Raih Penghargaan IHYA 2026, Siti Nurbaya Food Buktikan Daya Saing Produk Halal Sumbar

Siti Nurbaya Food, UMK binaan KAI Divre II Sumbar, menerima penghargaan Terbaik II IHYA 2026 untuk kategori industri makanan halal.

Siti Nurbaya Food, UMK mitra binaan PT KAI Divre II Sumbar, meraih penghargaan Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) pada sub kategori Perusahaan Industri Kecil dan Menengah Makanan Halal Terbaik. (Dok. KAI)

Sumbardaily.com - Siti Nurbaya Food, Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar), meraih penghargaan Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 untuk subkategori Perusahaan Industri Kecil dan Menengah Makanan Halal Terbaik.

Penghargaan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) tersebut menjadi pengakuan atas upaya pelaku usaha daerah dalam menghasilkan produk makanan halal yang berkualitas dan memiliki daya saing.

Prestasi ini sekaligus memperlihatkan peluang UMK Sumbar untuk berkembang dan mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.

Penghargaan diserahkan dalam kunjungan Kemenperin kepada Siti Nurbaya Food pada Kamis (15/10/2026) lalu. Penyerahan tersebut berlangsung bertepatan dengan partisipasi KAI dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 yang digelar pada tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

Capaian Siti Nurbaya Food menjadi kebanggaan bagi KAI Divre II Sumbar. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar halal, serta penguatan kapasitas usaha secara berkelanjutan agar UMK mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan apresiasi atas pencapaian mitra binaan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan UMK tidak terlepas dari upaya pembinaan yang berkelanjutan dan perlu didukung oleh inovasi, konsistensi dalam menjaga mutu produk, serta perluasan akses pemasaran.

“Kami mengapresiasi prestasi Siti Nurbaya Food yang berhasil meraih Terbaik II IHYA 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa UMK daerah memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing. Bagi KAI Divre II Sumbar, keberhasilan mitra binaan merupakan salah satu hasil yang ingin terus didorong melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), agar UMK tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga semakin siap memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas usahanya,” katanya.

Selain mendorong peningkatan kualitas produk, KAI berupaya memperluas kesempatan pemasaran bagi UMK melalui keikutsertaan dalam pameran perdagangan.

Dalam TEI 2026, perusahaan memfasilitasi enam UMK mitra binaan dari berbagai wilayah operasional untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

Dari enam UMK yang mengikuti pameran tersebut, dua di antaranya merupakan mitra binaan KAI Divre II Sumbar, yakni Siti Nurbaya Food dan Nastar Mutiara.

Partisipasi dalam TEI 2026 membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli, membangun jejaring bisnis, serta mempelajari kebutuhan dan standar pasar yang lebih luas. Keikutsertaan tersebut juga memberikan peluang bagi UMK untuk menjajaki pasar ekspor.

Melalui kegiatan ini, KAI berupaya mendukung pengembangan usaha melalui perluasan akses pemasaran dan penguatan daya saing.

Tidak hanya menjadi sarana promosi, pameran perdagangan juga diharapkan mendorong pelaku UMK meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, pengelolaan usaha, serta kesiapan memenuhi kebutuhan pasar.

Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap pengembangan UMK agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Dengan kapasitas usaha yang semakin kuat dan akses pasar yang lebih luas, produk lokal diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing dengan produk dari wilayah lain.

Dalam kesempatan yang sama, KAI juga menerima penghargaan Partner Appreciation - In Recognition of Outstanding Contribution to Export Human Resource Development dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan kontribusi KAI dalam pengembangan sumber daya manusia ekspor melalui Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kemendag RI.

Apresiasi ini semakin memperkuat dorongan bagi KAI untuk membangun kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi pelaku usaha.

Peningkatan kemampuan sumber daya manusia diharapkan membantu UMK mengelola bisnis secara lebih baik, mengembangkan produk, dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Dukungan terhadap UMK tersebut menjadi penting agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kesiapan dalam menghadapi kebutuhan pasar dan mengembangkan jaringan bisnis.

Jumlah Pelanggan Kereta Api Sumbar Tembus 1,73 Juta

Di Sumbar, peluang pengembangan usaha lokal juga berjalan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan kereta api.

KAI Divre II Sumbar mencatat telah melayani 1.731.760 pelanggan sepanjang Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat sekitar 15,81 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika perusahaan melayani 1.495.310 pelanggan.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut turut membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh konsumen dari berbagai wilayah.

Mobilitas masyarakat dapat menjadi salah satu konteks yang mendukung pengenalan potensi ekonomi daerah, termasuk melalui penguatan kualitas produk, akses pemasaran, dan jejaring usaha.

Dalam konteks pengembangan UMK, upaya memperluas pasar menjadi salah satu faktor penting agar pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang ekonomi secara lebih optimal.

Pembinaan usaha, promosi produk, dan peningkatan kapasitas menjadi bagian dari langkah untuk mendorong UMK tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing.

Reza berharap pencapaian Siti Nurbaya Food dapat menjadi motivasi bagi mitra binaan lainnya untuk terus mengembangkan produk dan meningkatkan kualitas usaha.

“Kami berharap prestasi Siti Nurbaya Food dapat menjadi inspirasi bagi UMK mitra binaan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga UMK semakin mandiri, mampu bersaing, dan memiliki kesempatan untuk menembus pasar yang lebih luas,” tutur Reza. (*)

Baca Juga

KAI Divre II Sumbar menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat serta memberikan kacamata kepada siswa SDN 11 Kampung Jua.
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis, 30 Siswa SDN 11 Kampung Jua Padang Dapat Kacamata
KAI Gandeng Kejari Bukittinggi Perkuat Pengamanan dan Penyelamatan Aset
KAI Gandeng Kejari Bukittinggi Perkuat Pengamanan dan Penyelamatan Aset
KAI dan BRI memberikan pembinaan kepada 85 UMK mitra binaan di Padang.
KAI Dorong UMK Mitra Binaan di Sumbar Tak Bergantung Bantuan
Kegaduhan Antar Penumpang Kereta Api di Sumbar Viral, KAI Ingatkan Penumpang Saling Menghormati
Kegaduhan Antar Penumpang Kereta Api di Sumbar Viral, KAI Ingatkan Penumpang Saling Menghormati
Stasiun Duku dengan bangunan beratap gonjong di Kabupaten Padang Pariaman
Stasiun Duku Bukan Sekadar Tempat Naik Kereta, Ini Perannya di Sumbar
Penumpang WNA Naik 6,70 Persen, Kereta Api Sumbar Makin Diminati Wisatawan Asing
Penumpang WNA Naik 6,70 Persen, Kereta Api Sumbar Makin Diminati Wisatawan Asing