Libur Panjang Akhir Pekan di Padang, Dishub Minta Warga Jangan Bayar Parkir ke Oknum Liar

Petugas parkir mengenakan rompi oranye sedang mengatur kendaraan di area parkir yang ramai dipenuhi mobil dan sepeda motor di Kota Padang. (Dok. Diskominfo Padang)

Seorang petugas parkir mengarahkan kendaraan pengunjung di kawasan pusat kuliner Kota Padang saat aktivitas masyarakat meningkat pada libur panjang akhir pekan. (Dok. Diskominfo Padang)

Sumbardaily.com - Menghadapi potensi meningkatnya kunjungan wisatawan selama libur panjang akhir pekan, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai memperketat pengawasan terhadap praktik parkir liar di sejumlah titik keramaian.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mencegah aksi pungutan liar (pungli) yang kerap muncul saat jumlah pengunjung meningkat.

Dishub Kota Padang secara khusus meminta masyarakat maupun wisatawan agar lebih selektif ketika membayar biaya parkir.

Warga diminta tidak memberikan uang kepada oknum petugas parkir yang tidak memiliki atribut resmi maupun identitas yang jelas.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Padang, Yudi Indra Syani mengatakan petugas parkir resmi dapat dikenali dengan mudah.

Mereka diwajibkan menggunakan rompi khusus dan dilengkapi tanda pengenal atau pening resmi saat bertugas di lapangan.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu membayar apabila menemukan pihak yang meminta uang parkir tanpa mengenakan atribut resmi tersebut.

Imbauan ini dinilai penting mengingat lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan pungutan liar.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang akan berkunjung, bayarlah parkir kepada petugas resmi, yang dilihat dari identitasnya. Kalau bukan petugas resmi tidak usah dibayar," ujarnya, Rabu (14/5/2026) siang.

Selain mengingatkan soal identitas petugas parkir resmi, Dishub Padang juga meminta masyarakat bersikap aktif apabila menemukan praktik parkir liar maupun tindakan premanisme di lokasi parkir.

Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menyediakan layanan pengaduan darurat melalui nomor 112 yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan di lapangan.

Layanan tersebut disiapkan agar laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas terkait, terutama pada masa libur panjang ketika mobilitas warga dan wisatawan meningkat signifikan.

"Silakan kalau menemukan juru parkir yang tidak resmi, laporkan ke 112, kami akan tindak lanjuti segera," kata Yudi.

Upaya penertiban parkir liar ini, katanya, juga menjadi bagian dari implementasi program unggulan (Progul) Wali Kota Padang bertajuk Padang Sigap.

Program tersebut difokuskan pada percepatan respons terhadap persoalan masyarakat di lapangan, termasuk menjaga rasa aman dan nyaman bagi warga maupun pengunjung Kota Padang.

"Melalui langkah antisipasi ini, Pemko Padang berharap aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan tetap berjalan tertib tanpa gangguan parkir liar maupun pungutan ilegal di kawasan publik," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Warga memadati Halaman Masjid Raya Ganting di Kecamatan Padang Timur saat berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan Pasar Murah yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang.
Disdag Padang Pastikan Pasar Murah Berlanjut, Warga: Sering-sering Dilaksanakan
Petugas Satpol PP Kota Padang melakukan razia dini hari di sebuah warung dengan mengamankan barang bukti serta memeriksa identitas pengunjung dalam patroli penegakan Perda.
Warung Diduga Jual Miras Ilegal dan Pengunjung Tanpa Identitas Diamankan Satpol PP Padang
Sambut HJK Padang ke-357 Tahun, Perangkap Sampah Permanen Dipasang di Sungai Batang Arau
Sambut HJK Padang ke-357 Tahun, Perangkap Sampah Permanen Dipasang di Sungai Batang Arau
Padang Siap Sambut Tamu Mancanegara, HJK ke-357 Tahun Angkat Wisata dan Kuliner ke Kancah Internasional
Padang Siap Sambut Tamu Mancanegara, HJK ke-357 Tahun Angkat Wisata dan Kuliner ke Kancah Internasional
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Ketua Dekranasda Kota Padang menghadiri Gala Dinner dan Ramah Tamah Indonesia Fashion Chamber di Rumah Gadang Baiturrahmah, membahas kolaborasi pengembangan fashion menuju Kota Gastronomi Dunia.
Padang tak Hanya Andalkan Rendang, Fashion Kini Masuk Strategi Menuju Kota Gastronomi Dunia
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melepas 345 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota untuk menjalankan pengabdian masyarakat dan mendukung Program Smart Surau.
345 Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Ditantang Hidupkan Smart Surau di Padang