Kisah Pak Kobeng, Relawan Kebencanaan Padang yang Tak Kenal Lelah

Kisah Pak Kobeng, Relawan Kebencanaan Padang yang Tak Kenal Lelah

Relawan Kebencanaan, Benny Abeng Law alias Pak Kobeng berbagi kisah dirinya menjadi relawan kebencanaan selama 14 tahun terakhir di salah satu podcast. (Foto: Dok. Diskominfo Padang)

Sumbardaily.com, Padang - Pengabdian tanpa henti selama 14 tahun sebagai relawan bencana mengantarkan Benny Abeng Law atau yang akrab disapa Pak Kobeng menerima penghargaan bergengsi Pin Emas dari Pemerintah Kota Padang.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Padang 2024.

    Sosok pria berusia 62 tahun ini telah menjadi pionir dalam aksi tanggap bencana di Kecamatan Padang Selatan sejak 2010. Kehadirannya di garis terdepan penanganan bencana telah menjadi inspirasi bagi masyarakat setempat.

    Dalam sebuah episode Podcast BalaiKota TV yang direkam pada Selasa (11/2/2025), Pak Kobeng berbagi kisah perjalanannya sebagai relawan bencana.

    Bersama dengan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) dan Penanggulangan Bencana Kecamatan Padang Selatan, Eka Saputra, ia memaparkan pengalamannya dalam menangani berbagai situasi darurat.

    "Ketika mendengar kabar bencana, naluri kemanusiaan langsung tergerak. Tidak ada kata terlambat atau kondisi yang tidak memungkinkan. Mendaki bukit atau berangkat tengah malam sudah menjadi rutinitas," ungkap Pak Kobeng dalam podcast yang dipandu Eka Pertiwi Sari.

    Dedikasi tanpa batas Pak Kobeng tercermin dari kesediaannya bermalam di lokasi bencana dengan fasilitas minimal. Secangkir kopi hitam tanpa gula menjadi teman setianya selama bertugas.

    "Kopi ini seperti bahan bakar yang membuat saya tetap terjaga dan siap membantu," tuturnya.

    Meski telah menerima Pin Emas, Pak Kobeng menegaskan bahwa penghargaan bukanlah motivasi utamanya.

    "Keselamatan dan pemulihan korban bencana jauh lebih berharga dari segala bentuk penghargaan," jelasnya dengan rendah hati.

    Eka Saputra memberikan pandangan unik tentang sosok Pak Kobeng. "Beliau adalah contoh langka dalam dunia kerelawanan. Saat orang lain masih ragu untuk turun ke lapangan, Pak Kobeng justru sudah berada di lokasi bencana, siap memberikan bantuan," ujarnya.

    "Semangat kerelawanan seperti yang ditunjukkan Pak Kobeng sangat kita butuhkan. Harapannya, kisah beliau dapat memotivasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan," tambah Eka Saputra.

    Menanggapi pertanyaan tentang motivasinya yang tetap tinggi di usia senja, Pak Kobeng menyampaikan pesan kepada generasi muda.

    "Bencana bukan tontonan di media sosial. Turun langsung ke lapangan dan ulurkan tangan adalah bentuk nyata kepedulian. Setiap bantuan, sekecil apapun, berpotensi menyelamatkan nyawa," tegasnya.

    Pengabdian Pak Kobeng membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

    Semangatnya dalam membantu sesama telah menjadi teladan bagi gerakan kerelawanan di Kota Padang. (red)

    Baca Juga

    Pemko Padang Beri Pin Emas kepada 12 Tokoh di HJK ke-357, Ini Daftar Lengkapnya
    Pemko Padang Beri Pin Emas kepada 12 Tokoh di HJK ke-357, Ini Daftar Lengkapnya
    BPBD Padang Gelar Jambore KSB 2026, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Bencana
    BPBD Padang Gelar Jambore KSB 2026, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Bencana
    Berprestasi, Kapolri Beri Pin Emas ke Personel Polda Sumbar Ini
    Berprestasi, Kapolri Beri Pin Emas ke Personel Polda Sumbar Ini
    Bawa Nama Pasaman Barat, 60 Pramuka Berangkat ke Jamnas XII Cibubur
    Bawa Nama Pasaman Barat, 60 Pramuka Berangkat ke Jamnas XII Cibubur
    Borong 3 Gold Bintang 4, Hutama Karya Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan
    Borong 3 Gold Bintang 4, Hutama Karya Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan
    Talk on Taste HJK ke-357, Menteri Ekonomi Kreatif Dukung Padang Masuk Kota Gastronomi UNESCO
    Talk on Taste HJK ke-357, Menteri Ekonomi Kreatif Dukung Padang Masuk Kota Gastronomi UNESCO