang bersifat sementara selalu disertai oleh cinta yang abadi serta rahmat Tuhan yang tidak terbatas. Pesan tersebut disampaikan secara sederhana, namun mampu menyentuh berbagai lapisan pendengar.
Melalui perilisan single ini, Pusakata dan Haddad Alwi berharap “Menghitung” dapat menjadi teman bagi pendengar dalam berbagai momen kehidupan. Baik saat mencari ketenangan, merenung, maupun ketika membutuhkan pengingat akan kasih yang selalu hadir dalam setiap langkah.
Dengan balutan musik yang tenang dan lirik yang mendalam, “Menghitung” menjadi salah satu karya kolaborasi spiritual yang relevan bagi masyarakat luas, sekaligus memperkaya khazanah musik reflektif di Indonesia. (*)
















