Koperasi Merah Putih Berkembang Pesat di Padang, 45 Unit Telah Beroperasi

Koperasi Merah Putih Berkembang Pesat di Padang, 45 Unit Telah Beroperasi

Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Program percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Padang menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Mei 2025, tercatat 45 unit koperasi telah resmi terbentuk dari target 104 unit di seluruh kelurahan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kota Padang, Harce Novarina, memaparkan bahwa pihaknya terus mengintensifkan sosialisasi kepada pihak kelurahan dan kecamatan untuk mempercepat proses pembentukan koperasi di tingkat akar rumput.

"Target kami adalah memastikan setiap kelurahan di Kota Padang memiliki Koperasi Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Saat ini, 45 koperasi telah berhasil dibentuk dan angka ini terus bertambah," ungkap Harce dikutip Senin (19/5/2025).

Program ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih yang ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 27 Maret 2025 lalu.

Harce menjelaskan bahwa respons dari kelurahan-kelurahan di Kota Padang cukup positif. Mayoritas kelurahan telah menyelenggarakan musyawarah dan kini sedang dalam tahap finalisasi struktur kepengurusan koperasi.

"Pasca sosialisasi, banyak kelurahan yang langsung menindaklanjuti dengan menggelar musyawarah. Saat ini mereka sedang menyusun struktur kepengurusan koperasi yang akan terdiri dari lima orang pengurus, meliputi tiga pengawas dan dua anggota," terangnya.

Ia memproyeksikan bahwa peresmian sejumlah Koperasi Merah Putih di Kota Padang akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Indonesia yang jatuh pada tanggal 12 Juli 2025.

Lebih lanjut, Harce menekankan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam konteks pembangunan ekonomi nasional. Koperasi ini dirancang sebagai instrumen untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan pemerataan ekonomi mulai dari level desa dan kelurahan.

"Koperasi Merah Putih akan menjadi episentrum aktivitas ekonomi di tingkat kelurahan. Fungsinya tidak hanya sebagai pengelola bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga sebagai pusat distribusi pangan yang efektif untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat," jelas Harce.

Dengan keberadaan koperasi di setiap kelurahan, diharapkan dapat tercipta ekosistem ekonomi yang lebih tangguh dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh Kota Padang. (red)

Baca Juga

Update Klasemen Porprov Sumbar 2026: Padang Teratas, Sijunjung di Posisi Ketiga
Update Klasemen Porprov Sumbar 2026: Padang Teratas, Sijunjung di Posisi Ketiga
Kabut Asap Selimuti Sejumlah Wilayah Padang, BPBD Imbau Warga Waspada
Kabut Asap Selimuti Sejumlah Wilayah Padang, BPBD Imbau Warga Waspada
Payakumbuh Bidik Porprov Sumbar 2028, Siap Gelar Banyak Cabor di Rumah Sendiri
Payakumbuh Bidik Porprov Sumbar 2028, Siap Gelar Banyak Cabor di Rumah Sendiri
Pagar Rumah Serobot Badan Jalan di Padang Dibongkar, Pemilik Sempat Acungkan Celurit
Pagar Rumah Serobot Badan Jalan di Padang Dibongkar, Pemilik Sempat Acungkan Celurit
Panel Barus meninjau gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri di Batam untuk mengecek kesiapan distribusi LPG 3 kg bagi Koperasi Desa Merah Putih.
Pertamina Cek Kesiapan Penyaluran LPG 3 Kilogram untuk Koperasi Merah Putih di Batam
Panel Barus meninjau calon lokasi SPBUN di Kelurahan Galang Baru, Batam, untuk mendukung akses BBM bagi nelayan.
Pertamina Siapkan SPBUN di Galang Baru Batam, Layani Kebutuhan Energi 1.632 Kapal Nelayan