Sumbardaily.com, Padang - Momentum Libur Lebaran kerap menjadi periode dengan lonjakan mobilitas masyarakat, termasuk pada layanan perjalanan kereta api.
Di tengah meningkatnya aktivitas perjalanan saat Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) KAI Divre II Sumbar mengingatkan para pelanggan untuk tidak mengenakan perhiasan mencolok selama berada di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan potensi tindak kejahatan serta menjaga kenyamanan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan bahwa meskipun sistem keamanan di stasiun dan di dalam kereta telah disiapkan dengan pengawasan petugas, kewaspadaan pribadi tetap menjadi faktor penting bagi setiap penumpang.
“Kami mengingatkan kepada para penumpang agar tidak mengenakan perhiasan yang terlalu mencolok ataupun membawa barang berharga secara berlebihan selama perjalanan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi tindak kejahatan serta mendukung terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, langkah sederhana seperti tidak menampilkan barang berharga secara mencolok dapat membantu menciptakan situasi perjalanan yang lebih kondusif, terutama ketika arus penumpang meningkat selama libur panjang Lebaran.
Selain soal penggunaan perhiasan, KAI juga mengingatkan penumpang agar memperhatikan barang bawaan masing-masing selama perjalanan kereta api. Hal ini terutama penting ketika penumpang akan turun di stasiun tujuan.
Penumpang diminta memastikan seluruh barang pribadi telah dibawa dan tidak tertinggal, baik di kursi tempat duduk maupun pada area bagasi kereta.
Jika terjadi kehilangan barang selama perjalanan, pelanggan diminta segera melapor kepada petugas. Laporan dapat disampaikan melalui layanan lost and found, kondektur, petugas Polsuska di kereta atau stasiun, maupun melalui Contact Center KAI 121 agar dapat segera ditindaklanjuti.
KAI juga meminta pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di sekitar selama perjalanan. Jika melihat hal yang dianggap mencurigakan, penumpang diminta segera menyampaikan informasi tersebut kepada petugas yang bertugas di stasiun maupun di dalam kereta.
“KAI senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta keamanan bagi seluruh pelanggan. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat untuk mematuhi imbauan ini agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan berkesan,” kata Reza.
Ia juga berharap momentum libur panjang Lebaran dapat berjalan lancar dan seluruh pelanggan kereta api bisa menikmati perjalanan dengan aman hingga tiba di tujuan.
“Kami berharap masa libur panjang ini dapat berjalan dengan lancar, serta seluruh pelanggan dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan membawa kembali seluruh barang bawaannya dengan lengkap,” tuturnya. (red)
















